Fadhila Fitri Hamdani
Program Studi Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Matahari Salon di Kota Bukittinggi Fadhila Fitri Hamdani; Rahmiati Rahmiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.638 KB)

Abstract

Penelitian dilatar belakangi dengan adanya penerapan fungsi-fungsi manajemen Matahari Salon yang belum berjalan dengan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan fungsi planning, organizing, actuating dan controlling pada manajemen Matahari Salon di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi. Jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah pedoman wawancara dengan alat bantu seperti alat tulis, tape rekorder dan kamera. Teknik pemeriksaan keabsahan data adalah perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi dan auditing. Langkah-langkah menganalisis data diuji mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian 1) Fungsi perencanaan (planning) Salon memiliki luas 60m2, salon memiliki alat pemadam kebakaran. Perijinan usaha nomor 503.2/230/HO/BP2TPM-PP/SITU/2014, usia karyawan 19-30 tahun tamatan SMA umum belum memiliki keahlian kecantikan, keterampilan dilatih owner untuk menambah keterampilan tenaga kerja, tenaga kerja belum mengikuti uji kompetensi BNSP. Jenis jasa yang tersedia belum disesuaikan dengan kemampuan karyawan. Salon belum aktif dalam promosi dan pemasaran. 2) Fungsi pengorganisasian (organizing) dalam pelaksanaanya salon belum membagi karyawan sesuai dengan pekerjaanya. 3) Fungsi pelaksanaan (actuating) pelayanan jasa kecantikan rambut yaitu pencucian rambut, creambath, hairmask, rebonding, curly, keratin rambut dan pewarnaan rambut, pelayanan jasa kecantikan kulit seperti facial, lulur badan, massage, totok wajah hingga SPA, foot reflexology dan waxing. 4) Fungsi pengawasan (controling) dalam pelaksanaanya salon belum berjalan dengan baik, masih belum sepenuhnya mengawasi tindakan perawatan yang dilakukan karyawan. Disarankan kepada salon dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai referensi untuk mengetahui terkait penerapan fungsi-fungsi manajemen pada salon kecantikan.