Kabupaten Rokan Hulu dalam pelaksanaan budidaya burung walet telah diatur dalam Peraturan Bupati Rokan Hulu No.4 tahun 2009 tentang izin usaha pengelolaan dan pengusahaan sarang burung walet. Persoalan masih banyaknya sarang walet yang didirikan tidak sesuai dengan ketentuan yang ada di Peraturan Bupati Rokan Hulu, belum mengurus surat izin dan masih ditemukan masyarakat tidak mengetahui bahwasanya ada aturan yang mengatur tentang pendirian sarang burung walet ini. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui implementasi Peraturan Bupati nomor 4 tahun 2009 tentang izin usaha pengelolaan dan pengusahaan sarang burung walet di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu dan faktor penghambatnya. Teori yang digunakan adalah teori implementasi kebijakan public menurut George C. Edward III. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa masih belum maksimalnya sosialisasi (komunikasi) yang diberikan kepada masyarakat. Sarana dan prasarana (fasilitas) yang belum maksimal dengan memanfaatkan website yang sudahada. Disposisi atau sikap pelaksana, aparatur sebagai pelaksana masih memiliki tanggung jawab dan komitmen yang rendah dalam menjalankan tugasnya. Standard Operational Procedure (SOP), syarat dan ketentuan sudah jelas. Namun masyarakat menilai bahwasanya persyaratan untuk urus izin usaha masih sulit. Faktorpenghambat dalam implementasi Peraturan Bupati Rokan Hulu No.4 tahun 2009 tentang izin usaha pengelolaan dan pengusahaan sarang burung walet yaitu kurangnya kesadaran dan komitmen aparatur Pemerintah dalam menjalankan tanggung jawab melaksanakan tugasnya.