Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) PT Pelni Cabang Makassar Selaku Operator Kapal Penumpang Pasca Pandemi Covid-19 Deselfia DNM Sahari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.891 KB)

Abstract

Standar Operasional Prosedur atau SOP merupakan sebuah panduan yang dikemukakan secara jelas tentang apa yang diharapkan dan diisyaratkan dari semua karyawan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Selain itu SOP juga merupakan acuan bagi semua karyawan atau pegawai dalam menjalankan tugas demi terciptanya keamanan atau keselamatan kerja, sebagai contoh, dalam bidang pelayanan jasa lewat laut, dalam hal ini PT PELNI selaku operator kapal penumpang pasca pandemi Covid-19. Dalam pelaksanaanya, PT PELNI harus memperhatikan beberapa hal penting, termasuk keselamtan kerja atau apa saja yang dapat merugikan masyarakat sebagai obyek pelayanan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yakni data primer yang diperoleh langsung dari sumber dilapangan yang bersumber dari responden yang berkaitan dengan penelitian ini dan dan data sekunder dari instansi yang terkait dengan penelitian ini. Dari hasil penelitian, PT PELNI selaku operator kapal penumpang didirikan sejak Tahun 1950 memiliki tanggung jawab dan peran yang sangat besar, untuk memenuhi ekspektasi tersebut maka di buatlah standar operasional prosedur (s.o.p), sehingga pegawai dilingkup PT PELNI dalam menjalankan tugas dilapangan memiliki acuan kerja. Hasil dari penelitian ini dapat di ketahui bahwa dalam penerapan standar operasional prosedur PT. Pelni Cabang Makassar selaku operator kapal penumpang pasca pandemi covid-19 sudah berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.
THE EFFECTIVENESS OF THE PEACE DECISION IN THE DISPUTE OF CIVIL CASE PERMA NO. 1 OF 2008 IN THE MAKASSAR DISTRICT COURT Deselfia DNM Sahari
Jurnal Syntax Transformation Vol 4 No 8 (2023): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v4i8.801

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of peace decisions in civil case disputes according to PERMA No. 1 of 2008. As well as to find out the legal consequences that arise if a peace agreement in a civil case dispute is violated by one or both parties because of a bad faith. The research was conducted at the Makassar District Court and the Makassar Religious Court. The method used in this study is sociological juridical, namely by studying various legal provisions relating to the effectiveness of peace agreement decisions in civil case disputes according to PERMA No. 1 of 2008 as the latest regulation governing the Mediation process in Court. In the results of the study, it is known that the files of the peace agreement, have not been seen uniformly in the mention of terms. PERMA No. 1 of 2008 has provided a more comprehensive, more detailed arrangement with respect to the mcdiation process in court. It is also possible for mediation to be pursued at the level of appeal or cassation. This PERMA also has shortcomings such as conflicting articles. Article 2 (paragraph 1) states that PERMA only applies to cases that are processed in court, while Article 23 (paragraph 1) states that it is permissible to bring the results of a peace agreement passed outside the court to obtain a peace deed. Even though this authority has not become the authority of the court.