Hera Gustina
TK Pertiwi, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Profesionalieme Guru melalui Peningkatan Motivasi Kerja Guru dengan Menggunakan Metode Diskusi di TK Pertiwi Lubuk Selasih Kec. Gunung Talang Kab. Solok Hera Gustina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.294 KB)

Abstract

Fenomena dilapangan ditemukan beberapa permasalahan yang berkaitan dengan motivasi kerja guru dimana, guru kurang bersemangat dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Upaya meningkatkan profesionalieme guru melalui peningkatan motivasi kerja guru dengan menggunakan metodediskusi di TK Pertiwi Lubuk Selasih Kec. Gunung Talang Kab. Solok.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Lokasi Penelitian adalah diTK Pertiwi Lubuk Selasih Kec. Gunung Talang Kab. Solokdan waktu penelitian pada bulan Februari s/d bulan April 2023. Yang menjadi subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah guru yang ada di TK Pertiwi Lubuk Selasih Kec. Gunung Talang Kab. Solok yang berjumlah sebanyak 4 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian lembar observasi selama proses tindakan penelitian oleh supervisor sehingga akan diperoleh data kualitatif sebagai hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian terlihatbahwa penerapan metode diskusi kelompok kecil dalam kegiatan proses pembelajaran data yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil temuan siklus I diperoleh rata-rata keberhasil dalam meningkatan motivasi guru dalampem belajaran baru mencapai 70,42%, karena belum berhasil guru pada siklus I dilanjutkan pada siklus II, pada siklusII ini dengan menggunakan metode diskusi kelompok motivasi guru meningkat menjadi 81,57% . karena hasil temua sudah sesuai dengan apa yang diharapkan maka penelitian dihentikan pada siklus II.