Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MASYARAKAT DAN KUOTA PEREMPUAN DALAM PEMILIHAN UMUM SERENTAK TAHUN 2024 Wa Ode Nur Iman
Journal Publicuho Vol. 6 No. 1 (2023): February - April - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v6i1.100

Abstract

This paper aims to find out the extent of the role of society and the realization of the women's quota in the implementation of simultaneous general elections which will be held in 2024. Written using a qualitative descriptive method. The data obtained is then analyzed qualitatively with an interactive model and continues continuously until the data is saturated, starting from data collection, data reduction, data presentation and conclusions (miles Huberman and Saldana, 2014). The results of the research show that society as a pillar of democracy plays a very important role in realizing the ideals of democracy, especially holding elections on the principles of Direct, General, Free, Confidential, Honest and Fair as mandated by the Law. Meanwhile, the composition of women who must fulfill the 30% as stipulated in the law, especially as election organizers, still does not fulfill it. So that what must be done for the election in the future is the collaboration of all parties.
Pewarisan Tari Pajogi Pada Masyarakat Desa Patuno Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Nur Iman; Rahmat Sewa Suraya; La Ode Marhini
LISANI: Jurnal Kelisanan, Sastra, dan Budaya Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 No 2, Desember 2024
Publisher : Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/lisani.v7i2.2978

Abstract

Tari Pajogi merupakan tarian tradisional yang berasal dari masyarakat Desa Patuno, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi. Tarian ini dilaksanakan sebagai bentuk hiburan bagi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bentuk pertunjukan Tari Pajogi pada masyarakat Desa Patuno, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi; dan 2) Mengetahui cara pewarisan Tari Pajogi pada masyarakat Desa Patuno, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan beberapa konsep, yaitu konsep tradisi lisan, konsep pewarisan, konsep tari tradisional, dan konsep Tari Pajogi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Pajogi merupakan salah satu tarian hiburan di masyarakat Desa Patuno, Kecamatan Wangi-Wangi. Pertunjukan Tari Pajogi biasanya dilakukan oleh 3 hingga 6 penari. Tarian ini terdiri dari tiga gerakan utama, yaitu: 1) Gerakan Umba Peku-Peku, 2) Gerakan Biasa, dan 3) Gerakan Mangu-Mangu. Pewarisan Tari Pajogi di Desa Patuno dilakukan melalui dua cara, yaitu: 1) Pewarisan formal, yang dilakukan melalui pertunjukan dalam perlombaan kebudayaan dan acara perpisahan sekolah; dan 2) Pewarisan nonformal, yang dilakukan melalui pertunjukan pada acara adat seperti Karia serta lingkungan keluarga, di mana orang tua yang memiliki pengetahuan tentang Tari Pajogi mengajarkannya kepada anak-anak mereka.