Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MOTIVASI BERINVESTASI DALAM AL QURAN Misbahul Munir; Arofatul Mukaromah
MIYAH : Jurnal Studi Islam Vol. 18 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Institut Keislaman Abdullah Faqih Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33754/miyah.v18i2.527

Abstract

Pada kajian maqasid shariah ada 5 hal yang harus dijaga, yaitu: penjagaan terhadap agama, jiwa, akal, keturunan dan harta. Dalam konteks menjaga harta, terbentuklah tuntutan tentang tata cara mendapatkannya serta larangan untuk menyia-nyiakannya. Oleh karena itu, harta merupakan salah satu aspek yang harus mendapat perhatian penting bagi setiap umat Islam. Namun, hal ini bertolak belakang dengan realita. Ada cukup banyak orang muslim yang kurang memperhatikan keadaan finansial, padahal jika kita fahami lebih jauh harta merupakan salah satu penopang hidup yang dibutuhkan manusia dalam menjalankan aktifitasnya di dunia termasuk beribadah. Dalam perencanaan dan pengelolaan harta, kegiatan investasi merupakan salah satu upaya penting yang bisa dilakukan oleh umat Islam agar dapat memelihara harta yang dimiliki. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode tafsir tematik dan termasuk dalam jenis tematik konseptual, yakni riset pada konsep-konsep tertentu yang secara eksplisit tidak disebut dalam Al-Quran, tetapi secara substansial ide tentang konsep itu ada dalam Al-Quran. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan 6 ayat yang secara substansial menyinggung investasi, yakni: surat Yusuf ayat 46-49, surat Luqman ayat 34, surat al-Baqarah ayat 261, surat al-Nisa ayat 9, surat al-Hashr ayat 18, surat al-Taubah ayat 34. Ada beberapa motivasi berinvestasi yang disebutkan dalam Al-Quran secara substansial, yakni: Manusia perlu mengantisipasi terjadinya hal yang tidak terduga di masa depan, sesama manusia perlu menciptakan hubungan timbal balik yang saling menguntungkan, menciptakan keseimbangan ekonomi negara perlu dilakukan agar rakyat menjadi makmur dan sejahtera, manusia mempunyai tanggung jawab untuk menafkahi dan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya agar kesejahteraan finansial untuk keluarganya terjamin, berinvestasi memudahkan manusia untuk beribadah kepada Allah SWT, harta jika didiamkan dan tidak dikembangkan bisa berkurang setiap tahunnya untuk membayar zakat. Kata Kunci: Investasi, Al-Quran, Tafsir Tematik