Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Makna Gramatikal Huruf Jar dalam Cerpen Ra'aytu Al-Nakhl Hidayatul Husna
An-Nas Vol. 8 No. 1 (2024): AN-NAS: JURNAL HUMANIORA
Publisher : Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/annas.v8i1.2682

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis huruf jar dan makna gramatikalnya yang terdapat dalam cerpen Ra'aytu al-Nakhl karya Radwa Asyur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menjadikan cerpen Ra'aitu al-Nakhl sebagai sumber data primer dalam penelitian. Pada tahap pengumpulan data, peneliti menggunakan metode simak dengan teknik baca dan catat. Hasil penelitian menyatakan bahwa didalam cerpen ditemukan lima makna gramatikal dari huruf jar ba, diantaranya adalah al-isti'anah, Al-dhorfiyyah, Al- ilshoq, Al-sababiyah, Al-zaidah, Harf jar 'ala dengan makna Isti'la Majazi, al-Zarfiyyah, al-Zaidah, al-Ta'lil, dan Isti'la Haqiqi Serta harf jar fi dengan makna al-Zaidah, al-Zarfiyyah al-Zamaniyyah, al-Zarfiyyah al-Haqiqi, al-al-Zarfiyyah al-Makaniyyah, dan al-Taukid.
Perspective of Cappuccino Cincau Sellers on Trademark Rights in South Banjarmasin Sub-District Uswatun Hasanah; Hidayatul Husna; Dini Awwalia; Muhammad Noor Ridani; Muhammad Haris
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 1 No. 3 (2023): Legal Development of Local Business Transactions and Contemporary Law in Indone
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v1i3.46

Abstract

ABSTRACT The right to a trademark is a special right that has been granted by the state to the holder of a trademark that has been recorded within a certain period of time by using the trademark itself or allowing others or using the trademark. There are still many people who do not know the use of the right to trademark. Due to the limited extension activities and awareness raising from the authorities about the usefulness of intellectual property rights, especially the right to trademark, until the business people only know that trademark registration must be done with the payment of expensive and complicated in the management. Though the trademark is very important, the trademark is used for identity, legal protection, and distinguish the goods or services produced. This study uses empirical legal research methods. The results of the analysis obtained it turns out that there are still many Cappuccino Cincau entrepreneurs who have not registered the trademark. This is because the seller lacks understanding of trademark rights and the seller feels no need to register the trademark for reasons of time-consuming and complicated management. Keywords : Intellectual Property Rights, Trademark Rights, Entrepreneur Perspective. ABSTRAK Hak pada merek ialah hak khusus yang telah diberikan oleh negara pada pemegang merek yang telah tercatat dalam rentang waktu tertentu dengan penggunaan merek itu sendiri atau mengizinkan orang lain atau menggunakan merek tersebut. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui peggunaan hak atas merek. Karena terbatasnya kegiatan penyuluhan dan peningkatan kesadaran dari pihak yang berwenang tentang kegunaan hak kekayaan intelektual, khususnya hak atas merek, hingga para pelaku usaha hanya mengetahui bahwa pendaftaran merek harus dilakukan dengan pembayaran yang mahal dan rumit dalam pengurusanya. Padahal merek sangatlah penting, merek ini digunakan untuk identitas, perlindungan hukum, dan membedakan barang atau jasa yang dihasilkan. Dalam pengumpulan data pada percobaan ini memakai cara atau metode empiris danxkepustakaan. Hasil analisa yang diperoleh masih banyak penjual usaha Cappucino Cincau yang belum mendaftarkan mereknya. Hal ini dikarenakan penjual kurang memahami hak merek dan penjual merasa tidak perlu mendaftarkan mereknya karena alasan pengurusan yang memakan waktu dan rumit. Kata Kunci : Hak Kekayaan Intelektual, Hak Merek, Perspektif Pengusaha.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PRODUK HERBAL MELALUI DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN PERSPEKTIF MARKETING SYARIAH (STUDI PADA USAHA DAGANG CIPTA ANGSO DUO DI KOTA JAMBI) Hidayatul Husna; Rafiqi; Heni Pratiwi
El-Iqthisadi Vol 7 No 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.v7i2.61822

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan usaha produk herbal melalui digital marketing dalam meningkatkan omset pada Usaha Dagang Cipta Angso Duo di Kota Jambi, ditinjau dari perspektif marketing syariah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui survei lapangan, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital marketing diterapkan melalui media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Shopee, dan Instagram, dengan penerapan bauran pemasaran 4P (product, price, place, promotion). Strategi tersebut mampu meningkatkan kesadaran merek, memperluas jangkauan pasar, dan memberi dampak positif terhadap omset meskipun fluktuatif karena persaingan dan kondisi ekonomi. Dari perspektif marketing syariah, penerapan strategi ini mencerminkan nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab dalam berbisnis, serta mendukung pertumbuhan usaha melalui mind share (kesadaran), market share (pangsa pasar), dan heart share (loyalitas konsumen). Kata kunci: strategi pengembangan usaha, produk herbal, digital marketing, omset penjualan, marketing syariah.   Abstract This study aims to determine the strategy for developing herbal product businesses through digital marketing to increase turnover at Cipta Angso Duo Trading Business in Jambi City, from a sharia marketing perspective. The method used was descriptive qualitative, with data collection techniques including field surveys, interviews, documentation, and SWOT analysis. The results indicate that digital marketing strategies are implemented through social media platforms such as WhatsApp, Facebook, Shopee, and Instagram, utilizing the 4P marketing mix (product, price, place, and promotion). This strategy is able to increase brand awareness, expand market reach, and positively impact turnover, despite fluctuations due to competition and economic conditions. From a sharia marketing perspective, the implementation of this strategy reflects the values ​​of honesty, fairness, and responsibility in business, and supports business growth through mind share (awareness), market share (market share), and heart share (consumer loyalty). Keywords: business development strategy, herbal products, digital marketing, sales turnover, sharia marketing.