Muzakkir Muzakkir
Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Langsa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keabsahan Pernikahan Wanita Hamil dengan Pria yang Menghamilinya: Studi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam Indonesia Muzakkir Muzakkir
SINTESA: Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol 4, No 1 (2022): Juli-Desember
Publisher : Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (KOPERTAIS) Wilayah V Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sintesa.v4i1.563

Abstract

This paper describes the problem of legal review regarding the validity of a pregnant woman's marriage with a man who impregnates her. The results of the study indicate that a review of Islamic law on the marital status of pregnant women outside of legal marriages, the scholars argue that if a case like this occurs then in this case the marriage is legal under Islamic law, but if there is a marriage of a woman who is pregnant outside of marriage but who marries is a man who did not impregnate her, the scholars have different opinions, some say it is legal, some say it is not valid in their marriage.AbstrakTulisan ini mendeskripsikan permasalahan tinjauan hukum tentang keabsahan pernikahan wanita hamil dengan pria yang menghamilinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinjauan hukum Islam terhadap status perkawinan wanita hamil di luar pernikahan yang sah para ulama berpendapat bahwa apabila terjadi kasus seperti ini maka dalam hal ini pernikahannya tersebut sah secara hukum Islam, namun apabila ada pernikahan wanita yang hamil diluar nikah akan tetapi yang menikahi adalah lelaki yang bukan menghamilinya para ulama berbeda pendapat ada yang mengatakan sah ada juga yang mengatakan tidak sah dalam pernikahannya.