Christian Jay S. Orte
Academic and Research Coordinator, College of Nursing, Systems Plus College Foundation, Angeles City, Philippines

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIFITAS MODEL DIRECTLY OBSERVED TREATMENT INTAKE (DOTI) TERHADAP KEPATUHAN PERAWATAN DIRI PASIEN HIPERTENSI: ANALISIS STATEMENT DEVELOPMENT Pius A. L. Berek; Christian Jay S. Orte
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 01 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i01.2350

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dan perlu mendapatkan perhatian serius untuk mengatasinya. Salah satu pendekatan yang direkomendasikan adalah Directly Observed Treatment Intake (DOTI). DOTI merupakan suatu tindakan observasi langsung terhadap obat-obatan yang dilakukan sendiri oleh pasien secara mandiri. Tujuan: Mengembangkan analisis statement development tentang efektifitas model intervensi DOTI terhadap kepatuhan pengobatan dan perawatan diri pasien hipertensi. Metode: Analisis statement ini menggunakan pendekatan yang dikembangkan oleh Walker dan Avant. Artikel-artikel pendukung diperoleh dari Proquest, CINHAL, SCOPUS dan Google Scholar yang dipublikasikan pada tahun 2000 sampai 2021. Informasi terkait DOTI diperoleh dari 4 halaman website. Konsep DOTI, kepatuhan, perawatan diri dan hipertensi diidentifikasi secara jelas. Hasil: Tahap-tahap analisis statement development efektifitas model intervensi DOTI terhadap kepatuhan perawatan diri pasien hipertensi (Salgueiro et al., 2018)adalah: 1) Select the statement to be analyzed; 2) Simply the statement; 3) Classify the statement; 4) Examine concepts within the statement for definition and validity; 5) Specify relationships between concept by type, sign and symmetry; 6) Examine the logic; dan 7) Determine testability Kesimpulan: Analisis statement adalah suatu proses menganalisis hubungan antar statement untuk menentukan dalam bentuk apa penyajiannya bagaimana hubungan antara konsep dalam statement. Kegunaannya adalah untuk membangan sebuah teori keperawatan diawali yang diawali dengan pengembangan konsep dari fenomena yang diamati. Konsep-konsep yang dikembangkan ini akan menghasilkan sebuah kerangka teori. Perlu pemahaman terkait karakteristik konsep-konsep yang dikembangkan. Selanjutnya perlu memahami hubungan atau keterkaitan antara konsep-konsep tersebut dengan statement development.