Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Pendidikan Karakter Religius Melalui Program Sertifikasi Keagamaan Bagi Peserta Didik di MAN 1 Boyolali Metrahultikultura Metrahultikultura; Dyah Kumalasari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i1.4436

Abstract

Penanaman karakter religius bagi peserta didik merupakan bagian penting yang harus ditanamkan sejak dini kepada mereka di sekolah. Terdapat berbagai program yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah dalam menunjang penguatan karakter religius bagi peserta didik, satu diantaranya melalui program sertifikasi keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara narasi yang dilakukan MAN 1 Boyolali dalam menanamkan karakter religius dan penguatan teknik karakter religius melalui  program sertifikasi  keagamaan bagi peserta didik MAN 1 Boyolali. Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Sertifikasi Keagamaan Peserta didik di MAN 1 Boyolali melalui tiga tahapan, yang pertama Matrikulasi atau pemberian materi oleh para Guru Penguji kepada para peserta didik, yang kedua yaitu Pelaksanaan Ujian Sertifikasi oleh para peserta didik kepada masing-masing Guru Penguji tiap bidang, dan yang ketiga ialah pemberian sertifikat. adanya sertifikasi keagamaan ini menambah kuatnya karakter religius pada Peserta didik MAN 1 Boyolali yang tercermin dari perilaku, sikap kebiasaan kegiatan mereka yang syarat akan kompetensi keagamaan.
Struktur Sosial Kesultanan Palembang Darussalam Periode 1600–1825 Metrahultikultura Metrahultikultura; Ahmad Falah
PERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023): PERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/perseptif.v1i1.343

Abstract

The Palembang Darussalam Sultanate was one of the most important political and cultural powers in Sumatra from the seventeenth to the early nineteenth century. This study aims to analyze the social structure of the Palembang Darussalam Sultanate during the period 1600–1825 and the roles of each social stratum in sustaining the stability of sultanate rule. The research employs a historical method with a qualitative approach, encompassing the stages of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Data sources were obtained from historical manuscripts, colonial archives, and relevant scholarly literature. The results indicate that the social structure of the Palembang Darussalam Sultanate was divided into several main strata, namely the sultan and the royal family, nobles and customary officials, ulama (religious scholars), merchants, and common people. The sultan held the highest authority, both political and symbolic, while nobles and customary officials played roles in governmental administration. The ulama exerted significant influence in religious life and the legitimation of power, whereas merchants served as the main drivers of the sultanate’s economy through regional and international trade activities. Common people occupied the lowest stratum, functioning as farmers, fishermen, and laborers. This social structure reflects a synthesis of traditional Malay systems and strong Islamic influences in the social and political life of the sultanate.