Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Loyalitas Pegawai di KPU Provinsi Sumatera Utara Rian Nugraha Simatupang; Rukmini Rukmini; Mahyudin Situmeang
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 1, No 4: Desember 2021
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v1i4.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap loyalitas pegawai di KPU Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dilaksanakan pada KPU Provinsi Sumatera Utara yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan No.35, Gaharu, Kecamatan Medan Tim, Kota Medan, Sumatera Utara. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh persamaan regresi linear berganda yaitu Y = 3,500 + 0,469X1 + 0,462X2. Nilai thitung variabel kepemimpinan (4,587) ttabel (1,675) dan nilai signifikansi 0,000 0,05, artinya secara partial kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pegawai di KPU Provinsi Sumatera Utara. Nilai thitung variabel motivasi kerja (4,114) ttabel (1,675) dan nilai signifikansi 0,000 0,05, artinya secara partial motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pegawai di KPU Provinsi Sumatera Utara. Nilai Fhitung = 68,088 Ftabel = 2,79 dan signifikansi 0,000 0,05. Artinya variabel kepemimpinan dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pegawai di KPU Provinsi Sumatera Utara. Nilai Adjusted R Square (R2) adalah 0,721 menunjukkan bahwa kepemimpinan dan motivasi kerja menjelaskan pengaruhnya terhadap loyalitas pegawai sebesar 0,721 atau 72,1%, sedangkan sisanya 27,9% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam peneltian ini.
PENGARUH EFEKTIVITAS DAN EFESIENSI KERJA PEGAWAI TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI MELALUI PELAYANAN ADMINISTRASI SEBAGAI VARIABEL INTERVERING DI UNIVERSITAS PEMBINAAN MASYARAKAT INDONESIA MEDAN Nirmawati Gulo; Mahyudin Situmeang; Nova Riani
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1387

Abstract

Permasalahan utama penelitian ini adalah kesenjangan antara harapan dan kenyataan pelayanan administrasi, terlihat dari keterlambatan dokumen, komunikasi tidak jelas, serta kurangnya respons pegawai. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh kedua variabel tersebut secara bersama-sama terhadap kepuasan mahasiswa melalui pelayanan administrasi di Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari empat variabel, yaitu efektivitas (X₁) Efisiensi kerja pegawai (X₂) Kepuasan mahasiswa (Y) Pelayanan administrasi (Z) sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan metode kuantitatif, populasi sebanyak 176 dan sampel sebanyak 64 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, kuesioner, dokumentasi dan sekunder. Penelitian ini menggunakan uji kualitas instrumen, uji asumsi klasik, analisis jalur (path analysis), serta uji T, uji F, dan uji R dengan bantuan software IBM SPSS 25. Hasil penelitian di ketahui Efektivitas dan efesiensi kerja pegawai secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa melalui pelayanan administrasi dengan koefisien RSquare (76,4%) baik. Keterbatasan penelitian berupa presepsi mahasiswa melalui Kuesioner dengan skala Likert hanya menghasilkan data kuantitatif berupa skor, sehingga tidak mampu menggali lebih dalam pengalaman mahasiswa. Penelitian ini memperkaya literatur manajemen sumber daya manusia dan administrasi publik dengan bukti empiris bahwa efektivitas dan efisiensi kerja pegawai berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa melalui pelayanan administrasi. Penelitian ini bermanfaat bagi universitas sebagai evaluasi untuk meningkatkan kebijakan dan kualitas pelayanan administrasi, bagi mahasiswa sebagai dorongan memberi masukan demi pelayanan yang lebih baik, dan bagi peneliti sebagai dasar pengembangan studi lanjutan. Secara keseluruhan, peningkatan efektivitas dan efisiensi kerja pegawai berdampak positif pada kepuasan mahasiswa.