This Author published in this journals
All Journal Wahana Teknik
Komsim
Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Gresik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISA PENGARUH SUHU TEMPERING 390, 420, 450C DENGAN SUHU OLI QUENCHING 50C PADA BAJA SUP 9 MATERIAL SUPPLIER JTS DAN JIANYING TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO M Sochieb; Meryanalinda; Komsim
Wahana Teknik Vol 11 No 1 (2022): Wahana Teknik
Publisher : Wahana Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri otomotif Indonesia telah menjadi sebuah pilar krusial didalam sektor manufaktur di negara ini sebab banyak perusahaan kendaraan beroda empat yang terkenal membuka kembali pabrik-pabrik manufaktur kendaraan beroda empat atau menaikkan kapasitas produksinya di Indonesia. Oleh sebab itu dengan meningkatnya penjualan kendaraan beroda empat maka semakin tinggi juga permintaan sparepart baik untuk perakitan kendaraan beroda empat baru maupun kendaraan beroda empat yang sudah lama. Salah satu sparepart dalam perakitan kendaraan beroda empat diantaranya merupakan pegas atau sistem suspensi pada kendaraan beroda empat. Pada penelitian ini dilakukan penelitian terhadap sifat mekanis serta strutur mikro baja SUP 9 dari supplier JTS (Kode Flatbar JSRE) dan supplier Jianying (Kode Flatbar JYRE) dengan mengunakan suhu tempering 390, 420, 4500C dengan oli quenching 500C. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan pengaruh parameter setting temperature tempering furnace pada produk JTS dan Jianying yaitu pada produk JTS didapatkan hasil pada suhu variable N3 produk after tempering sesuai spesifikasi kekerasan produk sebesar 429-487 HV (hardness vickers) dengan tensile strength 151,771 Mpa. Sedangkan pada produk Jianying pada suhu variable N2 produk after tempering sesuai spesifikasi kekerasan produk sebesar 429-483 HV (hardness vickers) dengan tensile strength 155,794 Mpa. Sehingga agar terhindar dari kegagalan proses heat treatment maka pada material JTS dan Jianying diberikan identitas agar memudahkan dalam setting temperature tempering furnace.