Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI VIRUS KELAS X SMAN 2 JENEPONTO Andi Fatimah; Ismail; Andi Irma Suryani
Jurnal Biogenerasi Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v8i1.2294

Abstract

Latarbelakang penelitian ini adalah adanya dampak kemajuan globalisasi pada bidang Pendidikan dimana peserta didik mengalami kesulitan belajar khususnya pada mata pelajaran biologi. Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai maka proses pembelajaran juga harus disesuaikan dengan kondisi yang dibutuhkan. Peserta didik perlu dibiasakan untuk mencari informasi dari berbagai sumber dan memecahkan permasalahan secara individu maupun perkelompok. Menyikapi permasalahan tersebut, perlu diterapkan model pembelajaran yang tepat dan efektif. Model pembelajaran Inkuiri Terbimbing sebagai salah satu model pembelajaran yang efektif diterapkan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran biologi pokok materi virus. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Eksperiment). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X IPA SMA Negeri 2 Jeneponto yang terdiri dari 35 peserta didik. instrument yang digunakan yaitu tes hasil belajar kognitif dan observasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t. hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa perubahan nilai peserta didik dari pre ke post test termasuk dalam kategori cukup efektif. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Biologi kelas X IPA SMA Negeri 2 Jeneponto.
Kegiatan modul nusantara menginspirasi mahasiswa pada program PMM (Pertukaran Mahasiswai Merdeka) angkatan 4 Andi Fatimah; Nurul Azizah; Zulharnah Zulharnah; Andi Makbul Syamsuri; Andi Ibrahim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38879

Abstract

AbstrakMotivasi  berperan penting memberi arah pada tindakan  seseorang.  Mahasiswa  sebagai  calon  generasi  penerus  bangsa  diharapkan  mampu berkontribusi dalam menciptakan inovasi serta mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Inspirasi mahasiswa ketika mereka berada di pendidikan tinggi sangat mempengaruhi motivasi, keterlibatan, dan pencapaian mereka selanjutnya. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mengembangkan kurikulum dan keterampilan non-teknis. Kerja sama antar perguruan tinggi menjadi kunci utama untuk mengurangi disparitas kualitas yang signifikan antar perguruan tinggi di Indonesia. Program MBKM merupakan kebijakan pemerintah bertujuan memiliki pengalaman belajar lintas kampus. Kampus Merdeka merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang memberikan kebijakan perguruan tinggi untuk memberikan kebebasan kepada Mahasiswa/i untuk mencari pengalaman belajar di luar program studinya. Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) merupakan sebuah program pertukaran mahasiswa/i belajar di perguruan tinggi lain di Indonesia untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi terbaik di seluruh Indonesia dan juga berkesempatan belajar di luar program studi di perguruan tinggi asalnya. Modul Nusantara menjadi salah satu mata kuliah yang wajib diambil oleh mahasiswa/i yang mengikuti program PMM. Secara nasional, peserta Program PMM Angkatan 4 sebanyak 16.250 mahasiswa/i. Kegiatan Modul Nusantara terdiri dari kegiatan kebhinekaan, refleksi, inpirasi, dan kontribusi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Kegiatan Modul Nusantara, diharapkan dapat memotivasi mahasiswa/i untuk mengintegrasikan pengalaman lapangan menjadi pemahaman yang mendalam. Pengabdian kepada Masyarakat menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Kegiatan Modul Nusantara didampingi oleh Dosen Modul Nusantara (DMN) dan Liaison Officer (LO). Hasil pelaksanaan, sebagai berikut: kunjungan ke tempat pemberdayaan masyarakat lembaga pendidikan nonformal dan talk show merupakan festival kreatif. Kata kunci: kegiatan; motivasi; inspirasi; mahasiswa/i; dan modul nusantara. AbstractMotivation plays a crucial role in guiding one's actions. Students, as the nation's future generation, are expected to contribute to innovation and make quick and accurate decisions. Students' inspiration during their time in higher education significantly influences their motivation, engagement, and subsequent achievements. Universities play a crucial role in developing curricula and non-technical skills. Collaboration between universities is key to reducing significant quality disparities among universities in Indonesia. The MBKM program is a government policy aimed at providing cross-campus learning experiences. Kampus Merdeka is a government policy that provides universities with the freedom to seek learning experiences outside their study programs. The Independent Student Exchange Program (PMM) is a student exchange program studying at other universities in Indonesia to gain learning experiences at top universities throughout the country and also have the opportunity to study outside their home university. The Nusantara Module is one of the compulsory courses for students participating in the PMM program. Nationally, 16,250 students participated in the PMM Program Batch 4. The Nusantara Module activities consist of diversity activities, reflection, inspiration, and social contribution. This study aims to examine the Nusantara Module Activities, which are expected to motivate students to integrate field experiences into in-depth understanding. Community Service uses qualitative descriptive research. The Nusantara Module activities are accompanied by the Nusantara Module Lecturer (DMN) and Liaison Officer (LO). The results of the implementation are as follows: visits to community empowerment sites of non-formal educational institutions and talk shows are creative festivals. Keywords: activities; motivation; inspiration; students; and nusantara module.