Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Potential of Fables as Learning Resources for Environmental Education and Its Relevance to the Merdeka Belajar Curriculum Wahyuni, Holy Ichda; Budiman, Agus; Abidin, Ratno; Yuliandari, Elmi Tri
Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jpig.v3i1.189

Abstract

The development of noble character, especially the awareness of protecting the environment, can be optimized through the internalization process in learning. Children's literary media is an effective medium, especially applied to elementary school-aged children at the golden age of character planting. Stories in children's literature can dialogue life in an interesting, concrete, and contextual way. The fable entitled "The Story of a Seagull and the Cat Who Teaches It to Fly" by Luis Sepulveda is one of the translated fables with the theme of environment and family, which is considered to have the potential to be used as a learning resource for environmental education. Research that attempts to analyze the environment's value in fables and its use as a learning resource in the era of the MerdekaBelajar(independent learning) curriculum is still very limited. This research aimed to; 1) describe the value of environmental education in the fable "The Story of a Seagull and the Cat Who Teaches It to Fly" by Luis Sepulveda; 2) describe the use of fables as a learning resource for elementary school students; 3) describe its relevance to the profile of Pancasila students in the independent learning curriculum. This research is qualitative, using a text study approach and descriptive analysis. This study showed that this fable can be used as a source of learning materials for elementary school students following the theories that support student development and learning approaches, such as; meaningful learning and constructivism, as well as relevant to the proclamation of the Pancasila student profile in the Merdeka Belajar(independent learning) curriculum. The implication of this study is a recommendation for developing children's literature-based learning media to internalize environmental awareness characters
Media Smart Work Maze Berbasis Digital Untuk Melatih Motorik Pada Anak Usia Dini Di PAUD Mentari Desa Dilem Tri Yuliandari, Elmi; Wahana PP, Jati Kusuma; Pratama, Dicky Wahyu; Puspita, Ira
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v6i1.23950

Abstract

Siswa PAUD Mentari di desa Dilem merupakan siswa yang aktif selama proses pembelajaran sehingga dibutuhkan media pembelajaran baru agar siswa merasa tertarik dan termotivasi untuk mengikuti pembelajaran. Media Smart Work Maze berbasis digital adalah media pembelajaran yang bisa melatih motorik anak. Sehingga tujuan pengabdian ini adalah untuk melatihkan keterampilan motorik pada anak usia dini di PAUD Mentari Desa Dilem dengan menggunakan media Smart Work Maze Berbasis Digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahapan utama yaitu pretest yang dilakukan pada awal implementasi dengan cara wawancara dsn pengamatan, kemudian proses pendampingan dan terakhir post tes pada akhir implementasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diketahui bahwa tingkat motorik baik motorik kasar dan halus mengalami peningkatan dari awalnya 4-7 kegiatan yang dikuasai pada sebelum penerapan media menjadi 9-10 kegiatan yang bisa dikuasi oleh siswa yang artinya ada peningkatan dari sebelum penggunaan media. Keberhasilan tersebut terjadi karena media yang dirancang dapat menarik minat dan efektif dalam melatih motorik siswa. Kata Kunci: smart work maze, motorik, siswa
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) Tri Yuliandari, Elmi; Mirnawati, Lilik Binti
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11 No 2 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v11i2.27831

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menekankan 4 keterampilan salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis atau critical thinking. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana proses penerapan model Project Based Learning (PJBL) dalam pembelajaran di kelas satu sekolah dasar serta mendeskripsikan bagaimana keterampilan berpikir kritis siswa muncul dan berkembang melalui aktivitas PJBL. Pendekatan yang digunakan pada Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun subjek penelitian terdiri dari guru, siswa kelas satu SD Muhammadiyah 18 Surabaya, dengan data yang diperoleh melalui hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa nampak dalam 3 indikator yang menjadi fokus penelitian yakni kemampuan mengajukan pertanyaan, memberikan alasan dan membuat keputusan. Namun pada sesi diskusi nampak siswa juga mampu menanggapi pendapat, sertamelakukan evaluasi terhadap hasil karya sesama kelompok . Penerapan PjBL dapat mendorong siswa untuk berani berpendapat dan berkolaborasi. Dalam melatih keterampilan berpikir kritis siswa pada pelaksanaan PjBL diperlukan bimbingan dan peran aktif dari guru, media yang sesuai serta perlu waktu yang lebih banyak dan SDM yang memadai minimal dibimbing dua guru. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa PJBL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas satu SD
Pendampingan Produksi dan Pemasaran Digital Usaha Roti Berbasis Learning Management System untuk Penguatan Legalitas Usaha di Desa Seddur, Pamekasan: Production and Digital Marketing Assistance for Bread Businesses Using a Learning Management System to Strengthen Business Legality in Seddur Village, Pamekasan Samsul Arifin; Elmi Tri Yuliandari; Ma'ruf sya'ban
Jurnal Dedikasi Hukum Vol. 5 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jdh.v5i3.42716

Abstract

This community service initiative aims to increase production and marketing capacity while strengthening the partners’ understanding of the importance of legal compliance for M.J. Home Made Bakery, a microenterprise managed by a group of homemakers in Sedur Village, Pamekasan. The partners’ main challenges stem from limited production equipment—which remains conventional—and suboptimal marketing strategies, particularly regarding building brand awareness and ensuring the legal compliance of their home-based food business. To address these challenges, the program was implemented through training on production enhancement using an automatic dough mixer, as well as the development of digital marketing strategies leveraging e-commerce and social media. The key innovation introduced was the implementation of the Kampung Roti Bu-Ibu Learning Management System (LMS Karbu), an online platform designed to support flexible and sustainable training processes. Implementation methods included outreach, training, technology adoption, mentoring, and evaluation. Program results demonstrate an increase in partner capacity in both production and marketing. On the production side, the procurement of automatic dough mixers and large-capacity ovens has proven to increase product quantity. Meanwhile, on the marketing side, training on the importance of brand awareness through the LMS Karbu platform has successfully improved participants’ understanding of strategies to build consumer trust through quality improvement and product diversification. Additionally, this initiative highlighted the urgency of strengthening business legality, particularly the acquisition of a Home Industry Food Production certificate, as the focus of future programs. Consequently, this initiative reinforces production, marketing, and legal awareness regarding home-based businesses. Abstrak Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran sekaligus memperkuat pemahaman mitra terhadap pentingnya legalitas usah M.J Home Made Bakery, sebuah usaha mikro yang dikelola oleh kelompok ibu rumah tangga di Desa Sedur, Pamekasan. Permasalahan utama mitra terletak pada keterbatasan peralatan produksi yang masih konvensional dan strategi pemasaran yang belum optimal, khususnya dalam membangun kesadaran merek (brand awareness) dan legalitas usaha pangan rumah tangga. Untuk menjawab permasalahan tersebut, program dilaksanakan melalui pelatihan peningkatan produksi dengan penggunaan mesin pengaduk adonan roti otomatis, serta pengembangan pemasaran digital berbasis e-commerce dan media sosial. Inovasi utama yang dihadirkan adalah penerapan Learning Management System Kampung Roti Bu-Ibu (LMS Karbu), sebuah platform daring yang dirancang untuk mendukung proses pelatihan secara fleksibel dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan kapasitas mitra baik dari aspek produksi maupun pemasaran. Dari sisi produksi, pengadaan mesin pengaduk adonan otomatis dan oven berkapasitas besar terbukti meningkatkan kuantitas produk. Sementara itu, dari sisi pemasaran, pelatihan tentang pentingnya brand awareness melalui platform LMS Karbu berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai strategi membangun kepercayaan konsumen melalui peningkatan kualitas serta diversifikasi produk. Selain itu, kegiatan ini juga menguraikan pengantar urgensi penguatan legalitas usaha, khususnya kepemilikan sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga sebagai fokus program selanjutnya. Oleh karena itu, kegiatan ini memperkuatproduksi, pemasaran, dan kesadaran hukum atas usaha rumah tangga.