Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI APLIKASI BERBASIS WEB SEBAGAI MEDIA PENCEGAHAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMA NEGERI 3 KABUPATEN KERINCI Nasrazuhdy Nasrazuhdy; Agraini Agraini; Alpari Nopindra; Abdan Saquro
ABDIKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 Desember (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.513 KB) | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v4i2 Desember.1400

Abstract

Obesity can be defined as excessive or abnormal accumulation of fat in the body that can interfere with health. Obesity and overweight are said to be more associated with global causes of death than the incidence of underweight. (WHO: 2011). Obesity adversely affects almost all physiological functions of the body and constitutes a significant public health threat. This increases the risk of developing disease conditions, such as diabetes mellitus, cardiovascular disease, some types of cancer, various musculoskeletal disorders and poor mental health, all of which have negative effects on quality of life, work productivity and health care costs. (Muhammad Dicky Setyawan et al, 125: 2020) . Based on the basic health profile in 2013 it can be seen that obesity in adolescents nationally also increases every year. The average obesity sufferer in 2007 was 10.3%, increasing to 15.4% in 2013. (D. Wulandari: 2019)
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengendalian Risiko Penyakit Jantung di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi Agraini; Eka Fitriana; Abdan Saquro; Witi Karwiti
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i1.102

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu di Desa Penyengat Olak dan desa sekitarnya mengenai pengendalian risiko penyakit jantung melalui edukasi dan penjaringan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Aula Pertemuan Puskesmas Penyengat Olak dengan melibatkan 90 kader posyandu dari tiga desa: Sembubuk, Mendalo Laut, dan Kedemangan. Kegiatan dimulai dengan pretest untuk mengukur pengetahuan awal kader, dilanjutkan dengan pemberian materi edukasi tentang penyebab, gejala, faktor risiko, pencegahan, serta deteksi dini penyakit jantung. Edukasi disampaikan oleh dosen Poltekkes Kemenkes Jambi dan didukung oleh mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa 53,33% kader mengalami hipertensi, 23,33% memiliki kadar gula darah tinggi, dan 60% memiliki kadar kolesterol tinggi, yang mengindikasikan risiko penyakit jantung di kalangan kader. Setelah dilakukan edukasi, terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan kader, terbukti dari hasil posttest yang menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang penyakit jantung. Sebagai tindak lanjut, dibentuk grup WhatsApp untuk diskusi berkelanjutan dan penjaringan suspek penyakit jantung di masing-masing desa. Kerja sama yang baik antara Puskesmas Penyengat Olak, narasumber, dan kader posyandu menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat