Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengendalian Risiko Penyakit Jantung di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi Agraini; Eka Fitriana; Abdan Saquro; Witi Karwiti
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i1.102

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu di Desa Penyengat Olak dan desa sekitarnya mengenai pengendalian risiko penyakit jantung melalui edukasi dan penjaringan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Aula Pertemuan Puskesmas Penyengat Olak dengan melibatkan 90 kader posyandu dari tiga desa: Sembubuk, Mendalo Laut, dan Kedemangan. Kegiatan dimulai dengan pretest untuk mengukur pengetahuan awal kader, dilanjutkan dengan pemberian materi edukasi tentang penyebab, gejala, faktor risiko, pencegahan, serta deteksi dini penyakit jantung. Edukasi disampaikan oleh dosen Poltekkes Kemenkes Jambi dan didukung oleh mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa 53,33% kader mengalami hipertensi, 23,33% memiliki kadar gula darah tinggi, dan 60% memiliki kadar kolesterol tinggi, yang mengindikasikan risiko penyakit jantung di kalangan kader. Setelah dilakukan edukasi, terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan kader, terbukti dari hasil posttest yang menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang penyakit jantung. Sebagai tindak lanjut, dibentuk grup WhatsApp untuk diskusi berkelanjutan dan penjaringan suspek penyakit jantung di masing-masing desa. Kerja sama yang baik antara Puskesmas Penyengat Olak, narasumber, dan kader posyandu menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat
Impact Pengaruh Intervensi Aplikasi “Anem SIP” Terhadap Pengetahuan, Perilaku Kepatuhan Mengomsumsi Tablet Tambah Darah dan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri: Quasy Experiment: The Effect of the “Anem SIP” Application Intervention on Knowledge, Adherence to Iron Tablet (TTD) Consumption, and Hemoglobin Levels in Female Adolescents: A Quasi-Experimental Study Siregar, Sarinah; Karwiti, Witi; Agraini; Putra, Egy Sunanda; Umizah, Larasati Putri
Amerta Nutrition Vol. 10 No. 1SP (2026): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v10i1SP.2026.90-95

Abstract

Background: Anemia among women of reproductive age is a significant public health problem, with a global prevalence of 30% according to the 2021 World Health Organization (WHO) data. Although the iron tablet (TTD) supplementation program has been implemented, consumption coverage remains suboptimal due to low adherence and limited knowledge, affecting 18% of female adolescents in Indonesia. This low adherence is influenced by several factors, including forgetfulness, perception that supplementation is unnecessary, or consumption only during menstruation. At the policy level, the challenges are further increased by the distribution of TTD by health workers to schools without adequate follow-up. Objectives: This study aims to determine the effect of the Anem SIP application intervention on knowledge, adherence to TTD consumption, and hemoglobin (Hb) levels in female adolescents. Methods: A quasi-experimental study with a pretest-posttest design and no control group was conducted among 138 female adolescents at the Tangkit and Olak Kemang Community Health Centers in Muaro Jambi Regency in 2024. Data collection used a valid questionnaire to assess knowledge, while adherence to TTD consumption was determined through the Anem SIP application. Hb levels were measured using a hematology analyzer at the Jambi Ministry of Health Polytechnic Laboratory. Subsequently, data were analyzed using the Wilcoxon test with a 95% confidence interval. Results: The results showed that there was an increase in average knowledge from 56% to 87%, while adherence to TTD consumption improved before and after the intervention. Laboratory tests showed an increase in Hb levels from 12.4 g/dl to 13.3 g/dl. This study found a significant difference in knowledge and Hb levels between pre- and post-treatment. Conclusions: The implementation of the Anem SIP application showed the potential to improve knowledge, adherence to TTD consumption, and Hb levels as an effort to prevent anemia in female adolescents.