Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENANAMAN NILAI AKHLAK MELALUI METODE BERCERITA PADA SISWA DI TK ISLAM AL-ABRAR PAKAN SINAYAN KEC. BANUHAMPU KAB. AGAM Muhamad Iqbal; Deswalantri Deswalantri; Jasmienti Jasmienti; Darul Ilmi
KOLONI Vol. 1 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.138 KB) | DOI: 10.31004/koloni.v1i3.220

Abstract

The background of this research is that students tend to find their own fun such as telling stories with friends, doodling on books and also during the process and constantly asking for garden play. The goal to be achieved in this study is to find out the teacher's technique in instilling values ​​through the storytelling method. The type of research used is descriptive qualitative. The key informants are Al-Abrard Islamic Kindergarten teachers and the supporting informants are students and parents. The data collection methods are interviews, observation and documentation. Data analysis techniques used to examine all data, data reduction and data display. The results of the study revealed that the way teachers instill moral values ​​include learning to pray, getting children to say greetings, getting children to help and working together, getting children to always maintain cleanliness, getting children to speak politely, getting children to respect and appreciate each other. , train children to use their right hand when giving and receive something, prepare children not to leave class without permission, get children to say thank you. The teacher's methods in applying techniques include reading directly from story books, using illustrated pictures from books, telling fairy tales, using flannel boards, using puppet media, dramatizing a story. Keywords: Cultivating Moral Values ​​and Storytelling Method Techniques
Pengaruh Kepemimpinan Visioner Pimpinan Pondok dan Iklim Kerja Terhadap Kinerja Guru di Pondok Pesantren Sekabupaten Agam Timur Muhamad Iqbal; Muhammad Arif
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4519

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu beberapa guru di Pondok Pesantren Sekabupaten Agam Timur belum mempersiapkan perangkat pembelajaran dengan baik dan hanya menggunakannya untuk tujuan administratif, bukan untuk kegiatan belajar mengajar. Beberapa guru juga lambat memulai pembelajaran dan cenderung menggunakan metode ceramah yang kurang efektif. Sebagian besar guru juga tidak memiliki latar belakang pendidikan formal yang memadai, serta menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan visioner dari pimpinan pondok serta iklim kerja terhadap kinerja para guru. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda, data dikumpulkan melalui angket dari 655 guru di 14 pesantren. Sampel penelitian terdiri dari 215 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Visioner mempengaruhi Kinerja Guru sebesar 27,9%, dengan indikator utama menciptakan budaya organisasi yang maju (37,5%). Iklim Kerja mempengaruhi Kinerja Guru sebesar 56,1%, dengan indikator utama menaruh kepercayaan dan terbuka (43,9%). Koefisien Determinasi (R²) sebesar 63,6% menunjukkan bahwa Kepemimpinan Visioner dan Iklim Kerja secara signifikan mempengaruhi Kinerja Guru di pesantren tersebut.