Tamsil Syafiuddin
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PREVALENSI PENYAKIT TB PARU DAN KONDISI SOSIAL MASYARAKAT DI KECAMATAN PEMATANG BANDAR KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2019 Balqis Salsabillah; Tamsil Syafiuddin
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 4 No. 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.251 KB) | DOI: 10.30743/stm.v4i2.144

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu dari sepuluh penyebab kematian tertinggi di dunia, sekitar seperempat populasi dunia menderita TB. Indonesia menyumbang sebanyak 10% dari jumlah penderita TB di dunia. Propinsi Sumatera Utara menduduki peringkat enam dan Kabupaten Simalungun menduduki peringkat tiga tertinggi di Sumatera Utara. Kondisi sosial ekonomi masyarakat memiliki peran penting dalam peningkatan prevalensi penyakit TB Paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi penyakit TB Paru dan kondisi sosial masyarakat di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain observasional, yang dilakukan di Puskesmas Pematang Bandar dan Puskesmas Kerasaan di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun. Data diperoleh dari data rekam medik pasien penderita TB Paru tahun 2019 sebanyak 45 data rekam medik. Hasil penelitian didapati prevalensi penyakit TB Paru sebesar 0,18%. Jumlah penderita TB Paru berdasarkan karakteristik kondisi sosial seperti, umur produktif berjumlah 37 orang (82,2%), jenis kelamin laki-laki berjumlah 24 orang (53,3%), pekerjaan sebagai petani 14 orang ( 31,1% ) dan tidak bekerja berjumlah 14 orang (31,1%), tingkat pendidikan dasar (SD-SMP) berjumlah 28 orang (62,2%), dan berdasarkan IMT normal sebanyak 28 orang (62,2%).
PENERAPAN 3M DALAM PENCEGAHAN COVID-19 DI MINIMARKET KELURAHAN TANJUNG SARI KECAMATAN MEDAN SELAYANG TAHUN 2021 Raisa Alya Adlin; Tamsil Syafiuddin
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 6 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.633 KB) | DOI: 10.30743/stm.v6i1.295

Abstract

Menerapkan protokol kesehatan secara terus menerus semasa pandemi COVID-19 merupakan langkah paling efektif untuk pencegahan dan penanggulangan COVID-19 yaitu meliputi (3M) mencuci tangan, menggunakan masker, serta menjaga jarak. Minimarket yang menjual kebutuhan sehari-hari memungkinkan terciptanya kerumunan. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran upaya penerapan 3M dalam pencegahan COVID-19 di minimarket Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Medan Selayang Tahun 2021. Metode penelitian: observasional-deskriptif, menggunakan desain Cross Sectional. Data diolah dengan menggunakan analisis univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi atau persentasi. Hasil: Dari 25 minimarket, 20 minimarket menerapkan wajib memakai masker (80%), 21 minimarket menyediakan fasilitas cuci tangan dan handsanitizer (84%), 24 minimarket menerapkan jaga jarak antrian (96%), 14 minimarket dimana pekerja tidak memakai masker selama bekerja (56%), 20 minimarket dimana pekerja tidak berpartisipasi aktif mengingatkan pengunjung menerapkan 3M (80%), 13 minimarket dimana pengunjung tidak menggunakan masker selama berada di minimarket (52%), 16 minimarket dimana pengunjung tidak mencuci tangan sebelum masuk minimarket (64%), dan 14 minimarket dimana pengunjung menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain (58%). Disimpulkan bahwa fasilitas dan aturan protokol kesehatan mayoritas tersedia di semua minimarket namun masih banyak yang belum menerapkannya.
GAMBARAN UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI MINIMARKET KELURAHAN GEDUNG JOHOR KECAMATAN MEDAN JOHOR Feny Anisah Putri; Tamsil Syafiuddin
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 6 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.914 KB) | DOI: 10.30743/stm.v6i1.371

Abstract

Menerapkan protokol kesehatan secara terus menerus selama masa pandemi COVID-19 merupakan langkah paling efektif untuk pencegahan dan pengendalian COVID-19, yang meliputi (3M) cuci tangan pakai sabun secara teratur dengan air mengalir, selalu memakai masker saat keluar rumah, dan menjaga kebersihan. jarak dalam melakukan berbagai aktivitas. Minimarket salah satunya merupakan tempat berjualan kebutuhan sehari-hari yang memungkinkan terciptanya keramaian. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran upaya pencegahan Covid-19 di minimarket Desa Gedung Johor Kecamatan Medan Johor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional - deskriptif dengan desain cross sectional. Dari 10 minimarket, 1 minimarket wajib pakai masker (10%), 6 minimarket menyediakan fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer (60%), 10 minimarket tidak mengukur suhu 10 minimarket tidak mematuhi aturan social distancing,10 minimarket tidak menempatkan pembatasan saat berbelanja, 3 minimarket menyediakan poster protokol kesehatan bagi pengunjung. Dapat disimpulkan bahwa mayoritas protokol dan fasilitas kesehatan tersedia di semua minimarket. Namun dalam hal penerapan protokol kesehatan, masih banyak yang belum menerapkannya.