Almira Levina Suryana
Digital Communication and Media Management, Pascasarjana Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KRONOLOGIS LAHIRNYA MASYARAKAT ANTI LITERASI MEDIA DIGITAL Jejen Zainal Muttaqin; J.A Wempi; Almira Levina Suryana
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 8 No 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.165 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v8i3.2772

Abstract

Ada satu desa di Jawa Barat yang sebagian besar penduduknya tidak mau menggunakan media elektronik, seperti televisi dan telepon genggam, meskipun ada Gerakan Nasional Literasi Digital yang gencar, melimpahnya informasi, dan meningkatnya pengguna internet di Indonesia, yang didominasi oleh Provinsi Jawa Barat. untuk meredam antusiasme lokal dalam inisiatif atau gerakan literasi digital. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kualitatif dan metodologi penelitian grounded theory untuk mengkaji kemunculan temporal orang-orang yang tidak menyukai media digital. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara observasi dan wawancara dengan aparat desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya tingkat pendidikan dan pengalaman kerja, yang memunculkan pandangan dan keyakinan yang bergantung pada kelompok tertentu, menjadi pemicu gerakan anti literasi digital. Pandangan antipati kelompoknya terhadap media digital secara konsisten diungkapkan dalam forum pengajian dan khutbah Jumat. Karena pemerintah harus menciptakan lingkungan yang kondusif bagi warganya, kondisi ini melahirkan sikap apatis dan kompromi. Kajian ini memunculkan ide agar pemerintah segera membuat program literasi desa bekerjasama dengan kecamatan, kabupaten, dan kementerian agama.