Mukhlis Mukhlis
STIT Al-Karimiyyah Sumenep

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KONSEP MA’RIFAT Al-GHZALI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Mukhlis Mukhlis
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 1 (2018): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.831 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v6i1.13

Abstract

Makrifat adalah untuk mengetahui terhadap rahasia-rahasia Tuhan dengan menggunakan hati sanubari. Dengan demikian tujuan yang ingin dicapai oleh makrifat ini adalah untuk mengetahui secara mendalam tentang rahasia-rahasia yang terdapat dalam diri Tuhan. Di kalangan para sufi ada perbedaan pendapat mengenai kedudukan makrifat. Al-Ghazali misalnya berpendapat bahwa makrifat adalah untuk mengetahui rahasia Allah dan mengetahui peraturan-peraturan Tuhan tentang segala yang ada. Alat untuk memperoleh makrifat bersandar pada sir-qolb dan roh. Dalam kaitannya terhadap pendidikan islam Al-Ghazali mempunyai pandangan berbeda dengan kebanyakan ahli filsafat pendidikan Islam mengenai tujuan pendidikan. Beliau menekankan tugas pendidikan adalah mengarah pada realisasi tujuan keagamaan dan akhlaq, dimana fadlilah (keutamaan) dan taqorrub kepada Allah merupakan tujuan yang paling penting dalam pendidikan.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN IBNU SINA DAN IMPLEMENTASINYA DI ERA GLOBALISASI Mukhlis Mukhlis
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.4 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.50

Abstract

Ibnu Sina merupakan salah satu tokoh filosuf dikalangan orang muslim yang memiliki konsep tentang pemikiran pendidikan. Hal ini tentunya perlu diketahui oleh setiap orang muslim dan harus dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Tulisan ini tentang pemikiran pendidikan Ibnu Sina dan implementasinya di era globalisasi. Dalam tulisan ini menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Ibnu Sina sesuai dengan konsep dalam pendidikan Islam pada umumnya. Konsep-konsep tersebut bisa di implementasikan pada era globalisasi.
PARADIGMA PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM KONTEKS PENDIDIKAN NASIONAL Mukhlis Mukhlis
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 2 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.763 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i2.75

Abstract

Paradigma merupakan suatu kepercayaan nilai yang dimiliki oleh semua masyarakat untuk menunjukkan sesuatu yang konkrit agar menjadi dasar terjadinya suatu pemecahan permasalahan. Pendidikan islam yang berkembang saat ini memiliki tujuan agar manusia bisa mengabdikan dirinya pada Allah, yang diujudkan dengan melakukan ritual peribadatan. Pada konteks pendidikan nasional pendidikan Islam sudah mendapat legalitas pendidikan berlatar belakang agama yang tertuang dalam Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003.
Strategi Quantum Learning dalam Pendidikan Akidah Akhlak di Madarah Ibtidaiyah Mukhlis Mukhlis
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 6 No. 2 (2018): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.271 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v6i2.87

Abstract

Quantum Learning merupakan pembelajaran yang dapat mengubah suasana belajar yang menyenangkan serta mengubah kemampuan dan bakat alamiah peserta didik menjadi bermanfaat bagi mereka sendiri dan bagi orang lain. Dalam pelaksanaan proses belajar mengajar Guru dituntut untuk menggunakan strategi yang tepat demi tercapai pembelajaran yang efektif. Terdapat beberapa strategi Quantum Learning diantaranya, mendudukkan murid secara nyaman, Memasang musik latar di dalam kelas. Selain itu Guru melaksanakan pembelajaran yang menggunakan alam sebagai tempat untuk mendekatkan siswa dengan peningkatan keimanan, mengajak siswa pada suatu alam baik pegunungan, laut atau tempat-tempat lain yang ada pada lingkungan sekolah untuk mengagumi ciptaan Allah, dan dapat menggunakan berbagai materi, seperti materi bercerita mengenai Nabi dan Malaikat dengan cerita yang menarik dan menyenangkan.
Pendekatan Ilmu Psikologi dalam Studi Islam Mukhlis Mukhlis
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol. 7 No. 1 (2019): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.616 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v7i1.103

Abstract

Ilmu jiwa merupkan ilmu yang mengkaji tentang jiwa manusia dengan menggunakan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan kajian ilmu jiwa. Ilmu jiwa dengan agama memiliki hubungan yang sangat erat karena ilmu jiwa meliputi gejala-gejala kejiwaan dalam kaitannya dengan realisasi keagamaan. Selain itu kajian studi Islam yang menggunakan pendektan ilmu jiwa dapat dilihat pada ritual keagamaan manusia yang sudah menjadi suatu keyakinannya. Ritual dan keyakinan ini harus dibarengi dengan ilmu pengetahuan keagamaan yang mendalam.
Pendidikan dan Keadilan Sosial Mukhlis Mukhlis; Hafid
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.872 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.130

Abstract

Keadilan Sosial merupakan hal penting dalam melestarikan HAM (hak asasi manusia), secara secara positif hak asasi manusia bertujuan untuk memberikan kesamaan hak pada manusia sebagaimana memberikan hak-hak dasarnya tanpa membedakan suku, bangsa warna kulit, jenis kelamin dan agama. Pendidiakan berkeadilan sosial harus mampu membuka perluasan dan pemerataan kesempatan kepada setiap warga Negara untuk memperoleh pendidikan. Pendidikan harus bisa diarahkan pada tercapainya pendidikan untuk semua, dan pendidikan harus mampu membuka peluang akan hak-hak masyarakat termasuk hak pendidikan.
Pendidikan Islam dalam Pandangan Syekh Nawawi Al-Bantani dan Implementasinya di Era Globalisasi Mukhlis Mukhlis; Hafid
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.734 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v9i2.190

Abstract

Pemikran Pendidikan Islam Syekh Nawawi Al-Bantani lebih menekankan kepada Tauhid dan mengimani bahwa allah itu maha Esa, yang di sertai dengan perbuatan yang baik sesuai dengan ajaran al-Qur’an dan hadist.  Tidak hanya itu, dalam pemikiran beliau manusia dalam menjalankan kehidupan di dunia harus memiliki akhlakul karimah seperti yang sudah di contohkan Nabi Muhammad Saw. Ide dasar pendidikan Syekh Nawawi Al-Bantani yang bisa diimplementasikan pada era globalisasi saat ini meliputi: Nilai Pendidikan  Hablum Minallah , Hablum minannas, Hablum minal Alam, Hubungan manusia dengan dunia, Hubungan manusia dengan akhirat  dan yang terakhir Hubungan manusia dengan ilmu.