Rasuki
STIT Al-Karimiyyah Sumenep

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Pendidikan Pluralisme Dalam perspektif Nurcholish Madjid Musayyidi; Rasuki
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 2 (2019): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.642 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v7i2.116

Abstract

Allah SWT. menciptakan manusia dengan bermacam-macam perbedaan agar saling berinteraksi mengenal antara satu dengan yang lainnya. Perbedaan bangsa dan suku tentu akan melahirkan bermacam budaya yang ada di masyarakat. Keragaman dan perbedaan dalam kehidupan manusia merupakan sunnatullah. Al-Qur’an sebagai representasi pesan-pesan Allah untuk menjadi panduan umat manusia, sesungguhnya telah memberikan beberapa isyarat penting, baik secara eksplisit maupun implisit tentang eksistensi keragaman dan perbedaan tersebut. Pelaksanaan pendidikan Islam berbasis dan berwawasan pluralisme tersebut semakin dirasakan urgen dan mendesak jika dikorelasikan dengan kenyataan bahwa kemajemukan agama dan kemajemukan lainnya, seperti kemajemukan etnis, antar golongan dan kemajemukan lainnya belakangan ini telah menjadi suatu hal yang memancing eskalasi konflik yang sedemikian mengental pekat
Pergeseran Ideologi dan Gerakan Islam: Dari Salafi, Fundamentalisme ke Islamisme Rasuki; Nur Rahmad Yahya Wijaya
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol. 11 No. 1 (2023): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/kariman.v11i1.303

Abstract

This paper discusses the shifting ideology and Islamic movements that have occurred in several countries with Muslim-majority populations. By explaining some of the thoughts of Salafi and Fundamentalist ideologues such as Ibn Taimiyyah, Ibn Qayyim al-Jauziyah, Muhammad Ibn Abdul Wahab, apart from maintaining the purity of Islamic teachings, these two ideologies became the embryos for the brith of the ideology and movement of contemporary Islamism. Ideologists of Islamism such as Al-Maududi, Al-Banna responded to the dynamics of problems in Muslim society in general by voicing alternatives by proposing Islam as the final option by establishing an Islamic state and implementing Islamic law in the institution of an Islamic caliphate.