Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Titik Imaji

ANALISA 10 UNSUR DAN PETA PERJALANAN PADA KARAKTER – KARAKTER DALAM FILM “LION” William Sanjaya
Titik Imaji Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Titik Imaji
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/.v5i2.3620

Abstract

ANALYSIS OF 10 ELEMENTS AND TRAVEL MAP OF THE CHARACTERS IN THE FILM "LION". The film "Lion" is a drama film that tells about the struggle of a child from India who faces the phenomenon of transference, a phenomenon marked by past memories that appear and burden someone. Saroo's character is the main character in the story. Each character can be described with 10 elements through the life of the characters in a story. Characters also experience journeys that can be illustrated through 12 character journey maps. This study aims to explain the 10 elements and 12 stages of the character journey map in the “Lion” movie. This study uses a descriptive qualitative method by collecting sources and accurately analyzing the material for the "Lion" film. The theory used is the 10 elements theory of character proposed by Orson Scott Card and the 12 character journey theory by Christopher Vogler. Based on the research that has been done, it is concluded that each character has an element that can be seen from the character's actions throughout the story. Characters also go on journeys that can be elaborated through the 12 stages of the character journey map. Along the way, the characters also learn from every problem they face. The journey that the character faces will bring the character back to the original world by bringing the values that the character learns along the way.
Analisis Perubahan Sifat Karakter Berdasarkan Sequene Dalam Film Yuni William Sanjaya
Titik Imaji Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Titik Imaji
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/.v6i1.4269

Abstract

Film “Yuni” (2021) merupakan film yang menceritakan tentang kisah seorang gadis remaja yang memiliki mimpi untuk melanjutkan pendidikannya ke bangku perkuliahan. Film “Yuni” (2021) membahas tentang stereotype pernikahan remaja pada perempuan. Karakter Yuni dalam film “Yuni” (2021) memiliki latar belakang dan 3 dimensional karakter yang mengalami perubahan. Sedangkan tema film “Yuni” (2021) membicarakan tentang kebebasan wanita dalam berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sifat karakter utama yang didasarkan pada penjabaran adegan, struktur 3 babak dan sequence dalam film “Yuni” (2021). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan berbagai teori sebagai bahan analisis secara akurat. Teori yang digunakan adalah teori struktur 3 babak yang dikemukakan oleh Syd Field. Sedangkan penjabaran teori pendekatan sequence didasarkan pada teori yang dijelaskan oleh Salman Aristo. Selanjutnya, penjabaran adegan dikaitkan dengan teori yang dijelaskan oleh Robert Mckee. Penjelasan perubahan karakter didasarkan dengan teori yang dikemukakan oleh Robert Mckee dan David Trottier. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa Yuni mengalami perubahan sifat, yaitu dari seorang remaja yang memiliki ketakutan dalam mengambil keputusan, menjadi karakter yang berani membela mimpinya sebagai wanita yang memiliki kebebasan.
ACTION CUT DALAM MEMBANGUN DRAMATISASI DI FILM “PREY” Sanjaya, William
Titik Imaji Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Titik Imaji
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/.v6i2.4438

Abstract

Film “Prey” merupakan film bergenre aksi, thriller dan sci-fi yang menceritakan tentang kedatangan Predator di dunia Comache 300 pada masanya. Dengan adanya Predator yang mengancam salah satu suku yang ada di bumi, Naru, seorang wanita yang terampil berjuang untuk melindungi sukunya. Film “Prey” memiliki banyak adegan – adegan yang menunjukkan aksi. Adegan tersebut dapat dipahami penonton melalui action cut, atau potongan gambar yang berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan action cut dalam membangun dramatisasi pada beberapa adegan menonjol dalam film “Prey”. Teori yang digunakan yaitu teori action cut dari Blain Brown dan struktur 3 babak oleh Syd Field. Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa action cut menunjukkan fungsi setiap babak cerita. Action cut 1 – 5 menunjukkan kehidupan dan kemampuan karakter utama, Naru. Sedangkan action cut 6 – 20 menunjukkan usaha karakter utama dalam melawan musuh utamanya, yaitu Predator dan orang jahat. Action cut 21 – 23 menunjukkan pertarungan dan kemenangan karakter utama dalam menghadapi Predator. Setiap potongan yang berkesinambungan tersebut menunjukkan aksi – aksi yang mendramatisir pada setiap adegan. Dengan adanya potongan – potongan yang berkesinambungan, penonton dapat memahami pesan dari setiap adegan.