Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Terapi Shiatsu untuk Penurunan Tingkat Nyeri dan Lamanya Kala I Fase Aktif Primigravida Parturien di Puskesmas Munjul Jaya Kabupaten Purwakarta Shanti Hekmawati
Jurnal Obstretika Scientia Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Akademi Kebidanan La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.309 KB) | DOI: 10.55171/obs.v7i2.466

Abstract

Sebagian besar persalinan 90% selalu disertai rasa nyeri. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan terapi shiatsu karena dapat menstimulasi otot, melancarkan sirkulasi darah, menimbulkan distraksi dan relaksasi, kemudian akan mengeluarkan hormon endorphin (analgesik alami tubuh penghilang nyeri), mengatur regulasi sel, memengaruhi efek mood menjadi lebih senang, nyaman, juga merangsang hipofisis mengeluarkan oksitosin, untuk  merangsang kontraksi rahim. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis efektivitas  terapi shiatsu terhadap penurunan nyeri dan lamanya kala I fase aktif primigravida parturient. Metode penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest two group design, jumlah sample 80 ibu, dibagi menjadi dua kelompok. Penelitian dilaksanakan bulan Juli 2018. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah terapi relaksasi bernafas dan terapi shiatsu, sedangkan variabel terikat adalah nyeri ibu primigravida parturien kala I fase aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi shiatsu efektif dalam menurunkan tingkat nyeri sebesar 60,0% (dari 5,20 menjadi 2,08) setelah intervensi, nilai p=0,000 (p0,05), mempercepat proses kala I fase aktif dengan rerata lama 248 menit, dengan nilai  p=0,000 (p0,05). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terapi shiatsu terbukti lebih efektif  menurunkan tingkat nyeri primigravida parturien kala I fase aktif dan rata rata proses persalinan kala I fase aktif lebih cepat dan normal.
Peran Museum Linggarjati sebagai Destinasi Wisata Sejarah dan Budaya dalam Konteks Pendidikan Sejarah Sopian Sopian; Shanti Hekmawati; Erna Mustika Rini; Tia Siti Atikah
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 6 No. 3 (2026): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v6i3.12273

Abstract

The Linggarjati Museum is a historical site with significant importance in Indonesia’s diplomatic journey during the independence revolution, particularly in relation to the Linggarjati Agreement of 1946. This study aims to analyze the role of the Linggarjati Museum as a historical and cultural tourism destination and its relevance in strengthening history education. This research uses a descriptive qualitative approach through literature studies and document analysis related to museum functions, the concept of historical tourism, and character education based on national values. The results of the study indicate that the Linggarjati Museum not only functions as an institution for preserving artifacts and the nation’s collective memory, but also as a contextual learning resource capable of improving students’ understanding of the dynamics of Indonesia’s independence diplomacy. The integration of museum visits into the history learning process contributes to improving historical literacy, historical awareness, and the internalization of nationalism and diplomacy values. In addition, museum management based on educational tourism and sustainability principles has the potential to strengthen local cultural identity while supporting the development of the regional tourism sector. Thus, the Linggarjati Museum has a strategic role as a living history laboratory that is relevant to strengthening the quality of history education in Indonesia.