Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komparasi Karakteristik Marshall AC-BC dengan Penggunaan Limbah Ban Luar dan Limbah Steel Slag sebagai Pengganti Agregat Kasar Senja Rum Harnaeni; Putri Rahayu Lestari; Rama Pratama Balich; Gina Aulia
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 6 No. 2 September 2022: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1309.995 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v6i2.15355

Abstract

Pesatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia mengakibatkan meningkatnya jumlah pemakaian jalan dikarenakan semakin banyak orang melakukan perjalanan. Dalam rangka untuk mengurangi limbah yang ada disekitar maka digunakan limbah steel slag dan ban luar bekas kendaraan sebagai pengganti agregat kasar untuk campuran aspal panas pada perkerasan lentur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik Marshall campuran aspal AC-BC (Asphalt Concrete Wearing Course) dengan menggunakan limbah ban luar kendaraan dan limbah steel slag sebagai pengganti agregat kasar. Metode pengujian diawali dengan pengujian karakteristik dan bahan campuran aspal, selanjutnya menentukan kadar aspal optimum campuran aspal AC-BC. Pengujian Marshall dilakukan dengan variasi limbah masing-masing 0%, 10%, 20%, 30% dan 40%. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh hasil bahwa campuran aspal AC-BC dengan menggunakan agregat pengganti limbah steel slag didapatkan nilai stabilitas tertinggi pada variasi limbah 20% yaitu 1900,43 kg; nilai flow dan nilai VFWA tertinggi pada variasi limbah 40% masing-masing adalah  3,50 mm, 78,40%; dan   nilai MQ, nilai VMA, nilai VIM tertinggi pada campuran 10% steel slag yaitu sebesar 649,04 kg/mm, 16,25%, dan 4,48%. Untuk penggunaan limbah ban luar kendaraan didapatkan hasil nilai stabilitas, nilai MQ & nilai VFWA tertinggi pada campuran 10% ban luar kendaraan yaitu 1150,02 kg, 363,55 kg/mm & 70,57%, nilai Flow, nilai VMA, & nilai VIM tertinggi pada campuran 40% yaitu 3,50%, 16,89%, dan 5,33%.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa karakteristik Marshall campuran aspal AC-BC dengan menggunakan limbah steel slag lebih baik digunakan sebagai material pengganti agregat kasar daripada limbah ban luar kendaraan.
Posyandu Remaja sebagai Upaya Pencegahan Anemia di Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo Niken Purnamasari; Anistra Widya Armalia; Dela Kusumaningsih; Like Anggita Destiana Putri; Anisah Firdaus; Besta Ajeng; Aldian Kharis Aditama; Melinia Suci Rahmahdhani; Gina Aulia; Tisya Amelia; Aulia Mir'atus Sholichah; Endang Mulyaningsih; Asty Melanggawati; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Sri Darnoto
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan pada remaja adalah anemia. Anemia adalah keadaan dengan kadar hemoglobin, hematokrit dan sel darah merah yang lebih rendah dari nilai normal, yaitu hemoglobin < 12 g/dl untuk remaja. Anemia menyebabkan darah tidak cukup mengikat dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Kejadian anemia dipengaruhi oleh kebiasaan asupan gizi yang tidak optimal dan kurangnya aktifitas fisik. Selain itu, mereka cenderung menderita anemia dikarenakan mengalami menstruasi setiap bulan. Anemia disebabkan oleh berbagai faktor diantarnya asupan gizi yang tidak optimal, kurangnya aktifitas fisik, menstruasi, serta kurangnya asupan zat besi. Dampak anemia pada remaja yaitu dapat menghambat perkembangan psikomotor, merusak kinerja kognitif, dan kinerja skolastik. Berdasarkan permasalahan tersebut maka program yang dapat dilaksanakan yaitu Posyandu Remaja sebagai upaya pencegahan anemia di Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Tujuan Posyandu Remaja ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama remaja akan pentingnya pencegahan ibu hamil resiko tinggi khususnya anemia. Metode pengabdian melalui beberapa tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan sasaran remaja Desa Ngemplak sejumlah 22 peserta. Posyandu Remaja meliputi kegiatan pemeriksaan Hb (hemoglobin), pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan, pembagian tablet tambah darah (TTD), edukasi tentang anemia serta pembentukan grup chat whatsapp sebagai sarana monitoring dan diskusi tentang anemia dan pengingat minum tablet tambah darah. Hasil evaluasi menunjukkan ada peningkatan pengetahuan remaja tentang anemia, peningkatan konsumsi tablet tambah darah, serta terbentuknya pengurus Posyandu Remaja Desa Ngemplak.