Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA SEBAGAI PAKAN FERMENTASI HEWAN TERNAK Fihiruddin Fihiruddin; Fachrudi Hanafi; Nurul Inayati; Muhammad Hasbi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13042

Abstract

ABSTRAKSampah dan pengelolaannya menjadi masalah yang sangat penting, jika tidak dikelolah dengan baik dapat mengakibatkan terjadinya perubahan keseimbangan lingkungan. Sampah rumah tangga yang dihasilkan oleh masyarakat di desa Karang Bayan biasanya hanya dibakar, sehingga dapat terjadi pencemaran lingkungan seperti polusi udara dan lingkungan menjadi kotor serta dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi masyarakat. Mata pencaharian sebagian besar penduduk Desa karang bayan adalah petani dan peternak. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan sampah rumah tangga di desa Karang Bayan menjadi bahan yang mempunyai nilai ekonomis yaitu pakan ternak. Pengolahan pakan ternak secara fermentasi berguna untuk meningkatkan produktivitas hewan ternak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode penyuluhan, demontrasi dan latihan. Hasil kegiatan di penyuluhan yang diberikan, masyarakat Desa Karang Bayan mengetahui dampak negatif sampah rumah tangga yang tidak dikelolah dengan baik terhadap kesehatan dan lingkungan, masyarakat mengetahui jenis sampah organik dan anorganik serta mampu melakukan pemisahan kedua jenis sampah rumah tangga tersebut dan masyarakat dapat mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pakan ternak dengan metode fermentasi secara mandiri. Pakan fermentasi yang dibuat sudah dimanfaatkan oleh beberapa peternak di Desa Karang Bayan sebagai pakan terutama untuk ternak unggas. Kata kunci: sampah organic; masalah kesehatan; pakan fermentasi. ABSTRACTWaste and its management become a very crucial problem, if not managed properly it can lead to changes in the environmental balance. Household waste produced by the community in Karang Bayan village is usually only burned, so that environmental pollution can occur such as air pollution and the environment becomes dirty and can cause health problems for the community. The livelihoods of most residents of Karang Bayan Village are farmers and ranchers. This community service is carried out to overcome the problem of household waste in Karang Bayan village into material that has economic value, that is animal feed. Fermentation of animal feed processing is useful for increasing the productivity of livestock. Community service activities are carried out using counseling, demonstration and training methods. The results of the activities from the counseling given to the people of Karang Bayan Village to find out the negative impact of household waste that is not managed properly on health and the environment. The community knows the types of organic and inorganic waste and is able to separate the two types of household waste and the community can process household organic waste into animal feed with the fermentation method independently. Fermented feed has been used as animal feed in Karang Bayan Village, especially for poultry. Keywords: organic waste; helath problem; fermented feed.
Penggunaan Nicotine Replecment Therapy (NRT) dan therapy community sebagai upaya menghentikan kebiasaan merokok Fihiruddin Fihiruddin; Fachrudi Hanafi; Nurul Inayati; Muhammad Hasbi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.19414

Abstract

AbstrakRokok merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Perilaku merokok dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan. Penyakit-penyakit yang diakibatkan rokok antara lain kanker paru, penyakit paru obstruktif kronik, kanker mulut, hipertensi, penyakit jantung koroner, gangguan kehamilan dan gangguan pernapasan yang berakibat pada tingginya beban biaya pengobatan. Penduduk usia produktif dan remaja di Desa Karang bayan merupakan perokok aktif. Kebiasaan merokok mulai dilakukan sejak kecil atau dimasa remaja. Secara psikologis, upaya berhenti merokok menjadi sulit karena adanya pengaruh lingkungan sosial, kemudahan akses rokok, tidak adanya aturan yang membatasi usia perokok dan pengaruh teman sebaya. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini menurunkan kasus merokok pada remaja dengan melakukan intervensi menggunakan NTR dan melakukan therapy community, sehingga dapat menghentikan perilaku merokok secara efektif  pada remaja perokok aktif di Desa Karang Bayan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah sosialisasi dan observasi, penyuluhan, demonstrasi serta evaluasi. Pengisian quisioner dilakukan sebelum intervensi dan setelah intervensi dengan NRT dan therapy community. Kegiatan ini dilaksanakan dari bulan maret sampai juli 2021, yang melibatkan Kepala Desa, sekretaris Desa, kader Desa dan 50 orang remaja perokok aktif. Setelah pemberian intervensi NTR dan therapy community terjadi penurunan jumlah konsumsi rokok perhari, dimana jumlah remaja yang merokok <5 batang per hari dari 5 orang (20%) menjadi 15 orang (60%), sedangkan yang merokok 5-10 batang per hari dari  9 orang (36%)  menjadi 7 orang (28%) dan yang merokok  >10 batang per hari juga mengalami penurunan dari  11 orang (44%) menjadi 3 orang (12%). Pemberian intervensi NRT dan therapy community dapat menurunkan jumlah konsumsi rokok per hari dan dapat menghentikan remaja untuk berhenti merokok yang dibuktikan dengan adanya tiga orang remaja yang berhenti merokok. Kata kunci: merokok; NRT; remaja; therapy community. AbstractSmoking are one of the leading causes of mortality in the world. Smoking habits can have a negative im pact on health. Diseases caused by smoking include lung cancer, chronic obstructive pulmonary disease, oral cancer, hypertension, coronary heart disease, pregnancy disorders and respiratory problems. Productive age-populations and teenagars in karang bayan village are active smokers. The smoking habits starts from childhood or adolescence. Psychologically, trying to stop smoking become difficult due to the social environment, easy access to cigarettes, the absence of regulations that limit the age of smoker and the influence of peers. The aim of this community service is to reduce smoking cases in teenagers by intervening using nicotine replacement therapy (NRT) and carrying out community therapy, so that they can stop smoking behavior effectively in active smoking teenagers in Karang Bayan village. The methods used for this event is socialization and observation, counseling, demonstration as well as evaluation. The questionnaire was filled out before the intervention and after the intervention with NRT and community therapy. This activity was carried out from March to July 2021, involving the Village Head, Village Secretary, Village cadres and 50 teenagers who active smoking. After providing NTR and community therapy interventions, there was a decrease in the number of cigarettes consumed per day, where the number of teenagers who smoked <5 cigarettes per day from 5 people (20%) to 15 people (60%), while those who smoked 5-10 cigarettes per day from 9 people (36%) to 7 people (28%) and those who smoke >10 cigarettes per day also decreased from 11 people (44%) to 3 people (12%). Providing NRT and community therapy interventions can reduce the number of cigarettes consumed per day and can stop teenagers from quitting smoking as evidenced by the three teenagers who quit smoking. Keywords: smoking; NRT; teenager; community therapy.