Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Pengetahuan dan Rasa Ingin Tahu Anak-Anak di Desa Giri Tembesi Melalui Program Literasi dan Numerasi Riamelinda Harmonis; Komang Ayu Mertasari; Dea Yolanda Aulia; Fitri Ramdani; Reni Anggriani; Mohamad Mustari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3245

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh mahasiswa dibawah bimbingan Perguruan Tinggi adalah program pengabdian masyarakat dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berisikan butir pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Mahasiswa KKN-PLP Universitas Mataram membuat program literasi & numerasi yang diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan rasa ingin tahu anak-anak di Desa Giri Tembesi. Program literasi dan numerasi ini dikembangkan oleh mahasiswa KKN-PLP dengan sasaran anak-anak Sekolah Dasar di Desa Giri Tembesi. Kegiatan literasi dan numerasi ini dilakukan setiap tiga kali dalam satu minggu, yaitu pada Hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Hari Selasa diisi dengan kegiatan literasi Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Pembelajaran Bahasa Inggris dimulai dengan vocabulary yang kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia berupa story telling. Hari Kamis diisi dengan numerasi Matematika ceria yang dimulai dengan penjumlahan & pengurangan bersusun serta perkalian cepat & pembagian. Hari Sabtu diisi dengan eksperimens sains (IPA) yang menggunakan konsep-konsep dasar IPA Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan eksperimen ini diisi dengan bagaimana menerapkan ilmu pembelajaran yang didapatkan di sekolah ke dalam kehidupan nyata. Selama dilakukannya kegiatan literasi dan numerasi ini mahasiswa KKN-PLP menemukan adanya hambatan-hambatan seperti ada beberapa anak yang kurang interaktif pada saat materi disampaikan karena jenjang pendidikan yang berbeda sehingga materi yang dipelajari pun berbeda sehingga kurang efektif jika disamakan untuk dipelajari dalam waktu yang bersamaan. Hal ini menjadi catatan untuk kelompok KKN – PLP Universitas Mataram untuk lebih menyamaratakan pola pembelajaran dengan cara membagi tugas antara masing-masing mahasiswa untuk turun tangan mengajarkan anak-anak di Desa Giri Tembesi ini pembelajaran yang sesuai dengan tingkat kemampuannya masing-masing agar tujuan diadakannya literasi dan numerasi ini terwujud.
PSIKOEDUKASI SPIRITUAL TEACHING SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK KARAKTER SISWA Eva Meizara Puspita Dewi; Ihda Al Husnayaini; Fitri Ramdani; Arfida Arfida; Fitrah Shara; Fira Zalsabila; Mei Vita; Astriyanie Nurfitri
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: Juni-September 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i3.2094

Abstract

Pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Permasalahan yang dihadapi dalam pendidikan adalah fenomena perilaku peserta didik yang memperlihatkan kenakalan dan pelanggaran terhadap aturan serta perilaku amoral lainnya. Keterampilan yang harus dimiliki pendidik bukan hanya dari aspek kognitif saja tetapi diperlukan keterampilan yang mampu mengajarkan nilai-nilai pembentukan karakter siswa. Program edukasi spiritual teaching bertujuan untuk meningkatkan pemahaman individu mengenai strategi mengajar dengan pendekatan spiritual yang menjadi upaya untuk membentuk karakter positif siswa. Teknik pengambilan sampel dalam program ini adalah purposive sampling yang terdiri atas 146 orang dari kalangan guru, dosen dan masyarakat umum. Program edukasi ini merupakan jenis preventif dengan desain one group pretest- posttest. Alat pengumpulan data dalam program ini adalah form pertanyaan yang dijadikan pretest dan posttest yang bertujuan untuk melihat pengetahuan partisipan mengenai spiritual teaching sebagai metode mengajar sebelum dan setelah menerima materi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank-Test melalui program SPSS 26. Hasil analisis z sebesar -4,920b pada taraf signifikan 0,000 (p>0,05) hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman sebelum dan setelah program edukasi diberikan. Program ini menunjukkan bahwa spiritual teaching sangat signifikan menambah pengetahuan peserta mengenai pentingnya menerapkan spiritual teaching dalam meningkatkan karakter peserta didik
PSIKOEDUKASI SPIRITUAL TEACHING SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK KARAKTER SISWA Eva Meizara Puspita Dewi; Ihda Al Husnayaini; Fitri Ramdani; Arfida Arfida; Fitrah Shara; Fira Zalsabila; Mei Vita; Astriyanie Nurfitri
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: Juni-September 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i3.2094

Abstract

Pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Permasalahan yang dihadapi dalam pendidikan adalah fenomena perilaku peserta didik yang memperlihatkan kenakalan dan pelanggaran terhadap aturan serta perilaku amoral lainnya. Keterampilan yang harus dimiliki pendidik bukan hanya dari aspek kognitif saja tetapi diperlukan keterampilan yang mampu mengajarkan nilai-nilai pembentukan karakter siswa. Program edukasi spiritual teaching bertujuan untuk meningkatkan pemahaman individu mengenai strategi mengajar dengan pendekatan spiritual yang menjadi upaya untuk membentuk karakter positif siswa. Teknik pengambilan sampel dalam program ini adalah purposive sampling yang terdiri atas 146 orang dari kalangan guru, dosen dan masyarakat umum. Program edukasi ini merupakan jenis preventif dengan desain one group pretest- posttest. Alat pengumpulan data dalam program ini adalah form pertanyaan yang dijadikan pretest dan posttest yang bertujuan untuk melihat pengetahuan partisipan mengenai spiritual teaching sebagai metode mengajar sebelum dan setelah menerima materi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank-Test melalui program SPSS 26. Hasil analisis z sebesar -4,920b pada taraf signifikan 0,000 (p>0,05) hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman sebelum dan setelah program edukasi diberikan. Program ini menunjukkan bahwa spiritual teaching sangat signifikan menambah pengetahuan peserta mengenai pentingnya menerapkan spiritual teaching dalam meningkatkan karakter peserta didik
PSIKOEDUKASI SPIRITUAL TEACHING SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK KARAKTER SISWA Eva Meizara Puspita Dewi; Ihda Al Husnayaini; Fitri Ramdani; Arfida Arfida; Fitrah Shara; Fira Zalsabila; Mei Vita; Astriyanie Nurfitri
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: Juni-September 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i3.2094

Abstract

Pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Permasalahan yang dihadapi dalam pendidikan adalah fenomena perilaku peserta didik yang memperlihatkan kenakalan dan pelanggaran terhadap aturan serta perilaku amoral lainnya. Keterampilan yang harus dimiliki pendidik bukan hanya dari aspek kognitif saja tetapi diperlukan keterampilan yang mampu mengajarkan nilai-nilai pembentukan karakter siswa. Program edukasi spiritual teaching bertujuan untuk meningkatkan pemahaman individu mengenai strategi mengajar dengan pendekatan spiritual yang menjadi upaya untuk membentuk karakter positif siswa. Teknik pengambilan sampel dalam program ini adalah purposive sampling yang terdiri atas 146 orang dari kalangan guru, dosen dan masyarakat umum. Program edukasi ini merupakan jenis preventif dengan desain one group pretest- posttest. Alat pengumpulan data dalam program ini adalah form pertanyaan yang dijadikan pretest dan posttest yang bertujuan untuk melihat pengetahuan partisipan mengenai spiritual teaching sebagai metode mengajar sebelum dan setelah menerima materi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank-Test melalui program SPSS 26. Hasil analisis z sebesar -4,920b pada taraf signifikan 0,000 (p>0,05) hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman sebelum dan setelah program edukasi diberikan. Program ini menunjukkan bahwa spiritual teaching sangat signifikan menambah pengetahuan peserta mengenai pentingnya menerapkan spiritual teaching dalam meningkatkan karakter peserta didik