Asmito Asmito
Universitas Ibrahimy

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transparansi Pengelolaan Dana Desa Dalam Perspektif Akuntansi (Studi Kasus di Kantor Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Bali) Kuni Masrohati Ulia; Asmito Asmito
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2023): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v1i2.3549

Abstract

Dana desa merupakan dana yang diluncurkan oleh pemerintah pusat/daerah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang digunakan dalam penyelenggaraan pemerintah, pembinaan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Dalam pengelolaan dana desa sesuai dengan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap penatausahaan, tahap pelaporan dan tahap pertanggungjawaban. Dalam Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 dalam proses pengelolaan terdapat asas transparansi yang merupakan proses keterbukaan informasi tentang pengelolaan dana desa terhadap pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan keterbukaan dalam proses pengelolaan dana desa dan proses dari pengelolaan dana desa sesuai dengan perspektif Akuntansi Syari’ah. Transparansi dalam pengelolaan dana desa dalam perspektif Akuntansi Syari’ah terdapat indikator yang harus dipenuhi yaitu Shiddiq (kebenaran), Amanah (tanggungjawab), Fathonah (cerdas dan bijaksana), dan Tabligh (menyampaiakan). Penelitian ini mengggunakan jenis penelitan Kualitatif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara secara semi struktur dan dokumentasi. Kemudian, data yang diperoleh melalui tiga tahap yakni data reduction (reduksi data), data display (display data), conclusion drawing/verification (simpulan dan verifikasi). Keabsahan data dilakukan dengan uju kreadibilitas yang didalamnya menggunakan teknik keabsahan triangulasi yang terdiri dari triangulasi teknik, triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah Desa Pegayaman telah melakukan proses pengelolaan dana desa belum sepenuhnya sesuai dengan pedoman dasar dalam pengelolaan dana desa, yakni Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 karena yang menjadi tidak sesuai dengan pedoman terletak pada tahap pertanggungjawaban yang seharusnya dilakukan oelah Kepala Desa namun pemerintah Desa Pegayaman, Sekretaris Desa yang melakukannya. Dan pada transparansi belum sepenuhnya sesuai dengan indikator transparansi yang terdapat pada amanah (tanggungjawab) dan tabligh (komunikatif) namun pada shiddiq (kebenaran) dan fathonah (cerdas dan bijaksana) telah sesuai dengan indikator dalam tranparansi.
Analisis Implementasi Pelaporan Keuangan Tentang Zakat, Infak Dan Sedekah Sesuai Dengan PSAK 109 (Studi Kasus Pada Masjid Nurul Huda Desa Seletreng Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo) Siti Bariroh; Asmito Asmito
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v1i2.4481

Abstract

The rise of accounting practices that are based on PSAK and have been applied to financial statements in various entities in Indonesia, both state and religious entities. However, cases of embezzlement of mosque funds allegedly triggered by the absence of accountability elements in its financial statements, which raises its own concerns for the community or parties related to the process of development and construction of mosques. This study aims to describe the application of financial statements zakat, infaq and alms in Nurul Huda mosque Seletreng, in order to know about how the form of financial statements recorded by Nurul Huda mosque, as well as analyzing the suitability of financial statements zakat, infaq and alms with PSAK 109 This descriptive qualitative research aims to describe or describe certain conditions and symptoms that occur in the Financial Statements of Nurul Huda mosque. Data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Then the data processing and analysis techniques are carried out with three stages, namely data reduction, data presentation and data verification or conclusion. The result of this study is that the financial statements of zakat, infaq and alms provided by the Nurul Huda mosque are not in accordance with those exemplified by PSAK 109 in recognition, measurement, presentation and disclosure. Because it is supposed to standardize the financial statements of zakat, infaq and alms in accordance with PSAK 109 consists of five components of financial statements, namely statements of financial position, changes in fund statements, assets under management, cash flow statements and financial statements.