Yuyun Rohmatul Uyuni
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Banten

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Peran Guru Bahasa Arab terhadap Pemahaman Dasar Ilmu Nahwu di Pondok Pesantren Arbi Reonaldi; Yuyun Rohmatul Uyuni; Mochamad Muizzuddin
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i1.4477

Abstract

Pengajaran di pesantren menjadi sangat penting terutama dalam pembelajaran bahasa Arab sehingga perlu peran guru dan bahan ajar yang mampu mengatasi kesulitan belajar siswa pada keterampilan (maharah) ilmu nahwu. Penelitian bertujuan menganalisis peran guru bahasa Arab terhadap pemahaman dan keterampilan siswa melalui ilmu nahwu. Penelitian menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif, dengan informan guru bahasa Arab kelas VII sedangkan data sekunder dengan studi pustaka, serta analisis data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin baik upaya guru memperbaiki pembelajaran pada keterampilan atau maharah ilmu Nahwu, maka akan meningkatkan pemahamannya terhadap pembelajaran bahasa Arab. Guru bahasa Arab memberikan kontribusi dalam penyempuranaan buku bahan ajar sehingga dapat mengantisipasi terjadinya kesulitan pembelajaran bagi siswa terutama pada keterampilan ilmu nahwu (maharah) pelajaran bahasa Arab. Peningkatan peran bahasa Arab ditunjukkan dengan fungsi formal dan non-formalnya, meningkatkan profesionalitas guru dengan melakukan perbaikan terhadap buku bahan ajar dan menyusun modul pembelajaran. Implikasi penelitian memberikan pada peningkatan peran guru bahasa Arab pada inovasi dengan memperbaiki bahan ajar, semakin baik keterampilan siswa maka semakin meningkat pemahaman guru serta multifungsi baik formal dan informal dalam pembelajaran di pesantren.
Improving Education Quality Through Madrasa Committee Management in Indonesia Agus Gunawan; Yuyun Rohmatul Uyuni; Muhamad Fauzi
International Journal of Emerging Issues in Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2022): July 2022
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/ijeiis.v2i1.965

Abstract

Islamic education institutions in Indonesia, with a Muslim population majority, create a quality focus on education development in realizing the national character and sustainable development goals (SDGs), whereas the goal is creating education for all and equity. Need to realize quality education has built on the strengthening of madrasah committees according to religious ministry policy number 16 /2020 about madrasa committee as stakeholder participation applied during the Covid-19 pandemic with various limitations. Madrasa committee management being an independent, professional and modern principal, is an essential instrument in providing educational quality services to community needs. The weakness and less contribution of duties and functions as the madrasa committee becomes inhibits instrument to Islamic education quality achievement, and it is crucially this research. The objective of the research describes the strengthening of madrasah committee management to improve education quality. A research method is using a mix-method with a concurrent triangulation approach, research locations at state madrasa in Banten Province of Indonesia with interview and observation instruments. The results show that madrasa committee management is improving the management, especially for organizing, implementation and supervision. The committee's duties are providing financial support, thoughts, and staff for administering madrasa education, developing madrasa cooperation, supervising the implementation and management of education, and receiving and following up on complaints, suggestions, criticisms, and aspirations from students, parents, and the community. Sustainable development goals imply efforts to improve education quality through the madrasa committee management as public social participation.