Nazruddin Safaat
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Arsitektur Hybrid RAG pada Chatbot Skrining Kesehatan Mental M Dhimas Hadid Fachrezy; Nazruddin Safaat; Muhammad Irsyad; Febi Yanto
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (JUPTIK) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIAKSI (JUPTIK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/juptik.v4i1.4342

Abstract

Kesehatan mental pekerja merupakan tantangan global yang mendesak. Di Indonesia, hanya 57% penyandang gangguan jiwa yang memperoleh layanan kesehatan mental, masih jauh dari target nasional sebesar 90%. Sistem Retrieval-Augmented Generation (RAG) konvensional belum dirancang untuk menangani data asesmen psikometri dan pengambilan literatur klinis secara bersamaan tanpa meningkatkan risiko halusinasi. Penelitian ini mengusulkan arsitektur Hybrid RAG dengan Query Router berlapis untuk mengintegrasikan interpretasi psikometri yang bersifat deterministik dan retrieval pengetahuan klinis yang relevan secara semantik. Sebuah chatbot skrining kesehatan mental dikembangkan pada Telegram menggunakan arsitektur dua jalur yang memisahkan pemrosesan relasional melalui PostgreSQL dan retrieval semantik melalui Qdrant, BM25, serta Distribution-Based Score Fusion (DBSF). Sistem dikendalikan oleh Query Router empat lapis dan Routing-Aware Quality Gate dengan kebijakan Fail-Closed. Lima instrumen psikometri diimplementasikan, yaitu WHO-5, GAD-7, M-TBI, K10, dan NAQ-R. Evaluasi dilakukan menggunakan LaBSE BERTScore, E5 Cosine Similarity, dan RAGAS LLM-as-a-Judge. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Query Router mencapai akurasi klasifikasi 100% pada 100 kueri uji. Konfigurasi Hybrid RAG dengan DBSF memperoleh nilai LaBSE F1 tertinggi sebesar 0,7039 dan E5 Cosine Similarity sebesar 0,9234. Selain itu, skor Faithfulness sebesar 0,9350 menunjukkan bahwa sebagian besar klaim yang dihasilkan didukung oleh dokumen klinis yang berhasil diambil sistem. Nilai Answer Correctness sebesar 0,7447 dipengaruhi keterbatasan evaluasi lintas bahasa, bukan kelemahan arsitektur yang diusulkan.