Rikza Fauzi
Pendidikan Profesi Guru, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA tentang Pemahaman Sifat-Sifat Cahaya pada Kelas IV SD Negeri Plaosan 1 Rikza Fauzi; Andri Anugrahana; Patrisia Betris Yan Ariyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.036 KB)

Abstract

Kegiatan belajar merupakan kegiatan yang berpotensi berkembang menjadi tindakan belajar. Pembelajaran tersebut dapat diukur dari hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa dapat menunjukkan tercapai atau tidaknya tujuan pembelajaran dengan menunjukkan bahwa tujuan pengajaran tersebut merupakan hasil belajar bagi siswa yang telah menyelesaikan proses pembelajaran di bawah bimbingan guru dalam kondisi yang baik. Ilmu alam (IPA) adalah studi tentang alam semesta melalui penelitian metodis. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah mata pelajaran yang diajarkan di sekolah dasar yang bertujuan untuk memberikan siswa pengetahuan, konsep, dan gagasan yang terorganisir tentang dunia alam. Karena pendidikan IPA selama ini disamakan dengan pembelajaran yang didominasi oleh latihan-latihan menghafal, pengajar terkadang masih terbentur pada masalah siswa yang tidak berminat mempelajarinya. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) membutuhkan perpaduan antara teori dan praktik untuk meningkatkan kemampuan proses siswa, namun masih banyak kasus dimana guru hanya memberikan penjelasan dari buku tanpa memberikan nilai pada praktik. Untuk meningkatkan hasil belajar IPA, penulis bertujuan untuk menggunakan PBL atau pembelajaran berbasis masalah pada siswa kelas IV SD Negeri Plaosan 1. Peneliti berusaha memasukkan pendekatan pembelajaran berbasis PBL ke dalam pengajaran sains. Strategi ini akan menghasilkan pembelajaran yang fleksibel, penuh kolaborasi siswa, dan mempersiapkan siswa untuk memahami informasi yang diberikan oleh pengajar.