Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan laboratorium PUB (pengelolaan usaha busana) pendidikan tata busana sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja Ma'rifatun Nashikhah; Mien Kharnolis; Deny Arifiana
Jurnal Taman Vokasi Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v10i2.13332

Abstract

Laboratorium memiliki peranan yang penting untuk proses kegiatan praktek belajar mengajar. Oleh karena itu perlunya perbaikan terhadap laboratorium pengelolaan usaha busana yang dilakukan di S1 Pendidikan Tata Busana sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini menghasilkan rancangan desain laboratorium pengelolaan usaha busana S1 Pendidikan Tata Busana dengan rancangan desain yang baru dan lebih efisien sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini diawali dengan observasi permasalahan yang ada di laboratorium pengelolaan usaha busana dengan menggunakan metode penelitian pengembangan yang menghasilkan desain laboratorium yang sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja. Laboratorium yang dirancang dengan desain baru yang lebih efisien dan lebih aman dari bahaya arus listrik, serta penggunaan lebih nyaman untuk pengguna laboratorium. Harapannya, penelitian ini untuk memperbaiki sarana dan prasarana laboratorium pengelolaan usaha busana yang sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja serta kenyamanan dari pemakai laboratorium. Hasil yang didapatkan dari 55 pengguna adalah sebagai berikut: 1) terdapat 8 pengguna tergolong rendah; 20 pengguna tergolong sedang; 17 pengguna tergolong tinggi; dan 10 pengguna tergolong sangat tinggi, sehingga dapat dikatakan respon pengguna terhadap laboratorium pengelolaan usaha busana (PUB) dalam kategori cukup tinggi.
Studi Literatur Implementasi Model Pembelajaran Quantum Learning di Sekolah Menengah Kejuruan Ayu Bashita Putri Hardani; Ma'rifatun Nashikhah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.992

Abstract

Quantum Learning adalah metode pembelajaran yang efektif dan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa. Tujuan: (1) Manfaat/ keunggulan model pembelajaran Quantum Learning terhadap hasil belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), (2) Hambatan dalam penerapan model pembelajaran Quantum Learning. Metode artikel merupakan hasil tinjauan pustaka atau literature review. Hasil studi literatur ini yaitu: 1) Manfaat/ Keunggulan implementasi model pembelajaran Quantum Learning dapat memaksimalkan hasil belajar pada beberapa mata pelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sehingga Quantum Learning terbukti lebih efektif untuk digunakan, terbukti mampu memberi pengaruh yang positif pada hasil keseluruhan peserta didik yang berada dalam kategori tinggi, membuat siswa menjadi lebih aktif, kreatif, percaya diri, serta mampu meningkatkan motivasi belajar siswa; 2) Memiliki hambatan pada penyelenggaraannya, diantaranya model pembelajaran Quantum Learning dituntut profesionalisme dari seorang guru sebagai pengajar, membutuhkan dana serta fasilitas memadai yang tinggi, juga penguasaan serta penataan kelas yang memadai.
PENERAPAN METODE DRILL PADA MATERI MEMBUAT POLA DASAR BADAN FASE E SMK N 1 BRONDONG Siti Sa'idah; Ma'rifatun Nashikhah
Jurnal Online Tata Busana Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Online Tata Busana Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v15i1.78101

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa pada penerapan metode drill elemen dasar pola kelas X. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pre-experimental dengan one-shoot case study, dimana peneliti ingin mengetahui hasil setelah diberikan suatu perlakuan, lalu langsung dilakukan pengukuran hasil tanpa adanya kelompok kontrol. Instrumen penelitian ini berupa tes unjuk kerja pola dasar. Hasil analisis data tes menunjukkan adanya peningkatan setiap pertemuan yaitu dari 41,67% meningkat menjadi 100%, yang menandakan bahwa peran metode drill mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran. Kesimpulannya metode drill mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada elemen dasar pola. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menerapkan metode drill sesuai kebutuhan siswa.
PENERAPAN REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP MINAT BELAJAR PEMELIHARAAN TEKSTIL PADA SISWA TATA BUSANA FASE F DI SMK NEGERI 8 SURABAYA Stephanie Rejeki Permatasari Purba; Ma'rifatun Nashikhah
Jurnal Online Tata Busana Vol. 15 No. 3 (2026): Jurnal Online Tata Busana November 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v15i3.78430

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada materi yang bersifat teoritis salah satunya adalah pada materi pemeliharaan tekstil pada elemen eksperimen tekstil dan desain hiasan. Hal ini mendorong perlunya penerapan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan minat belajar siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode reward dan punishment terhadap minat belajar pemeliharaan tekstil pada siswa tata busana fase F di SMK Negeri 8 Surabaya dan minat belajar siswa terhadap penerapan metode tersebut. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen penelitian observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode reward dan punishment sangat baik digunakan sebagai metode pembelajaran untuk mendorong minat belajar siswa meskipun beberapa indikator minat belajar masih perlu ditingkatkan agar lebih optimal. Ditunjukan dari hasil penelitian observasi dengan nilai persentase 90% dengan kategori sangat baik dan nilai persentase angket minat yaitu 86% yang berada pada kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode reward dan punishment dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran.  Kata Kunci: Reward, Punishment, Minat Belajar, Pemeliharaan Tekstil