Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bahasa Representasi Perilaku Kongkrit yang Tersembunyi Ahmad Syukron; Muji Muji
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v2i2.2144

Abstract

Tujuan: Akibat ini penutur bahasa tertentu memanfaatkan untuk kepentingan pribadinya agar tidak mudah dikenali orang. Tetapi, perlu dicatat dan diingat ujaran yang tidak wajar atau tidak patut diekspose rata-rata menjadi catatan ingatan yang tidak mudah dilupakan. Metode: Terkait dengan persoalan yang dipermasalahkan dalam kajian ini tentang ujaran (tindak bahasa/bahasa), desain penelitian yang dipilih adalah kualitatif. Sumber data didapat dari media sosial. Data terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik evaluatif – argumentative. Hasil: Ujaran sengaja diekspose, sebab penutur mempunyai rasa benci kepada mitra/pihak lain yang tidak/kurang seide dengannya. Data ditemukan dalam media suara.com. Perilaku ini bukan ingin menjadi sponsor untuk menjadi teladan, tetapi berhati-hati dan teliti dalam bertindak/berperilaku adalah cermin budi pekerti yang terpuji. Kesimpulan: Rusaknya moral kepribadian menjadi salah satu indikasi, pelaku kerusakan adalah orang atau kelompok orang yang tidak beriman dan tidak berakal sehat. Walau diri mereka bertopeng dengan beraneka wujud wajah dan berbaju dengan beraneka motif, perihal itu tidak dapat dijadikan jaminan untuk menguji kesucian, kemurnian, dan kejujuran perilaku seseorang
Pendidikan Kreatif dan Inovatif untuk Penguat Karakter Anak Bangsa Muji Muji
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v2i2.2145

Abstract

Tujuan: Pembentukan berfikir kreatif dan inovatif guna pendewasaan diri siswa agar menjadi calon orang dewasa yang tangguh, penuh tanggung, jujur, dan memiliki jati diri yang sempurna tanpa cacat. Tema cerita yang berisi kawin paksa ini dapat menjadi pelajaran bersejarah untuk tidak meng-ulang, meng-ulang, dan meng-ulang lagi kejadian nikah secara paksa. Pembentukan sikap hargailah diri orang lain dan jagalah jati dirimu. Metode: Kebermaknaan nilai karakter dalam novel Siti Nurbaya ditemukan melalui penelitian desain kualitatif, jenis penelitian historis-filosofis. Data berwujud pernyataan yang terindikasi memiliki maksud makna pemaksaan. Sumber data terdapat pada naskah novel Siti Nurbaya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan focus group discussion (FGD). Analisis data menggunakan teknik evaluative-argumentatif. Hasil: (1) terdapat tindakan/perilaku menyimpang dengan norma agama, letak penyimpangannya urusan jodoh ditentukan oleh manusia, padahal ketemunya jodoh, rezeki, dan ajal hanya Tuhan yang kuasa menentukan, (2) nilai karakter yang diceritakan dalam novel Siti Nurbaya belum dibermaknakan menjadi bahan pembelajaran yang kreatif dan inovatif, (3) para pengajar bahasa dan sastra belum semuanya mampu berfikir kritis, kreatif, inovatif, dan produktif, dan (4) pengajar bahasa dan sastra lebih mengideolakan karya sastra popular, misalnya sinetron Ikatan Cinta, Bidadari, Kisah Kasih di Sekolah, dan Aku Titipkan Cinta. Kesimpulan: Atas dasar olah data yang dilakukan, temuan penelitian menyimpulkan (1) terdapat tindakan/perilaku menyimpang dengan norma agama, (2) nilai karakter yang diceritakan dalam novel Siti Nurbaya belum dibermaknakan menjadi bahan pembelajaran yang kreatif dan inovatif