Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Pasangan Usia Subur untuk Berperan Serta Aktif dalam Peningkatan Penggunaan Alat Kontrasepsi Friza N. S Situmorang; Anna Waris Nainggolan; Edy Marjuang Purba; Yasrida Nadeak; Rasmi Manullang; Oni Kurnia; Yemima Siadari
TAAWUN Vol. 3 No. 01 (2023): TA'AWUN FEBRUARY 2023
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v3i01.451

Abstract

The Central Statistics Agency (BPS) stated that the total population in North Sumatra reached 14,242. 678 thousand people and the population growth rate is still above 1.5 percent per year. The results of interviews with Hamidah PMB officers stated that the active role of husband and wife in the use of contraceptives was still quite low so that the impact on awareness of the use of contraceptives was quite low. The purpose of this community service activity is to increase the active role of husband and wife in using contraceptives in the BPM Hamidah area, Medan Maimun District, so that it can help realize the government's program to reduce the number of population births, as well as control the population in general for the creation of a healthy community welfare. and prosperous. The method of implementing the activity is carried out by conducting counseling to married couples regarding the importance of using contraception and planning pregnancy. Based on the results of the empowerment carried out, it was found that there was an increase in the husband's knowledge about the use of contraceptives. Prior to counseling, they had less knowledge (47.8%), but after counseling, most of them had good knowledge (69.6%). In addition, there was also an increase in the knowledge of the wives, where before counseling was carried out, more and more were knowledgeable enough and lacking, respectively (34.8%), but after counseling was carried out most of them had good knowledge (86.9%). It was expected that BPM Hamidah would conduct counseling regarding contraception and assistance to married couples on an ongoing basis
FAKTOR RISIKO KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III Yasrida Nadeak; Lora Yeni; Anna Waris; Erin Padhilah
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/jcs3pm40

Abstract

Kecemasan pada ibu hamil trimester III merupakan masalah kesehatan mental yang dapat berdampak negatif pada kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan kecemasan pada ibu hamil trimester III. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan di Puskesmas Pamar, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah pada Mei–Juli 2025. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III yang melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC) pada Maret–Juli 2025, berjumlah 35 orang, dengan teknik total sampling. Data primer dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari catatan fasilitas kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 20–35 tahun (88,6%), berpendidikan SMA (74,3%), tidak bekerja (85,7%), multigravida (54,3%), dan memiliki frekuensi ANC 1–3 kali (68,8%). Tingkat kecemasan tinggi dialami oleh 80% responden. Uji statistik menunjukkan bahwa usia tidak berhubungan signifikan dengan kecemasan (p=0,288), sedangkan pendidikan (p=0,002), pekerjaan (p=0,016), gravida (p=0,007), dan frekuensi pemeriksaan kehamilan (p=0,011) memiliki hubungan yang bermakna. Hasil ini menegaskan pentingnya edukasi kesehatan, dukungan sosial, dan keteraturan ANC untuk menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III.