Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMENGARUHI SKRINNING HIV/AIDS PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS DARUL AMAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2020 Anna Waris Nainggolan; Sarma Lumbanraja; Jitasari Tarigan Sibero
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1479

Abstract

ABSTRAKHIV/AIDS telah menjadi masalah darurat global.Indonesia menempati urutan ke-5 paling beresiko. Sebagai Penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia, Kemenkes RI membuat suatu kebijakan, semua ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilannya diharuskan melakukan skrinning HIV/AIDS, Sifilis, dan Hepatitis B (“Triple ELimanation”) pada pelayanan antenatal terpadu. Data Dinas Kesehatan Aceh Timur tahun 2019 dari 45 desa diwilayah kerja Puskesmas Darul Aman Kabupaten Aceh Timur didapatkan 458 Kunjungan K1 antenatal namun hanya 23 orang (4,2%) yang melakukan skrinning HIV/AIDS pada layanan VCT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi Skrining HIV/AIDS pada ibu hamil di Puskesmas Darul Aman Kabupaten Aceh Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bersifat survei dengan desain rancangan penelitian cross sectional. Populasi sebanyak 187 orang, dengan rumus Slovin diambil sampel sebanyak 65 orang. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan untuk multivariat menggunakan multiple logistic regression. Hasil uji chi-square variabel pengetahuan p=0,015, sikap p=0,045, persepsi p=0,002, sumber informasi p=0,002, kebudayaan p=0,005, dukungan suami p=0,020, dukungan tenaga kesehatan p=0,036, dan sarana dan prasarana dengan p=0,158. Hasil uji multivariat, variabel persepsi p=0,022, dan Exp (B) 19,141. Ada pengaruh pengetahuan, sikap, persepsi, kebudayaan, sumber informasi, dukungan suami dan dukungan tenaga kesehatan.Tidak ada pengaruh sarana dan prasarana terhadap skrinning HIV/AIDS. Faktor yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah persepsi. Hendaknya penyuluhan kesehatan tentang HIV/AIDS lebih dimaksimalkan oleh tenaga kesehatan agar ibu hamil bersedia tes HIV/AIDS secara sukarela.
Analisis Kecemasan Ibu Hamil Menghadapi Persalinan Pada Masa Pandemi Covid-19 Astaria Br Ginting; Elida Berta Tarigan; Edi Subroto; Anna Waris Nainggolan
Indonesian Health Issue Vol. 1 No. 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : PublisihingId

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.19 KB) | DOI: 10.47134/inhis.v1i1.12

Abstract

Latar Belakang: Virus yang menyebabkan COVID-19 berasal dari golongan virus yang sama dengan virus penyebab severe acut respiratory syndrome (SARS) dan Middle- East respiratory syndrome (MERS). Ibu hamil dengan SARS dan MERS mengalami risiko lebih tinggi terhadap keguguran dan 3 kelahiran premature. Hal tersebut sangat dimungkinkan terjadi pada ibu hamil dengan COVID-19. Tujuan penelitian adalah Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kecemasan ibu hamil menghadapi persalinan pada masa pandemi COVID-19 di wilayah kerja UPT Puskesmas Namo Terasi tahun 2020. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Adapun hasil penelitian ini adalah adanya hubungan bermakna antara status COVID-19 (p=0,000), kepribadian (p = 0,000) dan stigma sosial (p = 0,000) dengan kecemasan pada ibu hamil menghadapi persalinan di UPT Puskesmas Namoterasi kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Background: The virus that causes COVID-19 is from the same virus group as the virus that causes severe acute respiratory syndrome (SARS) and Middle-East respiratory syndrome (MERS). Pregnant women with SARS and MERS have a higher risk of miscarriage and premature birth. This is very possible for pregnant women with COVID-19. In general, this study aims to determine how anxious pregnant women face childbirth during the COVID-19 pandemic in the UPT Namo Terasi Health Center work area in 2020. The research method in this study was an analytical observational study with a cross-sectional approach. The results of this study were that there was a significant relationship between COVID-19 status (p = 0.000), personality (p = 0.000), and social stigma (p = 0.000) with anxiety in pregnant women facing childbirth at the UPT Puskesmas Namorasi, Sei Bingai sub-district, Langkat Regency.
PEMBERDAYAAN IBU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR BAYI MELALUI PIJAT BAYI Anna Waris Nainggolan; Lusiatun Lusiatun; Lisa Putri Damanik; Juliana Munthe; Magdalena Barus; Khairiyah Khairiyah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1619

Abstract

Pijat bayi merupakan salah satu terapi komplementer dalam asuhan pelayanan kebidanan. Adapun manfaat pijat bayi sangat banyak, salah satunya adalah untuk meningkatkan kualitas tidur bayi. Bayi dengan kualitas tidur yang baik, dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangannya. Pengabdian ini bertujuan melatih dan mendampingi ibu-ibu yang memiliki bayi dalam meningkatkan kualitas tidur melalui pijat bayi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang pada bulan Februari-April Tahun 2022. Ibu-ibu yang mengikuti kegiatan ini adalah ibu yang memiliki bayi, yaitu sebanyak 15 orang. Ibu-ibu dibuat dalam sebuah kelas dan diajarkan cara pijat bayi. Ibu didampingi melakukan pijat bayi sampai ibu bisa dan berani melakukan pijatan secara mandiri. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, ibu-ibu sangat senang dengan adanya kegiatan pijat bayi ini. Ibu-ibu dapat melihat secara langsung tata cara pemijatan bayi dan sekaligus belajar melakukan pijatan terhadap bayinya sendiri. Ibu-ibu merasa puas, karena bayinya dapat tidur dengan nyenyak setelah dilakukan pemijatan. Selain itu bayi menjadi lebih dekat dengan ibunya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA RUPTURE PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI KLINIK BERSALIN BERTUAH KOTA MEDAN TAHUN 2022 Anna Waris Nainggolan; Edy Marjuang Purba; Lidya Natalia Sinuhaji; Ridesman .
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 2 (2022): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i2.208

Abstract

Rupture perineum adalah robekan perineum yang terjadi pada saat bayi lahir baik secara spontan maupun dengan menggunakan alat atau tindakan. Robekan perineum umumnya terjadi pada garis tengah dan bisa menjadi luas apabila kepala janin terlahir lebih cepat. Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasiln konsepsi (janin dan uri), yang dapat hidup ke dunia luar, dari rahim melalui jalan lahir atau dengan jalan lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab ruptur perineum pada ibu bersalin berdasarkan faktor secara spontan, berat bayi lahir, paritas, dan lama persalinan kala II. Jenis Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin, yang berjumlah 43 orang dengan teknik pengambilan sampel Sampling jenuh. Teknik analisis data menggunakan chi-square. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa seluruh responden mengalami rupture perineum berdasarkan berat bayi lahir, paritas, lama persalinan kala II dengan nilai α = 0,05 (95%), maka didapatkan ρ < α (0,000 < 0,05) berarti Ho di tolak. Ada hubungan antara terjadinya rupture perineum pada ibu bersalin berdasarkan berat bayi lahir, paritas dan lama persalinan kala II di Klinik Bersalin Bertuah Kota Medan Tahun 2022
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dengan Pemberian Imunisasi Tetanus Toksoid Di Wilayah Kerja Puskesmas Jontor Kota Subulussalam Tahun 2022 Turipah Turipah; Lidya Natalia Sinuhaji; Edy Marjuang Purba; Anna Waris Nainggolan
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal KeFis - Januari 2023
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.117 KB)

Abstract

Based on a 2018 report from the Ministry of Health, the coverage of TT immunization in Indonesia is still quite low (23.4%). Public awareness, especially pregnant women, to carry out Tetanus Toxoid Immunization is still low, this can be seen by the low coverage of Tetanus Toxoid immunization. For the work area of the Jontor Health Center, Subulussalam City, in 2021 there will be 226 pregnant women who will have TT1 immunization. The purpose of this study was to determine the relationship between the knowledge and attitudes of pregnant women and the administration of tetanus toxoid immunization in the work area of the Jontor Health Center, Subulussalam City in 2022. This type of research is an analytic observational study using a cross sectional approach. The total population obtained was 178 people who lived at the Jontor Health Center in Subulussalam City in 2022. The sample was based on the sample size formula of 42 people. Samples were obtained using a simple random side. Bivariate data analysis was carried out using a statistical test using chi-square, to see a relationship between the independent variables and the dependent variable with a degree of significance α = 0.05. There is a relationship between knowledge (p=0.027) and attitude (p=0.027) with the provision of TT immunization in the Work Area of the Jontor Health Center, Subulussalam City in 2022. It is suggested to the Health Center, to increase the promotive function of Tetanus Toxoid immunization to be able to increase pregnant women's knowledge related to giving Tetanus Toxoid Immunization and tetanus disease.Keywords: Tetanus toxoid, knowledge, attitudes
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Antenatal Care Pada Trimester Pertama Di Puskesmas Pagurawan Kabupaten Batubara Tahun 2022 Anna Waris Nainggolan; Parningotan Simanjuntak; Nopalina Suyanti Damanik; Astaria Br. Ginting; Ribur Sinaga; Flora Sinaga; Imarina Tarigan
Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal KeFis - Juli 2022
Publisher : LPPM STIKES Siti Hajar dan Insight Power

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.908 KB)

Abstract

In Batubara Regency the coverage of K1 is 87.10% in 2019 and K4 is 73.32%. In Pagurawan Health Center the K1 coverage in 2019 is 63% while the expected target is 95%. From these data, it is known that the coverage of K1 antenatal care in the Pagurawan Health Center area is still low and has not yet reached the national target. This study aims to determine the factors that influence the low antenatal care visits in the first trimester at the Pagurawan Health Center, Batubara Regency in 2022. This type of research is an analytical observational study using a Cross-Sectional approach, namely to analyze the Factors Affecting the Low Antenatal Care Visits in First Trimester at Pagurawan Health Center. The population in this study were all pregnant women who had passed the first trimester and were willing to be interviewed. The total population obtained is 153 people. Samples were taken by stratified random sampling as many as 81 people. Data analysis technique using chi-square. The variables of knowledge, education, attitude, and parity are variables related to the first Antenatal Care (ANC) visit at the Pagurawan Health Center, Kec. Medang Deras Batubara Regency in 2022. Age and attitude of health workers are variables that are not related to the first Antenatal Care (ANC) visit at the Pagurawan Health Center, Kec. Medang Deras, Batubara Regency in 2022. It is recommended to health workers at Pagurawan Health Center, especially midwives at Pagurawan Health Center, to provide counseling to pregnant women and husbands about the importance of prenatal care.Keywords: knowledge, education, attitude, ANC
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMBIREJO KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2022 Edy Marjuang Purba; Anna Waris Nainggolan; Imarina Tarigan
Excellent Midwifery Journal Vol 6, No 1 (2023): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v6i1.234

Abstract

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI)  menyatakan bahwa  angka Inisiasi Menyusui Dini (IMD)/kolostrum di Indonesia cukup rendah yaitu 47,2% dan masih dibawah target yang telah ditetapkan. Pengetahuan yang rendah diduga menjadi faktor penting dalam peningkatan proporsi pemeberia Kolostrum di Indonesia termasuk di Puskesmas Sambirejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu post partum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu post partum yang melahirkan dari hari pertama Post partum Sampai dengan 6 minggu post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022. Sampel adalah sebagian ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat  yaitu sebanyak 53 orang. Pemberian kolostrum pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022 diperoleh lebih banyak ibu postpartum yang tidak memberikan kolostrum yaitu sebanyak 43 orang (56,6%). Hasil penelian juga menunjukkan lebih banyak ibu yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 32 orang (62,4%). Hasil uji statistic diperoleh ρ value (0,002) < α (0,05) menunjukan bahwa (Ho) ditolak dan (Ha) diterima artinya terdapat hubungan antara pengetahuan ibu post partum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022. Disarankan bagi Petugas Puskesmas Sambirejo  untuk memberikan edukasi dan penyuluhan secara berkelanjutan dalam peningkatan informasi tentang pentingnya pemberian kolostrum pada bayu baru lahir.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMBIREJO KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2022 Edy Marjuang Purba; Anna Waris Nainggolan; Imarina Tarigan; Magdalena Barus
Excellent Midwifery Journal Vol. 6 No. 1 (2023): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v6i1.234

Abstract

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI)  menyatakan bahwa  angka Inisiasi Menyusui Dini (IMD)/kolostrum di Indonesia cukup rendah yaitu 47,2% dan masih dibawah target yang telah ditetapkan. Pengetahuan yang rendah diduga menjadi faktor penting dalam peningkatan proporsi pemeberia Kolostrum di Indonesia termasuk di Puskesmas Sambirejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu post partum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu post partum yang melahirkan dari hari pertama Post partum Sampai dengan 6 minggu post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022. Sampel adalah sebagian ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat  yaitu sebanyak 53 orang. Pemberian kolostrum pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022 diperoleh lebih banyak ibu postpartum yang tidak memberikan kolostrum yaitu sebanyak 43 orang (56,6%). Hasil penelian juga menunjukkan lebih banyak ibu yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 32 orang (62,4%). Hasil uji statistic diperoleh ρ value (0,002) < α (0,05) menunjukan bahwa (Ho) ditolak dan (Ha) diterima artinya terdapat hubungan antara pengetahuan ibu post partum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Langkat Tahun 2022. Disarankan bagi Petugas Puskesmas Sambirejo  untuk memberikan edukasi dan penyuluhan secara berkelanjutan dalam peningkatan informasi tentang pentingnya pemberian kolostrum pada bayu baru lahir.
Edukasi Orang Tua Balita Dalam Pencegahan Kejadian Stunting Di Desa Lau Rempak Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang Edy Marjuang Purba; Anna Waris Nainggolan; Saut Purba
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 1 No 3: BATIK Desember 2023
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v1i3.1035

Abstract

Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 diketahui bahwa Prevalensi stunting di Kabupaten Deli Serdang masih cukup tinggi yaitu 13,9 %. Berbagai upaya perlu dilakukan oleh dinas terkait serta lintas sektoral untuk menurunkan kejadian stunting pada balita. Pemberdayaan masyarakat dan desa dalam integrasi intervensi penurunan stunting menjadi langkah penting yang perlu dilakukan. Hasil Diskusi awal yang dilakukan dengan petugas Puskesmas Talun Kenas yang memiliki wilayah kerja Desa Lau Rempak menyatakan bahwa pengetahuan dan pemahaman orang tua balita terkait dengan stunting masih rendah sehingga perlu dilakukan pengabdian kepada masyarakat tentang Edukasi Orang Tua Balita Dalam Pencegahan Kejadian Stunting Di Desa Lau Rempak Kecamatan STM Hilir Kab. Deli Serdang Tahun 2023. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang tentang Edukasi Orang Tua Balita Dalam Pencegahan Kejadian Stunting Di Desa Lau Rempak Kecamatan STM Hilir Kab. Deli Serdang Tahun 2023 berjalan dengan lancar. Para peserta sangat antusias untuk bertanya terkait dengan materi yang disampaikan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terjadi peningkatan dan pemahaman orang tua tentang pencegahan dan penanganan kejadian stunting dimana setekah dilakukan edukasi jumlah orang tua yang berpengetahuan meningkat sedangkan orang tua yang berpengetahuan sedang dan kurang jumlahnya berkurang.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU POSTPARTUM PADA MASA PERSALINAN DI RSU VINA ESTETIKA MEDAN TAHUN 2023 Devi Erlitna; Anna Waris Nainggolan; Imarina Tarigan
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v2i3.734

Abstract

Excessive fear, anxiety, stress or anger can cause slow labor progress. Feelings of tiredness, fear and hopelessness are the result of pre-labor or a prolonged latent phase. Women who are not supported emotionally, or have had difficulties in previous births, can feel anxious and afraid to face labor, resulting in labor without significant progress and labor that is very painful. Age that is too young and too old, too much parity and knowledge is suspected to increase anxiety in mothers. The aim of this research is to determine the factors related to postpartum maternal anxiety during childbirth at RSU Vina Estetica Medan in 2023. This type of research is analytical observational with cross-sectional. The population in this study was all postpartum mothers who gave birth at RSU Vina Estetica Medan for the January-April 2023 period, namely 116 people. The sample taken based on the Slovin formula was 54 people. Data analysis was carried out using statistical tests using chi-square, to see the relationship between the independent variable and the dependent variable. The results of the research show that there is a relationship between age and knowledge of postpartum mothers and anxiety during labor at RSU Vina Estetica Medan in 2023. There is no relationship between parity and anxiety of postpartum mothers during labor. It is recommended that health workers at RSU Vina Estetica Medan provide regular counseling to mothers about childbirth starting at the beginning of the pregnancy check-up, in order to reduce postpartum maternal anxiety..
Co-Authors Ade Rachmat Yudiyanto Amalia Fajrika Anggriani Silitonga Aritonang, Ribur Aruan, Lasria Yolivia Astaria Br Ginting Astaria Br. Ginting Batubara, Zulkarnain Br. Hutahaean, Hanna Novelia R Br.Manjorang, Novita Andriani Damanik, Lira Agnes Monica Damanik, Nopalina Suyanti Damayanty S Deby Cyntia Yun Dermawan Dermawan Desi Yolanda Ginting Devi Erlitna Edi Subroto Efitasari, Yuni Eka Purnama Sari Eka Purnamasari Elida Berta Tarigan Erin Padilla Siregar Ernamari, Ernamari Eva Dona Sinaga Fau, Yentiria Febriana Sari, Febriana Flora Sinaga Friza N. S Situmorang ginting, laurena Habeahan, Nia Haslim, Syahrin Sakinah Hulzanah, Mifta Imarina Tarigan Imarina Tarigan Imarina Tarigan Iqra Manisah Jasica Pratini Jitasari Tarigan Sibero Juliana Munthe Kanaya Yori Damanik Khairiyah Khairiyah Khairunnisa Situmorang Kurnia, Oni Laurena Ginting Lidya Natalia Br Sinuhaji Lisa Putri Damanik Lusiatun Lusiatun Lusiatun, Lusiatun Magdalena Barus magdalena Barus Manisah, Iqrah Manullang, Rasmi Mariatun Mariatun Melpa Agripa S Nadeak, Yasrida Nopalina Suyanti Damanik Nopalina Suyanti Damanik Nova Marianti Purba Nuraisyah Nuraisyah Oni Kurnia Painem, Painem Pardosi, Krisdayanti PARNINGOTAN SIMANJUNTAK Parningotan Simanjuntak Pasaribu, Karl Fritzs Pratini, Jasica Pratiwi, Caca Purba, Edy Marjuang Rasmi Manullang Ridesman Ridesman Rinse Waty Haloho Ritonga, Yesika Riyanni, Vivi S, Damayanti Sarma Lumbanraja Saut Purba SAUT PURBA Sembiring, Ice Kerisdayanti Siadari, Yemima Siahaan, Sastra Amelia Silaban, Marta Armita Silalahi, Feronika Simanjuntak, Lisdayanti Simanullang, Ester SINAGA, ROSMANI Sinaga, Siti Nurmawan Siska Gustika Situmorang, Friza N. S Situmorang, Friza Novita Sari situmorang, tetti seriati Situngkir, Monica Sonia Novita Sari Sri Indrayani Sri Rezeki Sulistiawati sulistiawati Tarigan, Imarina tetti seriati situmorang Tuljannah, Zahara Turipah Turipah Vivi Riyanni Yasrida Nadeak Yatty Destani Sandy Yemima Siadari Yesica Geovany Sianipar Zulkarnain Batubara