p-Index From 2021 - 2026
2.972
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Deane R. O. Walangitan
Universitas Sam Ratulangi

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : TEKNO

Analisis Rencana Anggaran Biaya Dan Anggaran Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Balai Kesehatan Ibu Dan Anak Kota Manado Davemark J. P. Lang; Tisano Tj. Arsjad; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan sebuah konstruksi membutuhkan analisa biaya untuk memperkirakan kebutuhan pengeluaran dan mendapatkan biaya yang paling efisien untuk sebuah konstruksi. Dalam suatu proyek, biaya menjadi faktor utama dan memegang peranan penting dalam berlangsungnya kegiatan proyek konstruksi. Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan salah satu tahap utama dalam sebuah proyek karena merupakan dasar untuk membuat penawaran system pembiayaan dan sebagai kerangka estimasi biaya yang akan dikeluarkan. Selain Rencana Anggaran Biaya (RAB), dalam pelaksanaan suatu proyek dikenal juga dengan sebutan Anggaran Pelaksanaan (Biaya Nyata). Anggaran Pelaksanaan ini dapat diartikan juga sebagai biaya nyata yang digunakan selama berlangsungnya proyek hingga selesai. Penelitian ini mengambil lokasi di Kota Manado yaitu pada Proyek Pembangunan Gedung Balai Kesehatan Ibu Dan Anak yang terletak pada Jalan Bethesda, Kleak, Kec. Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara. Penelitian ini dimulai sejak bulan Agustus 2022 sampai bulan Oktober 2022. Berdasarkan analisa nilai dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Anggaran Pelaksanaan (Biaya Nyata) dari pekerjaan-pekerjaan yang diteliti, didapat perbandingan atau selisih harga sebesar Rp. 287.690.000,00 ( Dua Ratus Delapan Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Sembilan Puluh Ribu ) dengan presentase 7,86%. Dalam menyusun RAB, disarankan agar kontraktor memperhatikan selisih antara biaya penawaran dan biaya yang sebenarnya di lapangan agar tidak terlalu jauh berbeda. Apabila adanya penilitian lanjut untuk membandingkan biaya rencana dan juga biaya nyata dalam suatu proyek sebaiknya menggunakan harga upah dan bahan ditahun proyek berlangsung. Kata kunci: parkir; Rencana Anggaran Biaya, anggaran pelaksanaan, analisa biaya
Analisis Percepatan Waktu Dengan Metode Crashing Pada Proyek Pembangunan RSUD Pratama Di Kabupaten Deiyai, Papua Klata T. Masero; Tisano Tj. Arsjad; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan yang kurang terencana dan pengendalian yang tidak efektif sering kali menjadi penyebab kegagalan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur. Hal ini mengakibatkan ketidakefisienan dalam kegiatan proyek, keterlambatan penyelesaian, penurunan kualitas pekerjaan, dan peningkatan biaya pelaksanaan. Manajemen proyek melibatkan serangkaian kegiatan seperti perencanaan, penjadwalan, pelaksanaan, dan pengendalian untuk memastikan efisiensi dalam penggunaan waktu, biaya, dan kualitas produksi. Penjadwalan proyek mencakup faktor-faktor penting seperti alokasi waktu, biaya, tenaga kerja, dan aktivitas-aktivitas yang terlibat dalam pembangunan proyek. Microsoft Project adalah software yang digunakan untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengelolaan, dan pelaporan data untuk suatu proyek. Microsoft Project 2016 merupakan sistem perencanaan yang digunakan untuk menyusun dan membantu perencanaan penjadwalan (scheduling) suatu proyek. PDM adalah salah satu teknik penjadwalan yang termasuk dalam teknik penjadwalan Networking Planning atau rencana jaringan kerja. Berbeda dengan AOA yang menitikberatkan kegiatan pada anak panah. PDM menitikberatkan kegiatan pada node sehingga disebut juga sebagai Activity On Node / AON. Upaya untuk menganalisa biaya dan waktu untuk melakukan percepatan salah satunya dengan metode crash program. Metode crash program melakukan percepatan pada pekerjaan yang berada dilintasan kritis. Metode crash program yang digunakan yakni penambahan jam kerja dan penambahan tenaga kerja. Pada proyek pembangunan Gedung RSUD A PRATAMA di Deiyai Papua setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan metode crashing dengan alternatif percepatan penambahan jam kerja proyek dapat 29 hari, dipercepat 7 hari dari durasi awal 36 hari dan untuk penambahan tenaga kerja dipercepat 11 hari dari durasi awal 36 hari kini menjadi 25 hari. Kata kunci: perencanaan, penjadwalan, Microsoft Project, crashing, percepatan
Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja Dan Lingkungan (SMK3L) Pada Proyek Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan Michael R. A. Sumanti; Tisano Tj. Arsjad; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) masih diabaikan yang mengakibatkan kecelakaan kerja sering terjadi. Ini membuktikan bahwa Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) menjadi acuan sebagai mengelola K3 dengan teratur dan menyeluruh pada suatu sistem manajemen sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja. Penilaian SMK3 pada Proyek Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan mempunyai tujuan untuk mengetahui besarnya tingkat penerapan SMK3 dan faktor-faktor apa saja yang menjadi tidak terpenuhnya penerapan SMK3. Melalui dari hasil audit dan analisis dari 166 kriteria (Tingkat Lanjutan) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan SMK3, jumlah kriteria yang terpenuhi sebanyak 151 kriteria dengan nilai persentase yaitu 90,96% dan juga terdapat 15 kriteria (13 Minor dan 2 Major) yang tidak terpenuhi dengan nilai persentase yaitu 9,04%. Hasil tersebut termasuk pada kategori tingkat penilaian penerapan ‘Memuaskan’. Jadi, Penerapan SMK3 pada Proyek Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan yang dilaksanakan oleh PT. Wijaya Karya akhirnya sesuai dengan peraturan perundang-undang yang berlaku. Kata kunci: analisis, penerapan, SMK3, PP Nomor 50 Tahun 2012
Metode Pelaksanaan Konstruksi Pekerjaan Atap Dan Plafon Pada Pembangunan Rumah Dinas Kejari Kotamobagu Angelique Malonda; Tisano Tj. Arsjad; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.53681

Abstract

Atap adalah bagian dari suatu bangunan yang berfungsi sebagai penutup seluruh ruangan yang ada di bawahnya terhadap pengaruh panas, debu, hujan, angin atau untuk keperluan perlindungan. Bentuk atap berpengaruh terhadap keindahan suatu bangunan dan pemilihan tipe atap hendaknya disesuaikan dengan iklim setempat, biaya yang tersedia, dan material yang mudah didapat. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2005 menjelaskan bahwa Rumah Dinas atau Rumah Negara adalah bangunan yang dimiliki oleh negara dan berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga serta menunjang pelaksanaan tugas pejabat dan/atau pegawai negeri. Dalam hal ini, Rumah Dinas Kejaksaan Negeri Kotamobagu merupakan fasilitas pinjaman negara yang hanya dapat diberikan pada pejabat atau pegawai Kejaksaan Negeri saat masa tugasnya. Dalam perencanaannya, proyek pembangunan Rumah Dinas Kejari Kotamobagu di jadwalkan untuk selesai dalam kurun waktu 200 hari, dengan biaya secara keseluruhan pada proyek yang di anggarkan sebesar Rp. 2.888.328.415,44. Penelitian ini difokuskan pada pekerjaan atap dan plafon yang merupakan struktur konstruksi bangunan bagian atas dari Pembangunan Rumah Dinas Kejaksaan Negeri Kotamobagu. Metode pelaksanaan pekerjaab pemasangan atap pada pembangunan Rumah Dinas Kejari Kotamobagu terdiri dari beberapa tahap pekerjaan yakni, pekerjaan persiapan, pemasangan konstruksi kuda-kuda, pemasangan gording, pekerjaan penutup atap, pemasangan atap spandek, pemasangan bubungan atap, dan pemasangan Listplank. Sedangkan metode pelaksaan pekerjaan pemasangan plafond terdiri dari pekerjaan persiapan, pemasangan plafond, dan finishing. Kata kunci: metode pelaksanaa,atap, plafon
Metode Pelaksanaan Konstruksi Pekerjaan Beton Pada Proyek Pembangunan Rumah Dinas Kejari Kotamobagu Janette G. Kumendong; Tisano Tj. Arsjad; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.53842

Abstract

Beton adalah suatu material konstruksi yang campurannya terbuat dari beberapa bahan, seperti semen, air, batu kerikil atau pasir, dan aditif lainnya. Campuran ini dicampur bersama untuk membentuk suatu massa yang keras dan kuat setelah mengalami proses pengeringan atau pengerasan. Beton sering digunakan dalam pembangunan untuk berbagai aplikasi, termasuk pembuatan fondasi, struktur bangunan, jalan, jembatan, dan banyak lagi. Beton memiliki keunggulan dalam hal kekuatan, ketahanan terhadap api, daya tahan terhadap cuaca dan terhadap temperatur yang tinggi serta biaya peralihannya yang murah. Dalam perencanaannya, proyek pembangunan Rumah Dinas Kejari Kotamobagu di jadwalkan untuk selesai dalam kurun waktu 200 hari, dengan biaya secara keseluruhan pada proyek yang di anggarkan sebesar Rp. 2.888.328.415,4416. Penelitian ini difokuskan pada pekerjaan beton yang di tinjau pada pembangunan gudang penyimpanan barang bukti rumah dinas kejari kotamobagu pada pekerjaan pondasi, kolom , dan balok yang merupakan struktur konstruksi bangunan yang penting dalam suatu pembangunan. Mutu beton yang digunakan dalam pekerjaan pondasi, kolom dan balok adalah mutu beton K 300. Adapun jenis pondasi yang digunakan dalam pelaksanaan pembanguanan ialah pondasi telapak. Kata kunci: metode pelaksanaan, beton, pondasi, kolom, balok
Evaluasi Biaya Dan Waktu Proyek Menggunakan Metode Earned Value Pada Proyek Pembangunan Mess Karyawan Toko Fortino Pro Audio Di Malalayang Kathleen J. Longdong; Tisano T. Arsjad; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54429

Abstract

Keberhasilan pada suatu proyek tidak lepas dari serangkaian aktivitas yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan, supaya tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Dalam usaha menyelesaikan suatu proyek konstruksi diperlukan suatu teknik atau cara pengelolaan yang baik untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas kerja. Sehubungan dengan itu, maka perlu dilakukan tindakan pengawasan dan pengendalian di semua sektor, khususnya pengendalian waktu dan biaya. Objek yang diteliti adalah proyek pembangunan Mess Karyawan Toko Fortino Pro Audio yang berlokasi di Jl. Mogandi 11, Kelurahan Malalayang 1, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara. Dari hasil analisis menggunakan metode Earned Value dengan menggunakan data dari minggu ke-1 hingga minggu ke-20 estimasi total biaya untuk menyelesaikan proyek pembangunan mess karyawan adalah sebesar Rp 583.763.416 dengan sisa anggaran sebesar Rp 236.584. Juga untuk estimasi total waktu untuk menyelesaikan proyek pembangunan mess karyawan adalah sebesar 26,9 minggu dengan sisa waktu sebesar 0,1 minggu. Kata kunci: Earned Value, biaya, waktu
Analisis Percepatan Proyek Pada Pembangunan Ruko Dengan Metode Crashing Pada Proyek Pembangunan Ruko Perumahan Kawanua Emerald City Manado Cluster Amethyst Vierry J. A. Kokoy; Deane R. O. Walangitan; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54477

Abstract

Pada pelaksanaan proyek biasanya terdiri dari beberapa kegiatan yang memerlukan waktu, biaya dan kualitas. Untuk mencapai hasil optimal seperti yang diharapkan, selain menyediakan sumber daya yang baik, diperlukan kemampuan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan menuntut pengendalian terhadap setiap kegiatan proyek. Agar tujuan yang direncanakan dan ditetapkan dapat dicapai dengan cepat, tepat dan efektif, maka pelaksanaan dan tindakan proyek harus seoptimal dan setepat mungkin. Dalam penelitian ini dilakukan analisis terhadap keterlambatan proyek, kemudian ditentukan tindakan yang akan dilakukan untuk mempercepat proyek (schedule compression) dengan menggunakan metode crashing. Hasil Percepatan dengan metode crashing pada proyek pembangunan ruko A668 didapat durasi lembur 3 jam dengan durasi 65 hari kerja. Maka dari hasil perhitungan diperoleh waktu penyelesaian atau durasi penyelesaian optimum yaitu 284 hari kerja dengan biaya total proyek sebesar Rp. 1,229,557,368. Sedangkan, durasi penyelesaian normal 304 hari kerja dengan biaya total proyek Rp. 1,188,082,291. Terjadi pengurangan durasi kerja selama 20 hari kalender dan peningkatan biaya akibat lembur 3 jam sebesar Rp. 41,475,076. Kata kunci: Metode Crashing, percepatan, biaya, waktu
Analisis Produktivitas Tenga Kerja Pada Pekerjaan Balok Dan Plat Lantai Dengan Menggunakan Metode Work Sampling Pada Proyek Pembangunan Rumah Tipe 60/105 Cluster Beryl Kawanua Emerald City Manado Ceisya G. Keintjem; Deane R. O. Walangitan; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54478

Abstract

Produktivitas yang tinggi sangat penting untuk keberhasilan proyek konstruksi. Produktivitas tenaga kerja juga mempunyai dampak yang signifikan terhadap tingkat keuntungan dan kerugian suatu proyek. Ketika diterapkan di tempat, kesalahan ini dapat terjadi karena karyawan tidak melakukan tugas secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar produktivitas pada pekerjaan pembesian dan bekisting menggunakan metode Work Sampling pada proyek pembangunan rumah tipe 60/105 cluster beryl kawanua emerald city manado. Dari hasil analisis work sampling produktivitas tenaga kerja dalam pengerjaan pekerjaan pemebesian dan bekisting balok dan plat lantai di lantai 2 setiap pekerjaan mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Pada metode work sampling waktu baku adalah yang menujukan besaran produktivitas tenaga kerja. Dari hasil analisis work sampling, produktivitas tenaga kerja dalam pengerjaan pekerjaan pembesian dan bekisting balok dan plat lantai di lantai 2 setiap pekerjaan mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Dari hasil perhitungan didapatkan koefisien produktivitas lapangan tenaga kerja untuk pekerjaan pembesian balok 0.040, pekerjaan bekisting balok 0.230, pekerjaan pembesian plat lantai 0.028 dan terakhir untuk pekerjaan bekisting plat lantai 0.239. Untuk nilai produktivitas tenaga kerja yang didapat pada pekerjaan pembesian balok adalah 82.191 kg/hari, pekerjaan bekisting balok 12.34 m2/hari, pekerjaan pembesian plat lantai 166.66 kg/hari, dan terakhir untuk pekerjaan bekisting plat lantai 19.97 m2/hari. Kata kunci: produktivitas, work sampling
Menghitung Biaya Rekonstruksi Perkerasan Jalan Pada Pekerjaan Preservasi Jalan Ruas Jalan Likupang (Minahasa Utara) – Girian (Bitung) Tesalonika C. Sumilat; Deane R. O. Walangitan; Tisano Tj. Arsjad
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54780

Abstract

Anggaran merupakan sebuah rencana yang sistematis dengan meliputi sumber dana dan pengalokasian dana keseluruhan kegiatan atau aktifitas dalam sebuah proyek beserta waktu yang dibutuhkan dana tersebut, dalam suatu periode tertentu untuk mencapai tujuan aktifitas secara keseluruhan. Rencana Anggaran Biaya diperlukan untuk memperhitungkan suatu proyek dengan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya- biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan proyek.Hasil dari menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dilakukan pada Proyek Pekerasan jalan adalah Total Rencana Anggaran Biaya Pada Pekerjaan Pekerasan Berbutir Dan Perkerasan Beton Semen. Rp. 9.073.808.927,30 , Total Rencana Anggaran Biaya Pada Pekerjaan Pekerasan Aspal Rp. 10.145.792.171,88. Kata Kunci: Rencana Anggaran Biaya, Real Estimate of Cost, SNI
Evaluasi Sisa Material Konstruksi Menggunakan Metode Pareto Dan Fishbone Diagram Pada Proyek Pembangunan Ruko Kawanua Emerald City Edwardo M. Tambuwun; Deane R. O. Walangitan; Idris Masuara
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55343

Abstract

Pada setiap pekerjaan konstruksi bangunan, tidak akan terlepas dari salah satu komponen utamanya yakni material. Material merupakan bahan yang digunakan sebagai penyusun struktur bangunan. Ketersediaan material sebagai komponen penting pada suatu proyek konstruksi memiliki keterkaitan dengan anggaran biaya proyek. Sehingga secara tidak langsung memegang peranan penting dalam menunjang keberhasilan proyek. Namun pada setiap pelaksanaan proyek konstruksi bangunan, kemunculan sisa material tidak akan bisa dihindari. Mengingat bahwa sisa material merupakan masalah yang penting pada industri konstruksi maka perlu dilakukan analisa dan evaluasi sisa material konstruksi pada proyek pembangunan ruko. Dalam penelitian ini, untuk menentukan sisa material yang dominan akan dianalisis berdasarkan prinsip Pareto. Selanjutnya akan dianalisis penyebab sisa material yang dominan menggunakan Fishbone Diagram. Hasil dari penelitian menggunakan metode Pareto, terdapat 1 jenis material yang menimbulkan sisa material dominan, yaitu besi beton dengan total biaya sisa material yang dominan adalah sebesar Rp.31.701.391,18. Berdasarkan analisis menggunakan Fishbone Diagram, faktor-faktor penyebab sisa material pada besi beton disebabkan oleh kesalahan dalam pemotongan sehingga sisa potongan besi terlalu pendek dan tidak bisa digunakan lagi, serta kesalahan dalam perhitungan sehingga terjadi kelebihan material. Kata kunci: sisa material, Metode Pareto, Fishbone Diagram