Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LINGKUNGAN FISIK RUMAH, RIWAYAT KONTAK DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN TUBERKULOSIS ANAK DI KOTA KUPANG Eryc Bunga; Chatarina Umbul W; Hari Basuki
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/ejpazih.v11i2.215

Abstract

Provinsi NTT menempati urutan ke 8 di Indonesia, wilayah Kota Kupang adalah wilayah yang ternotifikasi sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi diantara kabupaten lainnya dengan cakupan penemuan proporsi pasien sebesar 5%.Desain penelitian menggunakan case control. Populasi kasus adalah penderita tuberkulosis anak yang tercatat di Poli DOTS dan populasi kontrol adalah anak non tuberkulosis yang mempunyai salah satu kriteria gejala batuk ≥3 minggu atau demam tanpa sebab yang jelas yang tercatat di Poli Anak RSUD WZ YOHANES Kota Kupang. Hasil analisis menunjukkan lingkungan fisik rumah: suhu kamar (OR 2,6 CI95% (1,08-6,27), kelembaban kamar (OR 5,8 CI95% (2,3-14,6), ventilasi kamar (OR 2,83 CI95% (1,12-7,12), pencahayaan kamar (OR 2,52 CI95% (1,07-5,97), jenis dinding kamar (OR 3,4 CI95% (1,42-8,18), kepadatan hunian kamar (OR 5,4 CI95% (2,13-13,69), riwayat kontak anak (OR 20,8 CI95% (6,63-65,2) serta status gizi (OR 2,8 CI95% (1,18-6,73) mempunyai pengaruh terhadap kejadian tuberkulosis anak. Lingkungan fisik rumah (suhu kamar, kelembaban kamar, ventilasi kamar, pencahayaan kamar, jenis dinding kamar serta kepadatan hunian kamar), riwayat kontak anak serta status gizi dengan penderita BTA+ merupakan faktor risiko kejadian tuberkulosis anak di Kota Kupang. Pemerintah diharapkan memfasilitasi dan memberdayakan masyarakat setempat sebagai wadah dalam kegiatan gotong royong guna menciptakan lingkungan fisik rumah yang lebih sehat.
Pengaruh Paparan Melalui Media Tik Tok dan Leaflet Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Anemia di SMPN 2 Mbeliling Desa Cunca Lolos Rowita Yunita Selnia; Eryc Bunga; Petrus Romeo; Maria Wahyuni
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.18390

Abstract

Anemia adalah kondisi di mana kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah tingkat normal. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh paparan melalui media Tik Tok dan Leaflet terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang Anemia di SMPN 2 Mbeliling Desa Cunca Lolos, kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian ini adalah quasi-experimental design dengan rancangan penelitian “pretest-posttest group design”. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Mbeliling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang dari kelas VII, VIII, IX dan menggunakan teknik total sampling yang dibagi kedalam dua kelompok intervensi yang berbeda yaitu berjumlah 50 orang pada tiap kelompok. Teknik analisis data menggunakan uji Paired sampels T-Test dan uji Independent sampels T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh dan perbedaan Tik-Tok dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap tentang anemia sebelum dan setelah intervensi yang signifikan (p-value = 0,000), perbedaan rata- rata = pengetahuan kelompok Tik-Tok 87,70 dan kelompok leaflet 76,40 dan rata-rata skor sikap kelompok Tik-Tok 87,54 dan kelompok leaflet 73, 88 Media Tik-Tok lebih efektif digunakan pada remaja dibandingkan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa di SMP Negeri 2 Mbeliling Desa Cunca Lolos. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk meneliti tentang anemia dengan media pembelajaran lain dan menambah variabel tindakan dalam mencegah terjadinya  anemia dengan kadar hemoglobin yang rendah.