Sandi Wahyudiono
Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Life Cycle Cost (LCC) pada Pembangunan Gedung Asrama Putri di Malang Sandi Wahyudiono; Faris Rizal Andardi
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.2991

Abstract

This study aims to analyze the total life cycle cost of the construction of the Sumbersari Female Dormitory Building in Malang using the Life Cycle Cost (LCC) method. The analysis covers three cost components—initial cost, operational cost, and maintenance cost—over a 30-year horizon with a discount rate of 6%. Initial cost data were obtained from the project budget plan, while operational and maintenance costs were determined based on a percentage of the initial cost and a periodic maintenance schedule. This study introduces a new aspect compared to similar LCC studies of building projects by presenting the Equivalent Annual Cost (EAC) as an annual value to support long-term budgeting, as well as analyzing the contribution of each cost component to facility management efficiency for dormitory-type buildings. The results show that the total LCC (NPV) amounts to IDR 3,415,850,000, with cost composition consisting of 75.8% initial cost, 20.9% operational cost, and 3.3% maintenance cost. The EAC value reaches IDR 248,158,000 per year, or approximately IDR 128,000/m² per year. These findings indicate that although maintenance costs account for a relatively small proportion, scheduled maintenance plays an important role in controlling increases in operational costs and maintaining facility performance in the long term. The results of this study can serve as a basis for budgeting and more efficient maintenance strategies for educational facilities.
Analisis Pemodelan Embodied Energy Pada Struktur dan Non-Struktur Gedung Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Tengku Muhammad Rifani; Faris Rizal Andardi; Yunan Rusdianto; Sandi Wahyudiono; Zamzami Septiropa
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol. 23 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah LPPM Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan konstruksi memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan, terutama melalui emisi karbon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis embodied energy (EE) dalam gedung sebagai langkah awal memahami kontribusi energi dari bahan bangunan yang digunakan. Melalui analisis EE, penelitian ini mengidentifikasi energi yang terkandung dalam material konstruksi dan bagaimana pemilihan bahan ramah lingkungan dapat mengurangi emisi karbon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur dan menghitung volume material, berat satuan, dan EE berdasarkan data dari model 3D Revit dan Inventory of Carbon and Energy (ICE). Pendekatan ini memungkinkan analisis presisi dan standar, menghasilkan data numerik yang dapat dianalisis secara objektif untuk memahami kontribusi energi bahan bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa embodied energy pada bagian struktur bangunan adalah 750.742.975 MJ, mencakup 42,34% dari total EE bangunan, sedangkan bagian non-struktur memiliki EE sebesar 1.022.321.637 MJ atau 57,66% dari total EE bangunan. Hal ini menunjukkan pentingnya pemilihan material untuk mengurangi dampak lingkungan.