Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Alokasi Input Usahatani Padi dalam Program Upsus Pajale di Subak Gadungan Delod Desa, Desa Gadungan, Kabupaten Tabanan I GEDE MADE ARTHA SUDEWA WIJAYA; I WAYAN WIDYANTARA; IDA AYU LISTIA DEWI
Jurnal Agribisnis dan Agrowisata (Journal of Agribusiness and Agritourism) Vol.5, No.3, Juli 2016
Publisher : Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.111 KB)

Abstract

Effectiveness Allocation Inputs of Rice Farm in Upsus Pajale Programat Subak Gadungan Delod Desa, Gadungan Village, TabananRegencyUpsus Pajale is one of the Indonesian government programs to increase rice, corn,and soybeans production to achieve food self-sufficiency. Subak Gadungan DelodDesa is one of the beneficiaries Upsus Pajale program. This study aims todetermine the effect, effectiveness, and efficiency of production rice yield. Datacollection in this study was conducted from August to November 2015 with randomsampling method. The Cobb-Douglass equation was used to analyze the influencefactors of production to yield, effectiveness and efficiency allocation of productionfactors. The results showed all of production factors such as seed, urea fertilizer,NPK fertilizer, and pesticide affect on yield. The use all of production factors hasnot been effective yet as the value of effectiveness below 40 percent. However,Upsus Pajale program has been implemented very effective because the value ofproductivity more than 0.3 tons/hectare. All production factors has not beenefficienct accordingly their use can be increased. Suggestion can be given in thisresearch is the farmers should be more careful in the use of production factors, thegovernment should continue to support farmers. Researchers are expected to findout efficiency of allocation production factors in Upsus Pajale programs areas.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PROGRAM UPAYA KHUSUS PADI DI KABUPATEN TABANAN I Gede Made Artha Sudewa Wijaya; I Dewa Putu Oka Suardi; I Nyoman Supartha
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 6 No 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.713 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2018.v06.i02.p11

Abstract

Kabupaten Tabanan merupakan salah satu penerima bantuan program Upsus. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh kompetensi penyuluh dan sifat inovasi terhadap perilaku petani, (2) menganalisis pengaruh kompetensi penyuluh dan sifat inovasi terhadap keberhasilan program Upsus, dan (3) menganalisis pengaruh perilaku petani terhadap keberhasilan program Upsus. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tabanan. Pengumpulan data dilakukan dari bulan Februari sampai Mei 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah petani yang mengikuti program Upsus tahun 2017 di Kabupaten Tabanan. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 96 petani yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kepercayaan sebesar 10%. Sampel diambil menggunakan teknik propotional purposive sampling. Data di analisis menggunakan metode analisis deskriptif dan statistik menggunakan SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kompetensi penyuluh berpengaruh nyata terhadap perilaku petani, sifat inovasi berpengaruh tidak nyata terhadap perilaku petani; (2) kompetensi penyuluh berpengaruh nyata terhadap keberhasilan program Upsus, sifat inovasi berpengaruh tidak nyata terhadap keberhasilan program Upsus; (3) perilaku petani berpengaruh nyata terhadap keberhasilan program Upsus. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu: (1) kompetensi penyuluh di Kabupaten Tabanan dalam menguasai materi untuk mengidentifikasi masalah-masalah baru perlu ditingkatkan; (2) pengkajian terhadap kesesuaian inovasi spesifikasi mesin traktor perlu ditingkatkan; (3) pendidikan non formal melalui pelatihan maupun bimbingan teknis kepada petani perlu ditingkatkan; (4) dukungan pemerintah terhadap infrastruktur irigasi melalui rehabilitasi jaringan irigasi tersier maupun pembuatan dam parit perlu di tingkatkan; (5) pengembangan penelitian lain perlu dilakukan dengan tambahan konstruk karakteristik petani dan kajian bidang ekonomi.
Inovasi Produk Keripik Berbasis Beras Merah sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah dalam Usaha Agribisnis Rumah Tangga: Penelitian Ni Putu Sukanteri; I Gede Made Artha Sudewa Wijaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2012

Abstract

Beras merah organik merupakan komoditas lokal yang memiliki nilai gizi tinggi dan potensi ekonomi yang belum tergarap optimal. Salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah dari komoditas ini adalah melalui pengolahan menjadi produk olahan oleh industri rumah tangga, khususnya yang dikelola oleh ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi, tantangan, dan dampak ekonomi dari pengembangan produk olahan berbasis beras merah organik, dengan fokus pada usaha rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif, melalui observasi, wawancara, dan analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan beras merah menjadi produk seperti keripik, bubur instan, dan cookies dapat meningkatkan nilai jual produk hingga dua kali lipat dibandingkan beras mentah. Selain itu, keterlibatan ibu rumah tangga dalam kegiatan ini turut berkontribusi pada peningkatan pendapatan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan penguatan ekonomi lokal berbasis agribisnis. Meskipun menghadapi tantangan dalam aspek permodalan, teknologi, dan pemasaran, industri rumah tangga berbasis beras merah organik memiliki prospek yang baik sebagai model usaha mikro yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.