Farohatus Sholichah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Tingkat Kecukupan Karbohidrat Dan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Siswi Pesantren Kelas VIII MTs Negeri 1 Tegal Siti Hindun Fajarwati; Farohatus Sholichah; Dina Sugiyanti
Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK) Vol 4 No 02 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jigk.v4i02.1050

Abstract

Siklus menstruasi merupakan pola yang menggambarkan jangka antara hari pertama menstruasi hingga datangnya menstruasi berikutnya. Faktor yang mempengaruhi menstruasi diantaranya yaitu: pola makan, stres, aktivitas fisik, singkronisasi proses menstruasl, gangguan perdarahan, gangguan endokrin. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan siklus menstruasi dengan tingkat kecukupan karbohidrat dan hubungan siklus menstruasi dengan tingkat stres. Metode dalam penelitian ini kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 59 orang. Instrumen yang digunakan adalah food recall 24 jam, DASS, dan kuesioner siklus menstruasi. Uji statistik yang digunakan untuk mengolah data adalah uji gamma. Hasil uji statistik pada hubungan siklus menstruasi dengan tingkat kecukupan karbohidrat memperoleh nilai p=0,559 r=0.154 dan uji statistik pada hubungan siklus menstruasi dengan tingkat stres memperoleh nilai p=832 r=0.045. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara tingkat kecukupan karbohidrat dengan siklus menstruasi dan tidak terdapat hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi.
Hubungan Pengetahuan, Tingkat Ekonomi, dan Jenis Pekerjaan Ibu terhadap Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Pekerja di Kedungpane Semarang laras pamela; Farohatus Sholichah; Nur Hayati
Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK) Vol 5 No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jigk.v5i1.1318

Abstract

ABSTRAK Ibu bekerja mempunyai kecenderungan lebih banyak untuk menghentikan pemberian ASI sebelum bayi berusia 6 bulan. Di Kedungpane, Mijen, Kota Semarang diketahui terdapat 33.8% bayi yang mendapatkan ASI eksklusif 0-6 bulan dan sebanyak 66.2 % lainnya tidak mendapatkan ASI eksklusif. Dilihat berdasarkan status pekerjaan ibu, sebanyak 52% diantaranya merupakan ibu bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan, tingkat ekonomi, dan jenis pekerjaan ibu terhadap pemberian ASI ekslusif pada ibu bekerja di Kelurahan Kedungpane Kecamatan Mijen Kota Semarang. Metode penilitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian berupa observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 49 orang. Cara pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Data pengetahuan, tingkat ekonomi, dan jenis pekerjaan diambil menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan mayoritas ibu tidak memberikan ASI eksklusif sebesar 69.4%. Pengetahuan ibu mayoritas baik, yaitu sebesar 75.5%. Sebanyak 51% ibu memiliki tingkat ekonomi yang tergolong tinggi. Berdasarkan jenis pekerjaan ibu, sebanyak 55.1% diantaranya memiliki pekerjaan formal. Hasil uji chi square menunjukan tidak ada hubungan antara pengetahun (p= 0.900) dan tingkat ekonomi (p=0.924) terhadap pemberian ASI eksklusif. Namun, hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan jenis pekerjaan ibu terhadap pemberian ASI eksklusif (p=0.00, OR=0.05). Jenis pekerjaan ibu berhubungan terhadap pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci: ASI eksklusif; pengetahuan; tingkat ekonomi; jenis pekerjaan; ibu pekerja; ABSTRACT Working mothers have a greater tendency to stop breastfeeding before the baby is six months old. In Kedungpane, Mijen, Semarang City, 33.8% of infants received exclusive breastfeeding for 0-6 months and another 66.2% did not receive exclusive breastfeeding. Judging by the status of the mother's work, as many as 52% of them are working mothers. The aim of this research was to know the relationship of knowledge, economic level, and type work of mothers to the establishment of exclusive breastfeeding for working mothers in Kedungpane village Mijen districts Semarang city. The research method used is quantitative research design in the form of observational analytic with cross sectional approach. The number of samples was 49 people. The method of sampling is done by total sampling. Knowledge data, economic level, and types of work were taken using a questionnaire. Bivariate data analysis was performed using the chi square test. The result showed the majority of mothers did not provide exclusive breastfeeding as much as 694%. Knowledge of the majority of mothers is good at 75.5%. Economic level the majority of mothers have a high economic level of 51%. Types of work the majority of mothers have formal employment by 55.1%. Chi square test result showed no relationship between knowledge (p=0.900) and economic level (p=0.924) on exclusive breastfeeding. This study shows that there is a relationship between the type of work a mother has for exclusive breastfeeding (p=0.00, OR=0.05). Type of mother’s work related to exclusive breasfeeding. Keyword: Exscluive breastfeeding; Knowledge; Economic level; Type of work; Working mother;
Status Hidrasi dan Status Gizi Terhadap Daya Ingat Jangka Pendek pada Santriwati Tahfidz Qur’an Farohatus sholichah; Hani Eka Apriliya
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecepatan menghafal Al Qur’an dipengaruhi oleh salah satu faktor, yaitu daya ingat. Hafalan akan semakin cepat, apabila daya ingat semakin tinggi. Daya ingat atau memori dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah status hidrasi dan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status hidrasi dan status gizi terhadap daya ingat jangka pendek pada santriwati Tahfidz Qur’an. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada 50 santriwati Tahfidz Qur’an di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Mijen, Semarang. Data status hidrasi diperoleh dari pengukuran berat jenis urin santriwati pada pagi hari. Data status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT). Data daya ingat jangka pendek diperoleh dari pengukuran Intelligence Structure Test (IST). Analisis bivariat dilakukan menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 santriwati, sebanyak 31 santriwati (62%) mengalami dehidrasi mulai dari ringan, sedang, dan berat. Terdapat 36 dari 50 santriwati (72%) berstatus gizi normal. Sebanyak 23 dari 50 santriwati (46%) memiliki daya ingat jangka pendek kategori rata- rata. Tidak terdapat hubungan signifikan antara status hidrasi (p= 0,857) maupun status gizi terhadap daya ingat jangka pendek santri (p= 0,374).