Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMBINAAN NILAI-NILAI KARAKTER DAN ETIKA MELALUI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN UNTUK MEMBINA AKHLAK SISWA SMP NEGERI 28 BATAM Daniel Agustin; Talizaro Tafonao; Manahan Uji Simanjuntak; Agiana Her Visnhu; Elvina Sinukaban; Wilson Zalogo; Tri Murni Situmeang; Yaaman Gulo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.1461

Abstract

Pembinaan akhlak pada siswa-siswi merupakan salah satu hal penting untuk diberikan oleh sekolah, agar siswa-siswi tidak memiliki kebiasaan buruk dalam melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan karakter dan etika sebagai seorang remaja Kristen. Tujuan pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah memberi edukasi kepada siswa tentang penerapan nilai-nilai karakter dan etika Kristen yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan nilai-nilai karakter dan etika dapat diperoleh melalui pengajaran Pendidikan Agama Kristen yang dilaksanakan oleh guru di sekolah. Metode dalam pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab serta menggunakan form evaluasi (print out) yang diikuti kurang lebih 40-46 orang siswa-siswi SMP Negeri 28 Batam. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah para siswa-siswi memahami penting memiliki nilai-nila karakter dan etika kristiani dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yakni menjadi teladan melalui sikap dan pergaulan sesui dengan pesan-pesan Alkitab. Dengan begitu, setiap siswa-siswi memiliki pengetahuan yang memadai tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai karakter dan etika melalui pendidikan agama kristen, serta dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam berperilaku baik kepada guru, orang tua, dan sesamanya.
PEMBINAAN NILAI-NILAI KARAKTER DAN ETIKA MELALUI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN UNTUK MEMBINA AKHLAK SISWA SMP NEGERI 28 BATAM Daniel Agustin; Talizaro Tafonao; Manahan Uji Simanjuntak; Agiana Her Visnhu; Elvina Sinukaban; Wilson Zalogo; Tri Murni Situmeang; Yaaman Gulo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.1461

Abstract

Pembinaan akhlak pada siswa-siswi merupakan salah satu hal penting untuk diberikan oleh sekolah, agar siswa-siswi tidak memiliki kebiasaan buruk dalam melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan karakter dan etika sebagai seorang remaja Kristen. Tujuan pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah memberi edukasi kepada siswa tentang penerapan nilai-nilai karakter dan etika Kristen yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan nilai-nilai karakter dan etika dapat diperoleh melalui pengajaran Pendidikan Agama Kristen yang dilaksanakan oleh guru di sekolah. Metode dalam pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab serta menggunakan form evaluasi (print out) yang diikuti kurang lebih 40-46 orang siswa-siswi SMP Negeri 28 Batam. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah para siswa-siswi memahami penting memiliki nilai-nila karakter dan etika kristiani dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yakni menjadi teladan melalui sikap dan pergaulan sesui dengan pesan-pesan Alkitab. Dengan begitu, setiap siswa-siswi memiliki pengetahuan yang memadai tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai karakter dan etika melalui pendidikan agama kristen, serta dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam berperilaku baik kepada guru, orang tua, dan sesamanya.
Filosofi Boraspati dalam Menerapkan Kekristenan di Tengah Masyarakat Majemuk Tri Murni Situmeang; Agiana Her Visnhu Ditakristi
Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/pj.v1i1.15-28

Abstract

Filosofi merupakan pola berfikir manusia, prinsip hidup, ataupun cara berfikir manusia. Pada dasarnya orang Batak terkenal dengan kekayaan filosofi hidup seperti itu. Bahkan dalam beradaptasi dalam pergaulan, orang Batak selalu dilatarbelakangi oleh filososfi. Salah satu simbol dalam filosofi Batak yang melatarbelakangi hubungan bermasyarakat dilambangkan dengan gambar sepasang cicak yang di sebut Boraspati. Tujuan penulisan artikel ini adalah mendeskripsikan tentang budaya bermasyarakat Batak Toba melalui filososfi Boraspati dalam menerapkan kehidupan kekristenan di tengah masyarakat majemuk. Artinya kehidupan orang Batak dapat beradaptasi kepada siapapun dan budaya apapun. Peneliti menggunakan metode peneliti deskriptip kualitatif dengan kajian studi pustaka yang didasarkan pada buku-buku, artikel jurnal dan media yang lain terpercaya. Hasil dalam artikel ini adalah menekankan bahwa pemahan tentang filosofi Boraspati sebagai sistem kekerabatan di suku batak merupakan kunci dalam menerapakan kehidupan Kekristenan di dalam kehidupan bermasyarakat majemuk, baik dalam berorganisasi, bermasyarakat dan berbudaya sosial dengan yang lainnya.
Filosofi Boraspati dalam Menerapkan Kekristenan di Tengah Masyarakat Majemuk Tri Murni Situmeang; Agiana Her Visnhu Ditakristi
Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/pj.v1i1.15-28

Abstract

Filosofi merupakan pola berfikir manusia, prinsip hidup, ataupun cara berfikir manusia. Pada dasarnya orang Batak terkenal dengan kekayaan filosofi hidup seperti itu. Bahkan dalam beradaptasi dalam pergaulan, orang Batak selalu dilatarbelakangi oleh filososfi. Salah satu simbol dalam filosofi Batak yang melatarbelakangi hubungan bermasyarakat dilambangkan dengan gambar sepasang cicak yang di sebut Boraspati. Tujuan penulisan artikel ini adalah mendeskripsikan tentang budaya bermasyarakat Batak Toba melalui filososfi Boraspati dalam menerapkan kehidupan kekristenan di tengah masyarakat majemuk. Artinya kehidupan orang Batak dapat beradaptasi kepada siapapun dan budaya apapun. Peneliti menggunakan metode peneliti deskriptip kualitatif dengan kajian studi pustaka yang didasarkan pada buku-buku, artikel jurnal dan media yang lain terpercaya. Hasil dalam artikel ini adalah menekankan bahwa pemahan tentang filosofi Boraspati sebagai sistem kekerabatan di suku batak merupakan kunci dalam menerapakan kehidupan Kekristenan di dalam kehidupan bermasyarakat majemuk, baik dalam berorganisasi, bermasyarakat dan berbudaya sosial dengan yang lainnya.
Kontribusi Gereja terhadap Pendidikan Kristen: Studi tentang Keterlibatan Gereja dalam Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Tri Murni Situmeang
Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya Vol. 2 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/pj.v2i1.26-38

Abstract

Peran gereja dalam pendidikan agama Kristen telah menjadi subjek penelitian yang penting dalam konteks pendidikan Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan gereja dalam mendukung kurikulum dan kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah Kristen. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) yang berkaitan dengan topik yang dikaji. Data dikumpulkan melalui tinjauan terhadap berbagai sumber pustaka yang mencakup buku, artikel jurnal, laporan riset, dan dokumen resmi terkait pendidikan agama Kristen serta keterlibatan gereja dalam konteks tersebuat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran serta gereja sangat mendukung bagi pengembangan kurikulum pendidikan agama kristen. Melalui kontribusi dalam penyusunan kurikulum dan pengembangan materi pembelajaran, pelatihan guru agama, pendampingan spiritual, dan meningkatkan kerjasama antar gereja dan sekolah-sekolah kristen. Maka gereja dapat memastikan konsistensi ajaran agama Kristen dalam pendidikan di sekolah sesuai dengan nilai-nilai, keyakinan, dan prinsip-prinsip kekristenan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gereja perlu terlibat dan berperan dalam menyokong kurikulum dan kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah kristen. Peran gereja tersebut dapat memberi dampak positif pada peningkatan kualitas pendidikan agama Kristen.