Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI MIRROR THERAPY PADA LANSIA NON HEMORAGIK STROKE DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK: STUDI KASUS Ida Yanriatuti; Sekeon, Robi Adikari; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Stroke adalah penyakit yang disebabkan oleh kerusakan hipoksia, iskemia, infark, atau perdarahan yang menyebabkan gangguan pada ekstremitas atas dan bawah. Mirror Therapy yaitu terapi bentuk rehabilitasi atau latihan yang mengandalkan dan melatih pembayangan imajinasi motorik pasien, dimana cermin akan memberikan stimulus visual kepada otak untuk pergerakan anggota tubuh yang mengalami hemiparesis melalui observasi dari pergerakan tubuh yang akan ditiru seperti pada cermin oleh bagian tubuh yang mengalami gangguan. Tujuan studi kasus : menggambarkan asuhan keperawatan penerapan prosedur mirror therapy pada pasien lansia stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik. Metode penelitian : menggunakan metode desain studi kasus deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian : Hasil pengkajian ditemukan klien mengalami masalah gangguan mobilitas fisik yang berhubungan dengan penurunan kekuatan otot sesuai tanda dan gejala pada SDKI. Intervensi yang diberikan yaitu SPO mirror therapy, dengan hasil terjadi peningkatan kekuatan otot setelah dilakukan mirror therapy. Kesimpulan : Setelah tujuh hari dilakukan terapi cermin maka kekuatan otot meningkat, dimana klien dapat mengangkat tangan kanan yang mengalami kelemahan. Saran : Diharapkan kiranya dari hasil implementasi ini dapat dijadikan referensi dalam mengatasi gangguan mobilitas fisik pada penderita Non Hemoragik Stroke.
IMPLEMENTASI RELAKSASI BENSON PADA LANSIA HIPERTENSI DENGAN MASALAH NYERI AKUT Ida Yanriatuti; Meilin Anggreani; Ester
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi adalah ketika tekanan Sistole >140 mmHg dan Diastole >90 mmHg. Hipertensi disebabkan karena penyempitan didalam pembuluh darah yang menyebabkan penderita hipertensi mengalami nyeri di kepala. Relaksasi Benson adalah relaksasi dengan mengucapkan kalimat penenang sesuai keyakinan klien, yang diucapkan secara berulang-ulang untuk mengatasi nyeri. Tujuan Studi Kasus : menggambarkan asuhan keperawatan penerapan relaksasi Benson pada lansia hipertensi dengan masalah nyeri akut di desa BerdikariProvinsi Sulawesi Tengah. Metode Penelitian : menggunakan metode desain studi kasus deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan metode wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil Penelitian : Hasil pengkajian ditemukan klien mengalami masalah nyeri akut yang ditandai dengan klien mengeluh nyeri dikepala bagian tengkuk, tampak meringis, mengeluh sering terbangun dimalam hari karena rasa nyeri yang muncul secara tiba-tiba, tekanan darah meningkat dan klien tampak gelisah. Intervensi yang diterapkan yaitu relaksasi Benson dengan hasil terjadi penurunan tingkat nyeri dari nyeri sedang menjadi ringan.Kesimpulan: setelah dilakukan penerapan relaksasi Benson selama 3 hari, setiap pagi dengan waktu sepuluh sampai lima belas menit, maka terjadi penurunan tingkat nyeri, dimana rasa nyeri sudah berkurang. Saran : diharapkan dari hasil studi kasus ini dapat dijadikan referensi dalam pelaksanaan implementasi untuk mengatasi nyeri akut pada penderita hipertensi.