Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Aspek Lingkungan dan Aspek Pemasaran Pada Usaha Quality Friend Chicken Annisa; Ester; Erina; Yunita
Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi dan Manajemen Vol. 3 No. 3 (2023): SINTAMA: Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi, dan Manajemen (Sept 2023)
Publisher : Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54951/sintama.v3i3.671

Abstract

Quality Fried Chicken is a fast food restaurant that serves chicken products and other products related to chicken meat. The high growth of fast food restaurants in Indonesia will create competition among fast food restaurants in providing good products and services to consumers. Quality Fried Chicken must know aspects of its environment by maintaining cleanliness of good product and service quality if Quality Fried Chicken does not want its customers to move to other restaurants. To improve service quality, Quality Fried Chicken provides delivery service facilities to provide convenience to consumers who are reluctant to queue on location. The analysis technique used in this research is quantitative using interview and interview methods. This study also uses qualitative data analysis techniques, SWOT analysis techniques, and Potential Demand Projection Techniques (Trend Method).
THE NUTRITIONAL STATUS OF TODDLERS IS A RISK FACTOR FOR MALARIA INCIDENCE AT KIMI HEALTH CENTER Popang, Christina Tien; Isnaini, Yuni Subhi; Mulyanti; Ester
International Journal of Health and Medicine Vol. 2 No. 1 (2025): January : International Journal of Health and Medicine
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijhm.v2i1.217

Abstract

Malaria remains a global health issue, particularly in tropical and subtropical regions. In Indonesia, Papua Province specifically Nabire Regency reports a high incidence of malaria, although a decline has been observed since 2010. Infants and pregnant women are the most vulnerable groups. Nutritional status, influenced by dietary patterns, environment, and access to healthcare, plays a crucial role in susceptibility to malaria. Malnourished children are more prone to severe malaria infections due to their underdeveloped immune systems. This research focuses on Kimi Health Center in Nabire Regency and aims to explore the relationship between the nutritional status of children under five and malaria incidence in 2024. The goal of this study is to determine the relationship between the nutritional status of children under five and malaria incidence at Kimi Health Center, Teluk Umar District, Nabire Regency, in 2024. The research design employs an analytical descriptive approach with a cross-sectional method to analyze the relationship between nutritional status and malaria incidence. Data was collected at one point in time and analyzed using univariate and bivariate analysis with the Kendall tau-b test through SPSS software. The results show that nutritional status significantly influences susceptibility to malaria. Children with poor nutrition are at a higher risk of experiencing severe malaria due to immune system dysfunction. Malnutrition, such as Protein-Energy Malnutrition (PEM), worsens parasitemia and anemia. Nutrient deficiencies, including iron, vitamin A, and zinc, also weaken the immune system. Therefore, improving nutritional status is a crucial effort in malaria control within endemic areas.
Pelatihan Efektif dan Komprehensive Bagi Kader dalam Rangka Zero Tuberculosis: Effective and Comprehensive Training for Cadres in The Context Of Zero Tuberculosis Sukatemi; Ester; Ardiansa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat, Provinsi Papua Tengah. Tingginya kasus TB membutuhkan pemberdayaan Kader untuk mencapai Zero Tuberculosis. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dan peran aktif Kader dalam mengimplementasikan 4T (Terdaftar, Terdiagnosis, Terobati, Terpantau). Metode pelatihan yang digunakan mencakup penyampaian materi secara interaktif, diskusi kelompok, serta simulasi kasus untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader dalam skrining serta pemantauan pasien TB. Selain itu, pendampingan dilakukan melalui supervisi langsung, monitoring berkala, dan evaluasi kinerja kader guna memastikan implementasi 4T berjalan secara optimal. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah 36 kader dari Desa Wanggar Sari, Kecamatan Wanggar, yang berperan sebagai ujung tombak dalam upaya eliminasi TB di komunitas mereka. Hasil pengabdian masyarakat terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan dari 8 orang (22,22%) bernilai baik setelah pelatihan menjadi 28 orang (77,78%) dan keterampilan kader terkait penanganan TB nilai baik setelah pelatihan dari 12 orang (33,33%) menjadi 28 orang (77,78%). Penerapan 4T oleh kader juga terbukti efektif dalam meningkatkan jumlah pasien yang terdaftar, terdiagnosis, terobati, dan terpantau dengan baik.   Abstract: Tuberculosis (TB) is an infectious disease that is a public health problem in Central Papua Province. The high number of TB cases requires cadre empowerment to achieve Zero Tuberculosis. The aim of community service is to increase the capacity and active role of cadres in implementing the 4Ts (Registered, Diagnosed, Treated, Monitored). The training methods used included interactive material delivery, group discussions, and case simulations to improve cadres' understanding and skills in screening and monitoring TB patients. In addition, assistance is provided through direct supervision, periodic monitoring, and evaluation of cadre performance to ensure optimal implementation of the 4Ts. The targets of this service activity are 36 cadres from Wanggar Sari Village, Wanggar Sub-district, who act as the spearhead in TB elimination efforts in their community. The community service results showed a significant increase in knowledge from 8 people (22.22%) with good grades after training to 28 people (77.78%) and cadres' skills related to TB handling with good grades after training from 12 people (33.33%) to 28 people (77.78%). The application of the 4Ts by cadres was also shown to be effective in increasing the number of patients registered, diagnosed, treated, and monitored properly.
Pendekatan Rehabilitasi Sosial melalui Metode Logotherapeutic Frankl pada Perempuan Usia Produktif dengan HIV/AIDS (ODHIV) Siga, Willfridus Demetrius; Ester; Pantur, Belasius
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i4.10299

Abstract

Masalah HIV/AIDS pada perempuan usia produktif, terutama ibu rumah tangga, terus menjadi tantangan serius di Kota Bandung. Penyakit ini sering kali menyebabkan tekanan psikologis akibat stigma sosial, perasaan bersalah, putus asa, merasa tidak berguna, hilang harapan, dan kehilangan makna hidup. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim Universitas Katolik Parahyangan bekerja sama dengan PKBI Kota Bandung bertujuan memberikan pendampingan psikososial bagi ODHIV (Orang dengan HIV/AIDS) melalui metode logoterapi Viktor Frankl. Metode ini melibatkan tiga tahapan utama: Intensi Paradoksal, Derefleksi, dan Dialog Sokratik, untuk membantu peserta menemukan makna hidup di tengah penderitaan mereka. Program ini dilakukan melalui sesi kelompok kecil, melibatkan diskusi, eksplorasi emosi, serta refleksi pengalaman hidup. Hasilnya menunjukkan perubahan signifikan pada perspektif peserta terhadap penderitaan, peningkatan motivasi hidup, dan perasaan diterima oleh komunitas. Peserta mampu menemukan tujuan hidup baru dan menjadi lebih optimis dalam menjalani kehidupan. Dampak positif ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui dukungan dan penguatan kelompok/komunitas. Logoterapi terbukti efektif dalam mengatasi krisis eksistensial yang dihadapi ODHIV, memberikan peluang untuk pertumbuhan pribadi, hubungan sosial yang lebih baik, dan kontribusi bermakna bagi masyarakat. Pendekatan ini dapat diadopsi secara luas untuk mendukung peningkatan kualitas hidup ODHIV.
Digital Transformation and Its Impact on Production Improvement: A Case Study at PT Gajah Mada Plastik Heri Hardiansyah; Ratih Amelia; Adi Harianto; Ester; Maya Syahlina
Journal of Business Integration Competitive Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Business Integration Competitive
Publisher : Yayasan Bina Bisnis Nusantara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64276/jobic.v1i2.21

Abstract

PT Gajah Mada Plastik is a plastic manufacturing company that produces plastic bottles using a make-to-stock system, where finished goods are stored before being sold. However, the company has not implemented effective production planning, leading to a mismatch between production volume and market demand. In February 2024, production exceeded demand, resulting in overstock and increased storage costs. This study aims to conduct demand forecasting and aggregate planning to improve production scheduling in a timely, accurate, and cost-efficient manner. Forecasting is performed using one year of historical sales data to project future demand. Aggregate planning is then calculated using two methods: the level method and the chase strategy. The results indicate that the level method yields the lowest total cost, amounting to Rp 98,207,310. Therefore, the level method is selected for aggregate planning, aligning with the company’s current condition of excess inventory. This approach allows the company to fulfill customer demand effectively while minimizing costs and avoiding further overstock.
Pendekatan Rehabilitasi Sosial melalui Metode Logotherapeutic Frankl pada Perempuan Usia Produktif dengan HIV/AIDS (ODHIV) Siga, Willfridus Demetrius; Ester; Pantur, Belasius
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i4.10299

Abstract

Masalah HIV/AIDS pada perempuan usia produktif, terutama ibu rumah tangga, terus menjadi tantangan serius di Kota Bandung. Penyakit ini sering kali menyebabkan tekanan psikologis akibat stigma sosial, perasaan bersalah, putus asa, merasa tidak berguna, hilang harapan, dan kehilangan makna hidup. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim Universitas Katolik Parahyangan bekerja sama dengan PKBI Kota Bandung bertujuan memberikan pendampingan psikososial bagi ODHIV (Orang dengan HIV/AIDS) melalui metode logoterapi Viktor Frankl. Metode ini melibatkan tiga tahapan utama: Intensi Paradoksal, Derefleksi, dan Dialog Sokratik, untuk membantu peserta menemukan makna hidup di tengah penderitaan mereka. Program ini dilakukan melalui sesi kelompok kecil, melibatkan diskusi, eksplorasi emosi, serta refleksi pengalaman hidup. Hasilnya menunjukkan perubahan signifikan pada perspektif peserta terhadap penderitaan, peningkatan motivasi hidup, dan perasaan diterima oleh komunitas. Peserta mampu menemukan tujuan hidup baru dan menjadi lebih optimis dalam menjalani kehidupan. Dampak positif ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui dukungan dan penguatan kelompok/komunitas. Logoterapi terbukti efektif dalam mengatasi krisis eksistensial yang dihadapi ODHIV, memberikan peluang untuk pertumbuhan pribadi, hubungan sosial yang lebih baik, dan kontribusi bermakna bagi masyarakat. Pendekatan ini dapat diadopsi secara luas untuk mendukung peningkatan kualitas hidup ODHIV.
Pelatihan UMKM Di Kelurahan Helvetia Timur Elyzabeth Wijaya; Ester; Tina Linda; Devia Febrina; Agus Susanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran penting bagi suatu negara. Keberadaan UMKM akan memberiakan sumbangsih terhadap peningkatan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi suatu negara. UMKM muncul dari orang-orang yang memiliki inisitif dan keberanian dalam mendirikan usaha atau bisnis. Jumlah UMKM di Indonesia terus mengalami peningkatan termasuk di provinsi Sumatera khususnya di kelurahan Helvetia Timur. Banyak potensi yang ada di kelurahan Helvetia Timur yang bisa dimanfaatkan untuk diolah menjadi kegiatan bisnis atau usaha. Untuk menciptakan peluang usaha baru maka diperlukan orang-orang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bisnisnya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberiakan motivasi kepada masyarakat agar tertatik untuk mengembangkan potensi yang dimilinya agar dapat menciptakan dan mengembangkan kegiatan usaha atau bisnis baru.
The Effect of Educational Play Activities on the Social Development of Pre-School Children in Early Childhood Ester; Lamria Situmeang
Professional Evidence-based Research and Advances in Wellness and Treatment Vol. 2 No. 3 (2025): September, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/perawat.v2i3.204

Abstract

Social development in pre-school children is crucial for their ability to interact and adapt to their environment. Educational play activities are believed to enhance this development through enjoyable and interactive learning experiences. Objective: To examine the effect of educational play activities on the social development of pre-school children. Methods: A quasi-experimental design with a pretest–posttest control group was conducted involving 30 pre-school children, divided equally into intervention and control groups. The intervention group participated in structured educational play activities for four weeks, three times per week. Social development was assessed using an observation sheet, and data were analyzed with Wilcoxon and Mann–Whitney tests. Results: The intervention group showed a significant improvement in social development after treatment (p = 0.002), while no significant change occurred in the control group (p = 0.134). Posttest comparison between groups revealed a significant difference (p = 0.005). Conclusion: Educational play activities are an effective strategy to enhance social development in pre-school children and can foster a fun, interactive, and developmentally appropriate learning environment.
Intervensi Self Management Dapat Meningkatkan Pengetahuan dan Kepatuhan Minum Obat Penderita TBC Srianingsih; Ester; Ginanjar Fitriyani
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i11.32542

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan salah satu dari sepuluh penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia. Indonesia menempati peringkat ketiga dengan beban kasus tertinggi secara global dan menjadi penyebab kematian nomor empat setelah penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan self-management terhadap tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Kalibobo, Nabire. Desain penelitian menggunakan metode quasi experimental dengan rancangan pre-post test with control group. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 40 responden pada kelompok intervensi dan 40 responden pada kelompok kontrol, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi pada tingkat pengetahuan pasien dengan nilai p = 0,000 (< 0,05), yang berarti pendekatan self-management efektif meningkatkan pengetahuan pasien tentang penyakit dan pengobatannya. Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat kepatuhan minum obat dengan nilai p = 0,067 (> 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa meskipun self-management berhasil meningkatkan pengetahuan penderita TB paru, peningkatan kepatuhan terhadap pengobatan masih membutuhkan dukungan intervensi tambahan, seperti pengawasan langsung dan motivasi berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam mengembangkan strategi edukasi yang lebih efektif untuk mendukung keberhasilan pengobatan tuberkulosis paru.
IMPLEMENTASI RELAKSASI BENSON PADA LANSIA HIPERTENSI DENGAN MASALAH NYERI AKUT Ida Yanriatuti; Meilin Anggreani; Ester
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi adalah ketika tekanan Sistole >140 mmHg dan Diastole >90 mmHg. Hipertensi disebabkan karena penyempitan didalam pembuluh darah yang menyebabkan penderita hipertensi mengalami nyeri di kepala. Relaksasi Benson adalah relaksasi dengan mengucapkan kalimat penenang sesuai keyakinan klien, yang diucapkan secara berulang-ulang untuk mengatasi nyeri. Tujuan Studi Kasus : menggambarkan asuhan keperawatan penerapan relaksasi Benson pada lansia hipertensi dengan masalah nyeri akut di desa BerdikariProvinsi Sulawesi Tengah. Metode Penelitian : menggunakan metode desain studi kasus deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan metode wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil Penelitian : Hasil pengkajian ditemukan klien mengalami masalah nyeri akut yang ditandai dengan klien mengeluh nyeri dikepala bagian tengkuk, tampak meringis, mengeluh sering terbangun dimalam hari karena rasa nyeri yang muncul secara tiba-tiba, tekanan darah meningkat dan klien tampak gelisah. Intervensi yang diterapkan yaitu relaksasi Benson dengan hasil terjadi penurunan tingkat nyeri dari nyeri sedang menjadi ringan.Kesimpulan: setelah dilakukan penerapan relaksasi Benson selama 3 hari, setiap pagi dengan waktu sepuluh sampai lima belas menit, maka terjadi penurunan tingkat nyeri, dimana rasa nyeri sudah berkurang. Saran : diharapkan dari hasil studi kasus ini dapat dijadikan referensi dalam pelaksanaan implementasi untuk mengatasi nyeri akut pada penderita hipertensi.