Putu Aninditha Veera Lakshmi, Putu Aninditha Veera
Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Benefits of Career Adaptability and Job Crafting on Career Success of Indonesian Workers during Pandemic/ Manfaat Career Adaptability dan Job Crafting pada Kesuksesan Karir Pekerja Indonesia dalam Masa Pandemi Lakshmi, Putu Aninditha Veera; Sonata, Shella
Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/psikoislamika.v18i1.11796

Abstract

Abstract: In early 2020, Indonesia entered a period of crisis due to the global pandemic caused by the Covid-19 virus. According to Indonesia Central Bureau of Statistics in 2020, many workers experienced being laid off and fired during this incident. This causes them to experience a decrease in income, changes in jobs, and hampered career success. Workers can be successful in their career in this pandemic if they are able to adapt and overcome all problems resulting from work environmental change with career adaptability, and by proactively modify and designing their work somehow along with creating a suitable work environment for his interest, skills, and competencies through job crafting. This research is a quantitative study with multiple regression analysis which aims to predict career adaptability and job crafting to career success in Indonesian workers during the pandemic. This study indicates that career adaptability and job crafting are predictors of career success for Indonesian workers during the pandemic. Career adaptability is illustrated as a person’s commitment to exploring and planning his future career, which makes him able to withstand difficult circumstances when faced with decisions and challenges in their career. Besides that, job crafting has benefits to help employees to form work-related behaviors and facilitate them to achieve success. The effective contribution given by the two predictors is 33.9%. Career adaptability and job crafting are proven have been beneficial for Indonesian workers to create their respective career successes during this pandemic period.Keywords: career adaptability; job crafting; pandemicAbstrak: Pada awal tahun 2020, Indonesia memasuki masa krisis akibat pandemi global sebagai akibat dari menyebarnya virus Covid-19. Menurut Badan Pusat Statistik tahun 2020, banyak pekerja yang mengalami PHK dan dirumahkan dalam peristiwa ini. Hal ini menyebabkan mereka mengalami penurunan pendapatan, perubahan pekerjaan, dan terhambat dalam kesuksesan karirnya. Pekerja dapat menciptakan kesuksesan karir selama pandemi jika mereka mampu beradaptasi dan mengatasi semua masalah yang diakibatkan oleh perubahan lingkungan kerja dengan career adaptability, serta secara proaktif memodifikasi dan merancang pekerjaan mereka bersamaan dengan menciptakan lingkungan kerja yang sesuai untuk minat, keterampilan dan kompetensinya melalui job crafting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis regresi berganda yang bertujuan untuk memprediksi career adaptability dan job crafting terhadap kesuksesan karir pekerja Indonesia pada masa pandemi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa career adaptability dan job crafting merupakan prediktor keberhasilan karir tenaga kerja Indonesia pada masa pandemi. Career adaptability digambarkan sebagai komitmen seseorang untuk mengeksplorasi dan merencanakan karirnya di masa depan, yang membuatnya mampu bertahan dalam keadaan sulit ketika dihadapkan pada keputusan dan tantangan dalam karirnya. Selain itu, job crafting memiliki manfaat untuk membantu karyawan membentuk perilaku terkait pekerjaan dan memfasilitasi mereka untuk mencapai kesuksesan. Kontribusi efektif yang diberikan oleh kedua prediktor tersebut adalah 33,9%. Career adaptability dan job crafting terbukti bermanfaat bagi tenaga kerja Indonesia untuk menorehkan kesuksesan karir masing-masing selama periode pandemi ini.Kata Kunci: career adaptability; job crafting; pandemi
Benefits of Career Adaptability and Job Crafting on Career Success of Indonesian Workers during Pandemic/ Manfaat Career Adaptability dan Job Crafting pada Kesuksesan Karir Pekerja Indonesia dalam Masa Pandemi Lakshmi, Putu Aninditha Veera; Sonata, Shella
Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam Vol 18, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/psikoislamika.v18i1.11796

Abstract

Abstract: In early 2020, Indonesia entered a period of crisis due to the global pandemic caused by the Covid-19 virus. According to Indonesia Central Bureau of Statistics in 2020, many workers experienced being laid off and fired during this incident. This causes them to experience a decrease in income, changes in jobs, and hampered career success. Workers can be successful in their career in this pandemic if they are able to adapt and overcome all problems resulting from work environmental change with career adaptability, and by proactively modify and designing their work somehow along with creating a suitable work environment for his interest, skills, and competencies through job crafting. This research is a quantitative study with multiple regression analysis which aims to predict career adaptability and job crafting to career success in Indonesian workers during the pandemic. This study indicates that career adaptability and job crafting are predictors of career success for Indonesian workers during the pandemic. Career adaptability is illustrated as a person’s commitment to exploring and planning his future career, which makes him able to withstand difficult circumstances when faced with decisions and challenges in their career. Besides that, job crafting has benefits to help employees to form work-related behaviors and facilitate them to achieve success. The effective contribution given by the two predictors is 33.9%. Career adaptability and job crafting are proven have been beneficial for Indonesian workers to create their respective career successes during this pandemic period.Keywords: career adaptability; job crafting; pandemicAbstrak: Pada awal tahun 2020, Indonesia memasuki masa krisis akibat pandemi global sebagai akibat dari menyebarnya virus Covid-19. Menurut Badan Pusat Statistik tahun 2020, banyak pekerja yang mengalami PHK dan dirumahkan dalam peristiwa ini. Hal ini menyebabkan mereka mengalami penurunan pendapatan, perubahan pekerjaan, dan terhambat dalam kesuksesan karirnya. Pekerja dapat menciptakan kesuksesan karir selama pandemi jika mereka mampu beradaptasi dan mengatasi semua masalah yang diakibatkan oleh perubahan lingkungan kerja dengan career adaptability, serta secara proaktif memodifikasi dan merancang pekerjaan mereka bersamaan dengan menciptakan lingkungan kerja yang sesuai untuk minat, keterampilan dan kompetensinya melalui job crafting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis regresi berganda yang bertujuan untuk memprediksi career adaptability dan job crafting terhadap kesuksesan karir pekerja Indonesia pada masa pandemi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa career adaptability dan job crafting merupakan prediktor keberhasilan karir tenaga kerja Indonesia pada masa pandemi. Career adaptability digambarkan sebagai komitmen seseorang untuk mengeksplorasi dan merencanakan karirnya di masa depan, yang membuatnya mampu bertahan dalam keadaan sulit ketika dihadapkan pada keputusan dan tantangan dalam karirnya. Selain itu, job crafting memiliki manfaat untuk membantu karyawan membentuk perilaku terkait pekerjaan dan memfasilitasi mereka untuk mencapai kesuksesan. Kontribusi efektif yang diberikan oleh kedua prediktor tersebut adalah 33,9%. Career adaptability dan job crafting terbukti bermanfaat bagi tenaga kerja Indonesia untuk menorehkan kesuksesan karir masing-masing selama periode pandemi ini.Kata Kunci: career adaptability; job crafting; pandemi
KECENDERUNGAN PERFECTIONISM SISWA SMA DALAM MENGHADAPI UJIAN AKHIR: PERAN MEDIASI KECEMASAN AKADEMIK TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK Setiyanti, Kornelia Erista; Pongsilurang, Sartika; Lakshmi, Putu Aninditha Veera; Vinata, Selvia
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9754

Abstract

This study aimed to examine the effect of academic perfectionism on academic procrastination, with academic anxiety as a mediating variable among twelfth-grade high school students in Tangerang City who were preparing for their final examinations. The study was motivated by the high academic demands faced during the final stage of secondary education, which may generate psychological pressure, particularly among students with maladaptive perfectionistic tendencies. A quantitative approach with a simple mediation design was employed. The participants consisted of 122 students selected using purposive sampling based on predetermined criteria. The instruments used included scales measuring maladaptive academic perfectionism, academic anxiety, and academic procrastination, all of which had been tested for validity and reliability. The results indicated that academic perfectionism had a positive and significant effect on academic anxiety. Academic anxiety also had a positive and significant effect on academic procrastination. In addition, academic perfectionism had a direct and significant effect on academic procrastination. Mediation analysis revealed that academic anxiety partially mediated the relationship between academic perfectionism and academic procrastination. These findings suggest that higher levels of maladaptive perfectionism are associated with increased academic anxiety, which in turn heightens students’ tendency to delay academic tasks. This study provides insight into the psychological dynamics experienced by twelfth-grade students in coping with high academic demands. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perfeksionisme akademik terhadap prokrastinasi akademik dengan kecemasan akademik sebagai variabel mediasi pada siswa SMA kelas XII di Kota Tangerang yang sedang menghadapi ujian akhir sekolah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan akademik pada fase akhir pendidikan menengah yang dapay memunculkan tekanan psikologis, khususnya pada siswa dengan kecenderungan perfeksionisme maladaptif. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain mediasi sederhana. Partisipan berjumlah 122 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi skala perfeksionisme akademik maladaptif, kecemasan akademik, dan prokrastinasi akademik yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa perfeksionisme akademik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecemasan akademik. Kecemasan akademik juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik. Selain itu, perfeksionisme akademik memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap prokrastinasi akademik. Uji mediasi menunjukkan bahwa kecemasan akademik berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara perfeksionisme akademik dan prokrastinasi akademik. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kecenderungan perfeksionisme maladaptif pada siswa, semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami, yang pada akhirnya meningkatkan kecenderungan untuk menunda tugas-tugas akademik. Penelitian menjelaskan mengenai dinamika psikologis siswa kelas XII dalam menghadapi tuntutan akademik yang tinggi.  
KECENDERUNGAN PERFECTIONISM SISWA SMA DALAM MENGHADAPI UJIAN AKHIR: PERAN MEDIASI KECEMASAN AKADEMIK TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK Setiyanti, Kornelia Erista; Pongsilurang, Sartika; Lakshmi, Putu Aninditha Veera; Vinata, Selvia
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9754

Abstract

This study aimed to examine the effect of academic perfectionism on academic procrastination, with academic anxiety as a mediating variable among twelfth-grade high school students in Tangerang City who were preparing for their final examinations. The study was motivated by the high academic demands faced during the final stage of secondary education, which may generate psychological pressure, particularly among students with maladaptive perfectionistic tendencies. A quantitative approach with a simple mediation design was employed. The participants consisted of 122 students selected using purposive sampling based on predetermined criteria. The instruments used included scales measuring maladaptive academic perfectionism, academic anxiety, and academic procrastination, all of which had been tested for validity and reliability. The results indicated that academic perfectionism had a positive and significant effect on academic anxiety. Academic anxiety also had a positive and significant effect on academic procrastination. In addition, academic perfectionism had a direct and significant effect on academic procrastination. Mediation analysis revealed that academic anxiety partially mediated the relationship between academic perfectionism and academic procrastination. These findings suggest that higher levels of maladaptive perfectionism are associated with increased academic anxiety, which in turn heightens students’ tendency to delay academic tasks. This study provides insight into the psychological dynamics experienced by twelfth-grade students in coping with high academic demands. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perfeksionisme akademik terhadap prokrastinasi akademik dengan kecemasan akademik sebagai variabel mediasi pada siswa SMA kelas XII di Kota Tangerang yang sedang menghadapi ujian akhir sekolah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan akademik pada fase akhir pendidikan menengah yang dapay memunculkan tekanan psikologis, khususnya pada siswa dengan kecenderungan perfeksionisme maladaptif. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain mediasi sederhana. Partisipan berjumlah 122 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi skala perfeksionisme akademik maladaptif, kecemasan akademik, dan prokrastinasi akademik yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa perfeksionisme akademik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecemasan akademik. Kecemasan akademik juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik. Selain itu, perfeksionisme akademik memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap prokrastinasi akademik. Uji mediasi menunjukkan bahwa kecemasan akademik berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara perfeksionisme akademik dan prokrastinasi akademik. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kecenderungan perfeksionisme maladaptif pada siswa, semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami, yang pada akhirnya meningkatkan kecenderungan untuk menunda tugas-tugas akademik. Penelitian menjelaskan mengenai dinamika psikologis siswa kelas XII dalam menghadapi tuntutan akademik yang tinggi.