This study aimed to examine the effect of academic perfectionism on academic procrastination, with academic anxiety as a mediating variable among twelfth-grade high school students in Tangerang City who were preparing for their final examinations. The study was motivated by the high academic demands faced during the final stage of secondary education, which may generate psychological pressure, particularly among students with maladaptive perfectionistic tendencies. A quantitative approach with a simple mediation design was employed. The participants consisted of 122 students selected using purposive sampling based on predetermined criteria. The instruments used included scales measuring maladaptive academic perfectionism, academic anxiety, and academic procrastination, all of which had been tested for validity and reliability. The results indicated that academic perfectionism had a positive and significant effect on academic anxiety. Academic anxiety also had a positive and significant effect on academic procrastination. In addition, academic perfectionism had a direct and significant effect on academic procrastination. Mediation analysis revealed that academic anxiety partially mediated the relationship between academic perfectionism and academic procrastination. These findings suggest that higher levels of maladaptive perfectionism are associated with increased academic anxiety, which in turn heightens students’ tendency to delay academic tasks. This study provides insight into the psychological dynamics experienced by twelfth-grade students in coping with high academic demands. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perfeksionisme akademik terhadap prokrastinasi akademik dengan kecemasan akademik sebagai variabel mediasi pada siswa SMA kelas XII di Kota Tangerang yang sedang menghadapi ujian akhir sekolah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan akademik pada fase akhir pendidikan menengah yang dapay memunculkan tekanan psikologis, khususnya pada siswa dengan kecenderungan perfeksionisme maladaptif. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain mediasi sederhana. Partisipan berjumlah 122 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi skala perfeksionisme akademik maladaptif, kecemasan akademik, dan prokrastinasi akademik yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa perfeksionisme akademik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecemasan akademik. Kecemasan akademik juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik. Selain itu, perfeksionisme akademik memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap prokrastinasi akademik. Uji mediasi menunjukkan bahwa kecemasan akademik berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara perfeksionisme akademik dan prokrastinasi akademik. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kecenderungan perfeksionisme maladaptif pada siswa, semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami, yang pada akhirnya meningkatkan kecenderungan untuk menunda tugas-tugas akademik. Penelitian menjelaskan mengenai dinamika psikologis siswa kelas XII dalam menghadapi tuntutan akademik yang tinggi. Â
Copyrights © 2026