Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Bisnis Untuk Mengembangkan Produk Kemasan Kertas Carton Box Dan Single Face Sebagai Produk Unggulan Pt. Xyz Menggunakan Bmc, Analisis Swot Dan Qspm Ummil Lailatul Qadariyah; Rizky Nurrochmad Ismail; Dwi Aris Setiawan; Mohamad Iman Rachmadi; Tri Nugraha Ibnu Abdillah; Ni Luh Putu Hariastuti
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 03 2023
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan industri kemasan kertas membuat para pelaku produksi khususnya kemasan kardus semakin banyak dicari, karena dinilai lebih ramah lingkungan dan mudah didaur ulang. Tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan terutama dari sampah-sampah yang sulit diurai oleh tanah menjadi semakin meningkat. Hal ini membuat para pebisnis memanfaatkan situasi tersebut, begitu juga dengan PT. XYZ. Namun dengan banyaknya pesaing yang ada mendorong untuk menemukan strategi-strategi bisnis baru sehingga memiliki model bisnis yang baik dan tepat sasaran sekaligus memperhatikan dan memahami teknologi yang berkembang. Business Model Canvas (BMC) merupakan salah satu metode yang banyak digunakan karena mengandung konsep yang lebih terstruktur dengan penggambaran ide sehingga setiap orang memiliki pemahaman yang sama terhadap tipe-tipe konsumen.  Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, and Threats) juga digunakan untuk sebagai pendukung dalam penyusunan strategi bisnis serta QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) sebagai evaluasi dan dasar dalam penentuan strategi yang tepat sehingga mampu bersaing dan memiliki keunggulan dibanding dengan kompetitornya.Kata kunci: BMC, Analisis SWOT, QSPM
Desain Optimasi Pemeliharaan Mesin Industri Tissue Converting dengan Metode OMMP (Overall Measure of Maintenance Performance) dan MQFD (Maintenance Quality Function Deployment) Melalui Simulasi Monte Carlo Sebagai Data Generate Hery Setia Wardana; Ni Luh Putu Hariastuti
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6119

Abstract

Industri tissue converting memiliki tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap keandalan mesin produksi. Tingginya frekuensi kerusakan dan downtime pada mesin Interfolder, Logsaw, dan Packaging di PT. XYZ menyebabkan peningkatan biaya perawatan serta penurunan efektivitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model optimasi pemeliharaan mesin melalui integrasi metode Overall Measure of Maintenance Performance (OMMP), Maintenance Quality Function Deployment (MQFD), dan simulasi Monte Carlo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus pada PT. XYZ Mojokerto. Simulasi Monte Carlo digunakan untuk menghasilkan data kegagalan dan perbaikan mesin berdasarkan distribusi probabilitas yang sesuai. Selanjutnya dilakukan pengukuran kinerja pemeliharaan menggunakan indikator Mean Time Between Failure (MTBF), Mean Time To Repair (MTTR), Availability, Reliability, dan Maintenance Cost Ratio (MCR) yang diintegrasikan dalam metode OMMP. Hasil evaluasi menunjukkan nilai OMMP mesin Packaging sebesar 0,550, Interfolder sebesar 0,535, dan Logsaw sebesar 0,324, sehingga mesin Logsaw menjadi prioritas utama perbaikan. Analisis MQFD menghasilkan prioritas strategi teknis berupa penyediaan spare part kritis (27,6%), peningkatan kompetensi teknisi (19,2%), preventive maintenance terjadwal (19,0%), penyusunan SOP maintenance (18,9%), dan monitoring kondisi mesin (15,2%). Integrasi OMMP, MQFD, dan simulasi Monte Carlo terbukti mampu menghasilkan model pemeliharaan yang lebih komprehensif dalam meningkatkan keandalan mesin, menurunkan downtime, dan mendukung efektivitas sistem maintenance perusahaan.