Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengujian Beton Normal Menggunakan Agregat Halus dan Kasar Desa Tanjung Beringin Kecamatan Curup Utara Hendi Apriadi; W Sriwahyuni
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 8 No. 2 (2022): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui kuat tekan beton  untuk konstruksi. Penelitian yang dilakukan secara eksperimen di labotorium. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan cara membuat benda uji di Laboratorium PT. Pebana Adi Sarana. Penelitian yang dilakukan untuk pengujian beton normal menggunakan aggregat halus kasar kuat tekan beton umur 7 hari, 14 hari, 28hari. Berdasarkan hasil Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 7Hari , hasil yang di dapatkan dengan kekuatan 70%. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 14 hari, hasil yang di dapatkan kekuatan dengan 80%. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 28 hari, hasil yang di dapatkan dengan kekuatan 100%.
Penggunaan Pasir di Desa Kutai Donok sebagai Bahan Aggregat Halus pada Hotmix AC–WC Afif Padli Pebrian; W Sriwahyuni; Hidayati
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2022): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya meningkatkan kekuatan struktur perkerasan jalan disamping perlu adanyapenggunaan campuran beraspal panas dengan spesifikasi baru, pemilihan jenis material yangdigunakan sangat penting. Selain aspal, agregat kasar dan agregat halus, filler adalah salahsatu komponen dalam campuran yang mempunyai peranan besar pada sifat-sifat Marshall yangjuga merupakan kinerja campuran terhadap beban lalu lintas. Pelaksanaan pekerjaan uji cobaini bertujuan untuk membandingkan hasil campuran/adukkan yang menggunakan hanya abubatu saja dan campuran/adukkan yang menggunakan bahan tambahan jenis pasir dalamkomposisi AC-WC tersebut. Pelaksanaan pekerjaan uji coba ini menggunakan metode Marshall, dimana daripengujian Marshall tersebut didapatkan hasil-hasil yang berupa komponen-komponen Marshall,yaitu stabilitas, flow,Void In Total Mix (VITM), Void Filled with Asphalt (VFA) dan kemudiandapat dihitung Marshall Quotiety-nya. Pengujian terakhir adalah berupa uji rendamanMarshall atau uji Immersion. Hasil yang didapatkan dari penggunaan pasir desa kutai donok itu bisa digunakanberdasarkan nilai karakteristik marshall tes menunjukkan bahwa penggunaan pasir dalamcampuran beton aspal menghasilkan lapisan AC-WC (Asphalt Concrete Wearing Course) yangbersifat stabil terhadap perubahan bentuk (gelombang dan alur), memiliki daya tahan(durabilitas) terhadap pengaruh repitisi beban lalu lintas tanpa mengalami leleh (bleeding), danbersifat lentur sehingga tidak mudah retak. Dan hasil yang didapatkan campuran aspal ini tidakbisa digunakan apabila dilalui kendaraan berat.