Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POTENSI CAMPURAN MINYAK GORENG SISA DAN MINYAK JARAK PAGAR SEBAGAI BIODIESEL UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK BIOSOLAR Nur Camalia; Ummul Habibah; Giri Aufar Taris; Nabila Dwi Putri; Putri Annisa; Alfiyani Alfiyani; Bela Nurulita
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v4i1.975

Abstract

Industrialisasi dan peningkatan populasi begitu pesat telah menyebabkan permintaan energi yang besar dalam beberapa tahun terakhir. Demi mengurangi ketergantungan akan impor minyak mentah dari luar negeri maka pengembangan potensi sumber daya alam di Indonesia banyak dilakukan para peneliti untuk mengembangkan bahan bakar alternatif dari minyak non-pangan (non-edible oil). Indonesia adalah negara agro-kehutanan yang luas, bahan bakar nabati dari produk pertanian yang non-pangan merupakan sumber alternatif energi terbarukan yang ideal. Lebih dari 300 bahan baku telah diidentifikasi yang dapat digunakan untuk produksi biodiesel. Pada penelitian ini pembuatan biodiesel dilakukan dengan menggunakan limbah minyak goreng dan minyak jarak pagar, metanol dan perbandingan katalis basa kalium hidroksida (KOH) melalui reaksi transesterifikasi. Tujuan penelitian ini adalah membuat biodiesel dari campuran limbah minyak goreng dan minyak jarak pagar sehingga dapat dijadikan bahan bakar alternatif diesel, serta memanfaatkan limbah minyak goreng dan minyak jarak pagar agar memiliki nilai guna yang tinggi biodiesel untuk transportasi dan listrik diindonesia. Biodiesel yang dihasilkan kemudian dianalisis dengan melihat spesifikasi sifat fisikokimia biodiesel. Dalam penelitian ini proses transesterifikasi biodiesel campuran limbah minyak goreng dan minyak jarak pagar dapat menghasilkan rata rata 90an % metil ester. Kemudian dilakukan pencampuran biodiesel dan solar dengan komposisi campuran 70% solar 30 % Biodiesel Selanjutnya dilakukan uji karakteristik biodiesel 100% dan B50 yang meliputi nilai kalor, oksidasi, flash point, iodine value, acid value, viskositas dan densitas. Berdasarkan hasil tersebut, diketahui bahwa pencampuran limbah minyak goreng dengan minyak jarak pagar secara signifikan meningkatkan sifat fisikokimia metil ester sehingga menunjukkan bahwa kandungan energi metil ester sebanding dengan diesel. Adapun Sifat-sifat campuran bahan bakar biosolar B50 menunjukan masih dalam batas sesuai spesifikasi ASTM D6751 dan EN 14214. Karena itu campuran biodiesel dan solar cocok untuk diesel mesin tanpa modifikasi, sehingga menjadi solusi untuk sektor listrik di Indonesia
A Comprehensive exploration of jatropha curcas biodiesel production as a viable alternative feedstock in the fuel industry – Performance evaluation and feasibility analysis Milano, Jassinnee; Silitonga, Arridina Susan; Tiong, Sieh Kiong; Ong, Mei Yin; Masudi, Ahmad; Hassan, Masjuki Haji; Nur, Taufik Bin; Nurulita, Bela; Sebayang, Abdi Hanra; Sebayang, Adri Rakha
Mechanical Engineering for Society and Industry Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/mesi.10610

Abstract

Jatropha Curcas stands out as a promising plant-based feedstock, offering a non-edible oil that holds great potential as an alternative fuel to traditional diesel. Notably, Jatropha oil boasts favourable fuel properties, including a higher oil content compared to other alternatives. This attribute makes it an attractive candidate for biodiesel production. Importantly, as a non-edible oilseed feedstock, Jatropha Curcas helps mitigate concerns related to food prices and the ongoing food versus fuel debate, offering a sustainable solution to the growing energy demands. Furthermore, the plant exhibits impressive yields, with the potential to produce up to 40% oil weight per seed. This high yield not only enhances the economic viability of Jatropha-based biodiesel but also underscores its efficiency as a feedstock. The discussion extends beyond mere fuel properties, encompassing a comprehensive comparative review that delves into engine performance and emission characteristics associated with Jatropha Curcas. The novelty of this paper lies in its exploration of the crude oil aspects of Jatropha curcas, shedding light on an essential facet often overlooked. By presenting a thorough analysis of fuel properties, engine performance, and emission characteristics, the paper contributes valuable insights to the discourse on sustainable energy solutions. Moreover, it goes beyond technical aspects and provides perspectives on the current economic status, offering a holistic view of the potential impact of Jatropha Curcas in the broader context of renewable energy and economic development.