Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan religiusitas dengan kenakalan remaja di SMA NII Kota Medan . Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja SMA NII Kota Medan berjumlah 345 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Religiusitas dalam penelitian ini diukur berdasarkan aspek religiusitas yaitu Religious Practice, Religious Belief, Religios Knowledge, Religious Feeling, Religious Effect. Kenakalan remaja dalam penelitian ini diukur berdasarkan aspek kenakalan remaja yaitu: Perilaku yang menyakiti diri sendiri dan orang lain, Perilaku yang membahayakan hak milik orang lain, Perilaku yang tidak terkendali, yaitu perilaku yang tidak mematuhi orangtua dan guru, Perilaku yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Berdasarkan hasil perhitungan analisis korelasi product moment, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan negatif antara Religiusitas dengan Kenakalan remaja. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy = -0,626, dengan Signifikan p= 0,000 < 0,05. Koefisien determinan (r2) dari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat adalah r2 = 0,.392. Ini menunjukkan bahwa Religiusitas berdistribusi sebesar 39.20% terhadap Kenakalan remaja. Berdasarkan uji mean dapat disimpulkan bahwa religiusitas tergolong sedang dengan nilai hipotetik sebesar 100 dan empiric sebesar 75,311. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kenakalan remaja tergolong rendah dengan nilai hipotetik sebesar 100 dan empirik sebesar 107.819.