Muhammad Adhan
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Puangrimaggalatung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Pembuatan Teknologi Pupuk Organik Cair Sri Hardianti Rosadi; Nurcaya; Uswah Trywulan Syah; Muhammad Adhan; Fitry Purnamasari; Aqsha Anggraini; Muh. Yusuf; Andi Darnilawati Dahir; Muh. Ihwan Yasin; A. Farmy Zul Fariduddin Attar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik Vol 5 No 1 (2023): Vol 5 No 1 (2023): Jurdikmas Sosiosaintifik
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Puangrimaggalatung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54339/jurdikmas.v5i1.487

Abstract

Kelangkaan pupuk menjadi polemic yang ada di masyarakat Desa Inrello, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, disisi lain sumber daya alam tersedia melimpah yang dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai subsisdi tambahan/pupuk organic untuk usahatani masyarakat seperti tanaman padi. Salah satu tanaman yang memiliki kandungan nitrogen tinggi adalah tanaman Gamal yang banyak ditemui dilokasi pengabdian. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi masyarakat mengolah limbah menjadi pupuk cair. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi dan penyuluhan. Dimana kegiatan ini dilaksanakan melalui 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan penyuluhan, dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan adalah petani mampu mengolah limbah pertanian dan limbah rumah tangga menjadi pupuk organic cair.
INOVASI BIO-SIKLUS PENGELOLAAN LIMBAH TANI-TERNAK PADA KELOMPOK TANI SAPPE WALIE DI KABUPATEN BONE Muhammad Adhan; Syahrullah Syahrullah; Mirdah Aprilia Amir; Yusran Yusran
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 10 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i10.%p

Abstract

Kelompok tani merupakan kelembagaan kunci dalam mempercepat swasembada dan ketahanan pangan, namun banyak di antaranya, termasuk Kelompok Tani Sappe Walie di Desa Labissa, Kabupaten Bone, masih terkendala lemahnya pengelolaan limbah pertanian dan kapasitas organisasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis hasil pelaksanaan program pemberdayaan Bio-Siklus yang dilaksanakan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut melalui intervensi terpadu pada aspek produksi dan manajemen organisasi. Program dilaksanakan melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta program keberlangsungan, yang mencakup dua aspek, yaitu produksi (pengembangan kompos, biocar, dan silase dari limbah tani-ternak) dan manajemen (renovasi organisasi dan perencanaan usaha). Capaian program diukur melalui pengukuran kuantitatif kondisi sebelum dan sesudah pelaksanaan ( sebelum-sesudah ). Hasil menunjukkan kapasitas produksi meningkat dari 80% melalui penerapan mesin pencacah, pencetak pelet, dan instalasi pirolisis, sementara diversifikasi produk meningkat hingga 90% dengan lahirnya produk kompos, biocar, silase, dan pelet. Pemahaman dan keterampilan mitra meningkat dua kali lipat. Pada aspek manajemen, penataan organisasi dan kemampuan perencanaan usaha masing-masing meningkat lebih dari 80%, dengan keinginan usaha meningkat hingga 85% melalui penerapan konsep integrasi pertanian. Program pemberdayaan Bio-Siklus efektif memperkuat kapasitas produktif dan kelembagaan Kelompok Tani Sappe Walie, menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah berbasis sumber daya lokal yang dipadukan dengan penguatan kelembagaan merupakan strategi yang relevan bagi pembangunan ekonomi pedesaan berkelanjutan.