Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN IMPLEMENTASI K3 DI SMAN 1 MUARA GEMBONG BEKASI Ja’far Amiruddin; Fransisca Maria Farida; Ari Aji K; Fitriani; Filipo Y; Nadira M; Adjie B
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The State High School (SMAN) 1 Muara Gembong Bekasi is currently not optimally running the Occupational Safety and Health (K3) program. So far, the OSH program has put more emphasis on slogans and posting information about OSH. School residents, namely: teachers, education staff, and students at SMAN 1 Muara Gembong not many understand the importance of K3 in schools. Whereas the K3 program in schools is very important and needs special attention, because: 1) Activities in schools need to ensure safety and health aspects for school residents, 2) K3 in schools can be a vehicle for building OSH awareness and culture for the younger generation who are the workforce. productive. The purpose of Community Service Activities (P2M) at SMAN 1 Muara Gembong Bekasi is to improve the performance of K3 implementation at SMAN 1 Muara Gembong Bekasi. This K3 implementation training focused on safety awareness, emergency response in schools, and fire prevention. Through this activity, it is hoped that there will be an increase in K3 at SMAN Muara Gembong Bekasi related to: awareness, knowledge, and implementation/implementation of K3 by school residents. This P2M activity is also a manifestation of the tridarma of higher education to provide OHS information and education to the public, especially schools. The activity begins with pre-training, in the form of visits to schools to see the conditions and identify the needs of SMAN 1 Muara Gembong. Information and data were obtained through observation and interviews with school leaders, teacher representatives, student representatives and education staff representatives. The training activity was carried out in August 2022 at SMAN 1 Muara Gembong. This P2M activity also involved students from the Fire Safety Engineering Study Program. Abstrak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Muara Gembong Bekasi saat ini belum optimal menjalankan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Program K3 sejauh ini lebih ditekankan pada slogan dan pemasangan informasi tentang K3. Warga sekolah yakni: guru, tenaga kependidikan, dan siswa di SMAN 1 Muara Gembong belum banyak yang memahami pentingnya K3 di sekolah. Padahal program K3 di sekolah sangat penting dan perlu perhatian khusus, karena: 1) Aktifias di sekolah perlu dipastikan aspek keselamatan dan kesehatan bagi warga sekolah, 2) K3 di sekolah dapat menjadi wahana untuk membangun kesadaran dan budaya K3 bagi generasi muda yang merupakan angkatan kerja produktif. Tujuan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) di SMAN 1 Muara Gembong Bekasi adalah untuk meningkatkan kinerja implementasi K3 di SMAN 1 Muara Gembong Bekasi. Pelatihan implementasi K3 ini difokuskan pada safety awareness, penanggulangan keadaan darurat di sekolah, serta pencegahan kebakaran. Melalui kegiatan ini diharapkan ada peningkatan K3 di SMAN Muara Gembong Bekasi terkait: kesadaran, pengetahuan, dan pelaksanaan/ implementasi K3 oleh warga sekolah. Kegiatan P2M ini juga salah satu wujud dari tridarma perguruan tinggi untuk memberikan informasi dan edukasi K3 ke masyarakat, khususnya sekolah. Kegiatan diawali dengan pra pelatihan, berupa kuunjungan ke sekolah untuk melihat kondisi dan identifikasi kebutuhan SMAN 1 Muara Gembong. Informasi dan data diperoleh melalu observasi dan wawancara dengan pimpinan sekolah, perwakilan guru, perwakilan siswa dan perwakilan tenaga kependidikan. Kegiatan pelatihan dilakukan pada Agustus 2022 di SMAN 1 Muara Gembong. Kegiatan P2M ini juga melibatkan para mahasiswa dari Program Studi Rekayasa Keselamatan Kebakaran.
PELATIHAN PEMADAMAN API DAN EVAKUASI BENCANA KEBAKARAN BERSAMA PRAMUKA SMAN 1 MUARA GEMBONG BEKASI Himawan Hadi Sutrisno; Pratomo Setyadi; Jafar Amiruddin; Catur Setyawan K; Fransisca Maria Farida
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Scouting is a youth community that is active in various social fields. Where scouting activities exist in each task force, from branches, groups to the national level, they have activities that always have a positive impact on members. Based on the large number of members from this community, fire fighting training for Scouts at SMAN I Muara Gembong Bekasi is one approach to increase public awareness. This training aims to provide knowledge about how to deal with fire hazards and procedures for using extinguishing media when small-scale fires occur. In addition, this training also provides evacuation procedures when a fire disaster causes casualties. After participating in the training, participants are expected to be able to understand, deal with fires and how to properly evacuate victims. so that in general, it can reduce losses due to fire disasters to all levels of society. Abstrak Pramuka merupakan komunitas pemuda yang aktif dalam berbagai bidang sosial masyarakat. Dimana kegiatan pramuka ada pada setiap gugus tugas, baik dari ranting, kelompok hingga tingkat nasional memiliki kegiatan yang selalu berdampak positif bagi para anggota. Berdasarkan banyaknya anggota dari komunitas ini, pelatihan penanggulangan kebakaran untuk Pramuka SMAN I Muara Gembong Bekasi merupakan salah satu pendekatan untuk meningkatkan pengatahuan pada masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bangaimana cara penanggulangan bahaya kebakaran serta tata cara penggunaan media pemadaman ketika terjadi kebakaran sekala kecil. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan tata cara evakuasi Ketika bencana kebakaran menimbulkan korban jiwa. Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan dapat memahami, menanggulangi kebakaran hingga cara evakuasi untuk korban secara benar. sehingga secara umum, dapat mengurangi kerugian akibat bencana kebakaran kepada seluruh lapisan masyarakat. Keyword: pelatihan pramuka, penanggulangan kebakaran